MOMSMONEY.ID - Sebelum menghilangkan rambut kemaluan atau merasa malu karena memilikinya, kenali dulu, yuk, beberapa fungsi rambut kemaluan yang harus diketahui berikut.
Walau sesungguhnya rambut kemaluan merupakan hal normal yang dimiliki manusia, tak sedikit yang merasa tidak nyaman dan ingin menghilangkannya.
Menurut dokter kandungan bersertifikat Jacqueline M. Walters, M.D. pada laman Glamour, hal itu sebenarnya memiliki tujuan.
“Rambut kemaluan bisa memberikan bantalan terhadap gesekan yang dapat menyebabkan abrasi dan cedera pada kulit; perlindungan dari bakteri dan patogen yang tidak diinginkan lainnya, dan merupakan hasil nyata dari hormon remaja yang telah lama ditunggu-tunggu,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa memiliki rambut kemaluan bukan hal yang memalukan karena memiliki manfaat dan fungsi vital bagi area kemaluan.
Tak banyak yang tahu, ternyata ini beberapa fungsi penting rambut kemaluan.
Baca Juga: Tak Sengaja Kentut saat Seks? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Tanda pubertas
Fungsi utama dari rambut kemaluan adalah sebagai penanda pubertas seseorang. Rambut kemaluan akan mulai muncul ketika seseorang sudah mengalami masa pubertas.
Dengan begitu seseorang akan dianggap sudah dewasa secara seksual karena munculnya rambut kemaluan sebagai tanda pubertas.
Meningkatkan hasrat seksual
Siapa yang menyangka bahwa rambut kemaluan memiliki fungsi untuk meningkatkan hasrat seksual. Rambut kemaluan memiliki hubungan dengan feromon yang mampu mempengaruhi mood seseorang.
Melansir dari laman Health Shot, rambut kemaluan bisa menyaring feromon yang terkandung di area genital perempuan. Hal tersebut ternyata berguna untuk membantu meningkatkan hasrat seksual seseorang.
Mengurangi gesekan
Fungsi dari rambut kemaluan adalah membantu untuk mengurangi gesekan yang terjadi di kulit. Terutama, saat melakukan kegiatan intim dengan pasangan.
Gesekan juga mudah terjadi dalam aktivitas sehari-hari yang bisa saja melukai kemaluan, terutama dari gesekan dengan baju yang bisa menimbulkan risiko iritasi. Selain itu, rambut kemaluan juga memiliki fungsi untuk menjaga area genital tetap hangat.
Baca Juga: Ini 4 Tanda Tak Terduga Hormon Seks Tinggi pada Tubuh Anda
Proteksi dari bakteri dan patogen lain
Rambut kemaluan memiliki fungsi yang sama dengan bulu mata dan bulu hidung. Fungsi utamanya untuk menyaring dan menangkap kotoran, bakteri, dan mikroorganisme untuk tidak masuk ke area genital.
Selain itu, folikel rambut bisa menghasilkan sebum, minyak yang mencegah bakteri berkembang biak. Laman Healthline menyebutkan, penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri seperti STI, UTI, vaginitis, dan infeksi jamur juga dapat dihindari karena ada rambut kemaluan.
Jika diinginkan, ada beberapa pilihan untuk menghilangkan bulu kemaluan, seperti:
1. Pemangkasan: Gunting atau alat pangkas lainnya bisa memendekkan rambut kemaluan tanpa memotong terlalu dekat dengan kulit.
2. Mencabut: Cara ini dilakukan dengan mencabut rambut hingga ke akarnya dengan pinset.
3. Mencukur: Pisau cukur membantu memotong rambut hingga mendekati garis kulit, namun rambut akan tumbuh kembali setelah beberapa hari.
4. Waxing atau sugaring: Dengan menggunakan wax panas atau pasta manis yang ditempelkan pada rambut kemaluan, folikel dengan cepat dicabut hingga ke akarnya.
5. Krim obat menghilangkan rambut: Produk ini menggunakan bahan kimia untuk melarutkan rambut di garis kulit.
6. Penghilangan bulu dengan laser: Seorang profesional berlisensi menggunakan alat laser untuk menghancurkan rambut kemaluan di tingkat folikel.
Namun, Very Well Health menekankan bahwa beberapa pilihan penghilangan bulu kemaluan dapat meningkatkan risiko infeksi. Pastikan memilih yang minim risiko bagi Anda.
Itulah beragam fungsi rambut kemaluan yang ternyata penting untuk melindungi area genital perempuan maupun pria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News