M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Ini Sederet Kesalahan Dropshipper yang Bikin Bisnis Gagal Cuan

Ini Sederet Kesalahan Dropshipper yang Bikin Bisnis Gagal Cuan
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Di era serba digital ini, banyak orang menjadi dropshipper sebagai cara cepat untuk memulai bisnis online tanpa modal besar. Banyak orang tertarik karena model bisnis ini terlihat sederhana, tidak perlu stok barang, tidak perlu gudang, hanya fokus menjual produk lewat internet.

Pada kenyataannya, tidak sedikit dropshipper yang akhirnya gagal cuan karena melakukan kesalahan sepele yang sebenarnya bisa dihindari.

Meski terlihat mudah dijalankan, bisnis dropship punya banyak jebakan yang sering tidak disadari para pemula. Mulai dari pemilihan supplier, strategi harga, sampai cara melayani pelanggan, semuanya bisa jadi faktor penentu antara sukses atau gagal.

Untuk menghindari kesalahan yang sama, Bank OCBC NISP telah merangkum beberapa penyebab umum yang sering membuat bisnis dropship berhenti di tengah jalan, yuk simak :

1. Salah Menentukan Harga Jual

Menentukan harga jual yang tepat memang tidak mudah. Banyak dropshipper menaikkan margin terlalu tinggi agar cepat mendapat keuntungan, namun lupa bahwa persaingan di penjualan online sangat ketat.

Gunakan strategi riset harga kompetitor untuk menentukan harga ideal. Pastikan margin keuntungan tetap wajar dengan mempertimbangkan ongkos kirim dan potongan biaya platform agar Anda tetap kompetitif tanpa merugikan diri sendiri.

2. Tidak Meneliti Supplier dengan Cermat

Salah satu pondasi utama bisnis dropship adalah memilih supplier yang bisa dipercaya. Banyak dropshipper pemula langsung bekerja sama tanpa mengecek reputasi supplier terlebih dahulu.

Akibatnya, pesanan pelanggan sering terlambat, atau produk yang dikirim tidak sesuai deskripsi. Selalu lakukan riset sebelum memilih supplier dropship. Cek ulasan pembeli, kecepatan pengiriman, serta konsistensi kualitas produknya. Supplier yang profesional akan memudahkan Anda menjaga kepercayaan pelanggan dan memperkuat citra toko.

3. Mengabaikan Kualitas Produk

Fokus pada harga murah tanpa memperhatikan mutu produk adalah kesalahan klasik yang sering dilakukan dropshipper. Produk murah dengan kualitas rendah justru berisiko tinggi mendatangkan keluhan pelanggan, bahkan pengembalian barang.

Sebelum menjual, coba beli satu produk dari supplier untuk menguji kualitasnya secara langsung. Dengan begitu, Anda punya pengalaman nyata yang bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap penilaian sebagai penjual.

Baca Juga: Panduan Keuangan untuk Pekerja Outsourcing, Jaga Arus Kas Tetap Sehat

4. Mengabaikan Pelayanan Pelanggan

Pelayanan pelanggan yang baik dapat menjadi pembeda utama di dunia dropship yang penuh persaingan. Dropshipper sering meremehkan hal ini, misalnya dengan membalas pesan terlalu lama atau tidak menindaklanjuti masalah pelanggan.

Bersikaplah responsif dan ramah saat berinteraksi dengan pembeli. Tunjukkan bahwa Anda peduli terhadap kebutuhan mereka. Pelanggan yang puas bukan hanya akan membeli ulang, tapi juga bisa merekomendasikan tokomu kepada orang lain.

5. Minim Pemahaman Tentang Target Pasar

Menjual semua jenis produk tanpa memahami target pasar akan membuat usaha dropship sulit berkembang. Masing-masing kategori produk punya audiens yang berbeda, baik dari gaya komunikasi, kebiasaan belanja, hingga daya beli.

Lakukan riset sederhana untuk mencari tahu siapa pembeli potensial. Misalnya, produk fashion membutuhkan promosi visual menarik di media sosial, sedangkan produk elektronik lebih cocok dengan promosi berbasis fitur dan spesifikasi.

6. Tidak Konsisten dalam Promosi Digital

Konsistensi adalah kunci dalam bisnis online. Banyak dropshipper semangat di awal, lalu berhenti memasarkan produk setelah beberapa minggu. Hal ini membuat audiens lupa dan jualan pun menurun.

Tentukan jadwal rutin untuk memposting konten promosi di media sosial dan menjaga kehadiran toko di marketplace. Semakin sering brand Anda muncul di hadapan calon pelanggan, semakin besar peluang terjadinya penjualan.

Baca Juga: Karyawan Kontrak Bisa Punya Rumah? Ini 2 Program KPR Subsidi

7. Tidak Menganalisis Data Penjualan

Tanpa analisis, Anda tidak akan tahu strategi mana yang berhasil dan produk apa yang paling laku. Banyak dropshipper hanya mengandalkan perasaan tanpa memeriksa data performa toko atau pola pembelian.

Gunakan data penjualan untuk mengidentifikasi tren produk, jam ramai penjualan, dan perilaku pelanggan. Dengan memahami data ini, Anda bisa membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas dan efisien.

8. Tidak Memisahkan Keuangan Bisnis

Kesalahan umum lain yang sering dilakukan dropshipper adalah mencampur uang pribadi dengan uang bisnis. Akibatnya, Anda sulit memantau apakah bisnis Anda benar-benar untung atau justru merugi.

Itulah Menjadi dropshipper sukses bukan soal siapa yang paling cepat menjual, tetapi siapa yang paling konsisten belajar dan beradaptasi. Dengan menghindari tujuh kesalahan di atas, Anda bisa membangun bisnis dropship yang lebih stabil, dipercaya pelanggan, dan tentunya menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.  

Promo Superindo Hari Ini 13-15 Februari 2026, Sirup ABC-Marjan Beli 4 Lebih Hemat

Cek promo Superindo hari ini periode 13-15 Februari 2026 untuk belanja hemat selama weekend di gerai Superindo terdekat.  

Rekomendasi Mi Salmon Halal di Pacific Place, Tertarik Coba?

Kuliner salmon belakangan kian digemari banyak konsumen. Restoran mi salmon satu ini bisa jadi rekomendasi berburu makanan anda  

Promo Indomaret Sambut Ramadan 12-18 Februari 2026, Kanzler-Sunco Harga Spesial

Promo Indomaret Sambut Ramadan Periode 12-18 Februari 2026, cek di sini untuk belanja hemat kebutuhan Ramadan.  

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Sabtu 14 Februari 2026, Momentum Valentine

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier besok Sabtu 14 Februari 2026, peluang kolaborasi dan rezeki terbuka lebar di hari valentine.