MOMSMONEY.ID - Malam 1 Suro bukan sekadar malam biasa bagi masyarakat Jawa. Tapi, ada pantangan Malam 1 Suro lo.
Tanggal 15 Juni 2026 telah memasuki malam yang sakral dan penuh makna, karena keesokan harinya, tepatnya 16 Juni 2026 adalah hari pertama bulan Suro atau Tahun Baru Jawa.
Ya, 1 Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa yang menandai pergumulan antara waktu dan spiritualitas.
Penanggalan Jawa sendiri pertama kali ditetapkan oleh Sultan Agung Mataram pada tahun 1633 M, yang merupakan hasil perpaduan antara kalender Saka (Hindu) dan kalender Hijriah (Islam).
Baca Juga: 4 Tradisi Imlek untuk Menarik Keberuntungan yang Masih Populer
Di tengah hiruk-pikuk modernitas, malam 1 Suro tetap menjadi momen refleksi, di mana masyarakat, terutama di Yogyakarta dan Surakarta, menjalankan berbagai tradisi turun-temurun dengan penuh khidmat.
Di sinilah letak daya tariknya. Pada malam 1 Suro, dipercaya terdapat berbagai pantangan yang hingga kini masih dipegang teguh oleh masyarakat Jawa.
Larangan-larangan ini berkaitan erat dengan kepercayaan spiritual, adat istiadat, dan hubungan manusia dengan alam gaib.
Baca Juga: 5 Tradisi Menjelang Imlek yang Bawa Hoki Besar & Jadwal Libur Imlek 2026
Masyarakat Jawa percaya bahwa jika pantangan-pantangan tersebut dilanggar pada malam 1 Suro, maka akan mendatangkan hal-hal buruk.
Berikut beberapa pantangan malam 1 Suro yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra Tahun 2023 dengan judul Larangan Beserta Tradisi Malam 1 Suro di Surakarta:
1. Menggelar hajatan
Pantangan yang pertama saat malam 1 Suro adalah menggelar hajatan besar. Misalnya saja pernikahan atau pesta yang dianggap buruk. Karena 1 Suro dianggap sebagai bulan untuk menyepi dan fokus berdoa.
2. Berkonflik
Di malam 1 Suro hendaknya setiap orang menghindari konflik atau pertengkaran. Karena dalam tradisi Jawa, di bulan Suro adalah momen yang penuh dengan hal spiritual.
Jadi, masyarakat diimbau untuk menjaga hubungan baik dan menghindari konflik. Akan lebih baik jika melakukan refleksi diri.
Baca Juga: Berlibur ke Dubai, Ini 5 Tradisi Uni Emirat Arab yang Wajib Diketahui
3. Melakukan perjalanan jauh
Pantangan berikutnya adalah melakukan perjalanan jauh. Beberapa orang percaya bahwa jika melakukan perjalanan jauh di bulan Suro bisa mendatangkan risiko yang besar. Hal ini karena adanya kepercayaan terkait tumbal di bulan Suro.
4. Melakukan hal-hal bersifat duniawi
Bulan Suro adalah waktu untuk berpuasa, meditasi, dan berdoa. Sedangkan hal-hal yang bersifat duniawi tidaklah selaras dengan makna spiritual di bulan Suro ini.
5. Keluar malam
Di malam 1 Suro hendaknya Anda tidak keluar malam hari. Masyarakat percaya jika pantangan tersebut dilanggar, maka akan mendatangkan kesialan atau hal negatif. Jadi, di malam 1 Suro sebaiknya berada di rumah saja.
Baca Juga: Cerita Rakyat Suara Nusantara, Mengenalkan Budaya Lokal ke Generasi Muda
6. Berisik
Di malam 1 Suro sebaiknya bersikap tenang dan tidak berisik. Hal ini pun berkaitan dengan tradisi Tapa Bisu Mubeng Beteng yang biasanya dilakukan oleh Kraton Yogyakarta dan diikuti oleh masyarakat umum untuk mengelilingi beteng di tengah malam tanpa bersuara.
7. Berkata kasar atau buruk
Larangan di malam 1 Suro yang juga dipercaya oleh masyarakat adalah berkata kasar atau buruk. Jika larangan ini dilanggar, masyarakat percaya akan dicari oleh makhluk gaib yang keluar dan mencari manusia yang tidak waspada.
8. Pindah rumah atau membangun rumah
Di malam 1 Suro juga ada larangan pindah rumah atau membangun rumah. Aktivitas ini dipercaya bisa mendatangkan kesialan.
Bagi masyarakat Jawa, menjalankan pantangan di malam 1 Suro bukanlah soal takut pada hal gaib semata, melainkan bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam semesta.
Karena bagaimanapun juga, malam 1 Suro mengajarkan satu hal sederhana, bahwa menjaga sikap dan perilaku di momen sakral adalah kunci agar keselamatan dan ketenteraman menyertai langkah kita sepanjang tahun yang baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News