M O M S M O N E Y I D
Santai

Berlibur ke Dubai, Ini 5 Tradisi Uni Emirat Arab yang Wajib Diketahui

Berlibur ke Dubai, Ini 5 Tradisi Uni Emirat Arab yang Wajib Diketahui
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Dubai yang kaya sejarah dan warisan dunia, bisa jadi gerbang untuk mengenal tradisi masyarakat Uni Emirat Arab

Saat mengunjungi sebuah negara, tentu memhami cara hidup masyarakat lokal yang sesungguhnya akan lebih bermakna.

Nah, saat berlibur ke Dubai, Anda pun bisa turut memahami budaya Uni Emirat Arab, terlebih Dubai memiliki warisan sejarah dan situs budaya.

Bagi wisatawan yang ingin berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat lokal, memahami dasar tradisi dan budaya Emirat sangatlah penting.

Baca Juga: Tak Perlu Antre, Dubai Hadirkan Check-in Hotel Tanpa Kontak

Bukan hanya menjelajahi ikon kota, berikut adalah lima tradisi Emirat yang wajib diketahui setiap wisatawan saat berlibur ke Dubai, mengutip siaran pers dari Dubai Economy and Tourism, Jumat (19/21):

Gahwa (Kopi Arab): menunjukkan perhatian dan rasa hormat pada tamu

Dalam budaya masyarakat Emirat, sambutan pertama sering kali datang bukan dengan kata-kata, melainkan dengan secangkir Gahwa, kopi Arab yang disajikan bersama kurma.

Tuan rumah akan menuangkan kopi ini hanya setengah cangkir kecil (finjan), lalu segera mengisinya kembali setelah habis. Gestur ini bukan tentang kopinya, melainkan cara untuk menunjukkan perhatian dan rasa hormat kepada tamu.

Ada pula etika khusus di balik penyajiannya: ketika tamu merasa cukup, mereka hanya perlu menggoyangkan finjan kosong sebagai tanda penghormatan tanpa meminta tambahan lagi.

Tradisi ini telah ada selama berabad-abad, mengubah secangkir kopi sederhana menjadi ungkapan kebesaran hati dan kehangatan.

Sapaan hidung ke hidung: simbol kepercayaan antar pria Emirat

Dalam budaya Emirat, rasa hormat kerap disampaikan melalui bahasa tubuh sebelum kata-kata.

Meski berjabat tangan sudah lazim, pria Emirat secara tradisional menyapa satu sama lain dengan menyentuhkan hidup, sebuah kebiasaan yang dikenal sebagai khaishūm.

Hal ini mencerminkan rasa saling percaya, kehormatan, dan kekeluargaan, terutama saat acara-acara penting dan perayaan.

Gestur ini mungkin terasa asing bagi wisatawan internasional, tetapi ini adalah simbol budaya yang mengakar kuat.

Baca Juga: Ini Ide Aktivitas untuk Anak dan Anti Stres buat Orang Tua Selama Liburan

Keramahan lebih dari sekedar kesopanan

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Emirat, keramahan lebih dari sekadar kesopanan, itu adalah nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.

Diundang untuk berbagi makanan atau duduk di Majlis (ruang pertemuan tradisional) dianggap sebagai kehormatan besar, mencerminkan kepercayaan, persahabatan, dan keterbukaan untuk menyambut seseorang ke dalam komunitas.

Bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak dan merasakan langsung pengalaman ini, Anda dapat berkunjung ke Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum Centre for Cultural Understanding (SMCUU).

Di sini, sesi budaya dipandu untuk mendorong dialog terbuka mengenai tradisi, keyakinan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Emirat.

Sesuai motonya “Open Doors, Open Minds”, semua pertanyaan yang disampaikan dengan sopan akan diterima.

Abaya dan Kandura: pakaian tradisional sebagai identitas

Pakaian nasional memainkan peran penting dalam budaya Emirat, melambangkan kesopanan, warisan, dan kebanggaan.

Pria biasanya mengenakan Kandura, pakaian panjang berwarna putih, sementara wanita mengenakan Abaya dengan Shayla (kerudung).

Meskipun wisatawan tidak diwajibkan untuk mengenakan pakaian yang sama, memahami makna di baliknya akan memberikan apresiasi yang lebih dalam terhadap identitas dan nilai-nilai Emirat.

Meskipun banyak orang membayangkan abaya hanya berwarna hitam, penggunaan warna ini sebenarnya dapat berubah sesuai musim.

Selama beberapa bulan di musim panas, wanita Emirat sering mengenakan abaya berwarna terang karena tidak menyerap panas, sebuah detail praktis yang terjalin dalam tradisi budaya.

Baca Juga: Ini Kota yang Paling Diminati untuk Libur Akhir Tahun versi RedDoorz

 Wewangian sebagai tanda hormat

Dalam budaya Emirat, wewangian lebih dari sekadar aksesori pribadi, melainkan menjadi bagian penting bagi keramahan.

Tamu biasanya disambut dengan bakhoor (serpihan kayu aromatik yang dibakar) di rumah atau dalam pertemuan bisnis, sebagai bentuk penghormatan.

Ritual ini menyampaikan pesan, “Anda dihormati di sini,” dan aroma yang tertinggal di pakaian menjadi pengingat tentang rasa hormat dan kedermawanan tuan rumah.

Tradisi ini menggambarkan nilai inti dalam budaya Emirat: menyambut orang lain dengan tulus dan perhatian. Melalui bakhoor, keramahan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan.

Selanjutnya: Produksi Kedelai Kelompok Tani Binaan PT KBI Naik 43%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Ternyata ini, lho, makanan sehari-hari yang bisa bikin tekanan darah naik. Wah, ada apa saja?           

10 Camilan untuk Mengatasi Gula Darah Rendah Paling Cepat

Ada sejumlah camilan untuk mengatasi gula darah rendah paling cepat. Yuk, intip daftarnya di sini!    

15 Rekomendasi Camilan Sehat Sebelum Tidur agar Tidur Lebih Nyenyak

Intip sejumlah rekomendasi camilan sehat sebelum tidur agar tidur lebih nyenyak berikut, yuk!             

8 Buah yang Secara Alami Turunkan Tekanan Darah Anda

Yuk, intip beberapa buah yang secara alami turunkan tekanan darah Anda berikut! Ada apa saja?        

9 Makanan Tinggi Antioksidan yang Bagus untuk Kesehatan

Mari intip daftar makanan tinggi antioksidan yang bagus untuk kesehatan berikut ini! Apa saja, ya?     

6 Minuman untuk Mengatasi Peradangan secara Alami, Mau Coba?

Ada sejumlah minuman untuk mengatasi peradangan secara alami. Apa sajakah itu?                               

7 Teh yang Secara Alami Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Ini dia beberapa teh yang secara alami turunkan tekanan darah tinggi. Apa sajakah itu?                 

4 Manfaat Makan Wortel untuk Menjaga Kesehatan Mata, Apa Saja?

Apa saja manfaat makan wortel untuk menjaga kesehatan mata, ya? Cari tahu selengkapnya di sini!            

Hasil Malaysia Open 2026, Jonatan dan Fajar/Fikri Maju ke Semifinal

Hasil Malaysia Open 2026 Babak Perempat Final Jumat (9/1), Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke semifinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/1), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 10 Januari 2026 dan Minggu 11 Januari 2026 hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.