M O M S M O N E Y I D
Santai

Ini Tren Perjalanan Pelancong asal Malaysia ke Indonesia

Ini Tren Perjalanan Pelancong asal Malaysia ke Indonesia
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - AirAsia MOVE memaparkan temuan soal tren perjalanan wisatawan asal Malaysia ke Indonesia.           .

Berikut sejumlah temuan dari AirAsia mengenai tren perjalanan favorit turis Malaysia:

1. Millennial dan gen Z jadi penggerak utama

Pelancong Malaysia yang datang ke Indonesia didominasi oleh segmen millennial dan Gen Z, dengan 74% berusia 20 sampai 44 tahun.

Generasi ini dikenal aktif bepergian, haus akan pengalaman baru, dan gemar membagikan momen perjalanan di media sosial.

Hal ini menjadikan mereka penggerak tren digital yang turut memperluas eksposur destinasi Indonesia di ranah daring, menciptakan efek domino bagi promosi wisata secara organik.

Baca Juga: Ini Destinasi Favorit Libur Sekolah, AirAsia MOVE Beri Panduan Perjalanan Efisien

2. Produk lokal diburu oleh warga Malaysia

Riset internal AirAsia MOVE menemukan, jenama kosmetik dan fashion indie Indonesia, kini tengah naik daun di kalangan masyarakat Negeri Jiran. Selain itu, ada pula yang secara khusus datang ke Indonesia untuk membeli bahan kain.

Tren ini mencerminkan wisata belanja, serta interaksi langsung dengan kuliner khas, pasar tradisional, dan produk kriya menjadi magnet tersendiri bagi pelancong asal Malaysia saat berkunjung ke Indonesia.

3. Keterjangkauan harga tetap yang utama

Selama periode kampanye, tercatat lebih dari 5.300 pengguna melakukan pencarian tiket pesawat dari Malaysia menuju Jakarta, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta setiap hari di aplikasi AirAsia MOVE.

Mereka umumnya menghabiskan waktu 2–3 malam di Indonesia, dengan rata-rata pengeluaran Rp 730.000 per malam untuk akomodasi.

Di sisi lain, meningkatnya penggunaan platform OTA seperti AirAsia MOVE membuktikan bahwa kini kemudahan, efisiensi, dan kepraktisan digital dalam mengatur seluruh kebutuhan perjalanan semakin diutamakan.

Baca Juga: 4 Strategi Cerdas Atur Keuangan Liburan Keluarga Tanpa Bikin Kantong Menipis

Sebelumnya, AirAsia MOVE dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menjalin kerjasama sejak Juli hingga Oktober 2025 untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia.

Melalui rangkaian inisiatif digital dan luring terintegrasi, data AirAsia MOVE mencatat peningkatan sebanyak 2.636 turis asal Malaysia, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 68.000 orang dalam 50 hari.

Sejalan dengan kampanye utama Kementerian Pariwisata yang bertajuk “Wonderful Indonesia”, kolaborasi bertema #MacamLokal ini mengajak turis Malaysia menikmati kuliner, budaya, alam, dan keramahan masyarakat Indonesia secara langsung.

Kampanye ini diwujudkan dalam berbagai aktivitas, seperti familiarisation trip bersama KOL Malaysia, promo tiket pesawat dan hotel di aplikasi AirAsia MOVE, hingga konten digital yang menyoroti keindahan Nusantara.

Kampanye mencakup kota utama, seperti Jakarta, Medan, dan Surabaya, serta kota wisata, Bandung dan Yogyakarta. Kemitraan ini turut mendukung industri pariwisata lokal, serta memperkuat pelestarian budaya di tengah dinamika kawasan Asean.

Baca Juga: Ide Liburan Tenang di Ubud, Dari Trekking sampai Ritual Melukat

Arbi Wienandar, Country Head AirAsia MOVE Indonesia, mengungkapkan, melalui sinergi antara data, teknologi, dan promosi digital, AirAsia MOVE dapat mendorong peningkatan wisatawan asing, serta pertumbuhan industri lokal secara berkelanjutan.

"Ke depan, AirAsia MOVE terus mendukung visibilitas pariwisata Indonesia ke lebih banyak daerah, serta menarik lebih banyak potensi turis dari kawasan Asean," katanya dalam keterangan resmi Selasa (4/11).

Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, menambahkan, kemitraan dengan AirAsia MOVE merupakan contoh nyata sinergi publik-swasta yang efektif dalam memajukan industri pariwisata nasional.

Dengan peningkatan lebih dari dua ribu wisatawan Malaysia, Kementerian Pariwisata dapat mengidentifikasi pola perjalanan yang lebih spesifik, merancang strategi pemasaran yang lebih relevan, juga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!