M O M S M O N E Y I D
AturUang

Karyawan Kontrak Bisa Punya Rumah? Ini 2 Program KPR Subsidi

Karyawan Kontrak Bisa Punya Rumah? Ini 2 Program KPR Subsidi
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Setiap orang memimpikan untuk memiliki rumah sendiri, termasuk Anda yang bekerja sebagai karyawan kontrak. Hanya saja, produk pembiayaan dari bank seperti KPR sering kali dilengkapi persyaratan ketat, misalnya mereka harus berstatus karyawan tetap yang dibuktikan dengan surat pengangkatan kerja.

Dari kondisi itu membuat karyawan kontrak atau outsourcing tidak percaya diri untuk mengajukan KPR, padahal ada produk KPR khusus yang diperuntukkan bagi mereka. Nah, kekurangan utama karyawan kontrak adalah masa kerjanya yang singkat. Hal ini membuat karyawan kontrak cukup kesulitan untuk mengakses beberapa produk perbankan, salah satunya KPR.

Bank sebagai kreditur biasanya tidak mau mengambil risiko dengan memberikan pembiayaan kepada debitur yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Pasalnya, membeli rumah secara KPR menuntut stabilitas finansial debitur agar bisa menyelesaikan tanggung jawabnya hingga tenor yang dipilih.

Namun demikian, Anda yang berstatus sebagai karyawan kontrak tidak perlu khawatir. Saat ini, sudah ada program KPR yang diperuntukkan khusus bagi karyawan kontrak dan karyawan outsourcing.

Program KPR ini merupakan inisiatif dari Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI). Sebagai informasi, ABADI sendiri adalah perkumpulan perusahaan penyedia jasa outsourcing di Indonesia. Ada dua program KPR yang bisa dimanfaatkan pekerja outsourcing, yaitu KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Baca Juga: Panduan Keuangan untuk Pekerja Outsourcing, Jaga Arus Kas Tetap Sehat

Seperti apa syarat pengajuannya? Berikut ini data yang telah dirangkum oleh Bank OCBC NISP, yuk simak :

1. KPR FLPP

KPR FLPP merupakan dukungan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk membantu membeli dan memiliki rumah sendiri. Pengelolaan program ini dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Manfaat dari KPR FLPP antara lain uang muka rumah yang lebih ringan, suku bunga hanya 5%, bebas PPN dan premi asuransi, angsuran per bulan lebih terjangkau, dan tenor yang panjang.

Syarat mengajukan KPR FLPP:

  • WNI
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, maksimal 65 tahun saat jatuh tempo kredit.
  • Maksimal penghasilan Rp6 Juta (untuk yang belum menikah) dan Rp8 Juta (untuk yang sudah menikah). Khusus Papua Barat maksimal Rp7,5 juta (untuk yang belum menikah) dan R 10 Juta (untuk yang telah menikah).
  • Pemohon dan pasangan tidak memiliki rumah.
  • Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah.
  • Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Memiliki Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi.
  • NIK terdaftar di Dukcapil.

Persyaratan dokumen:

  • KTP
  • KK
  • NPWP
  • Buku Nikah atau Akta Cerai
  • Slip gaji tiga bulan terakhir
  • Surat keterangan bekerja dari perusahaan
  • Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir

Baca Juga: Tips Mengurangi Stres dan Burnout untuk Pekerja Kantoran Masa Kini

2. KPR BP2BT

Berikutnya adalah program KPR subsidi BP2BT, yaitu program bantuan pemerintah yang diberikan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang telah mempunyai tabungan.

BP2BT adalah bantuan pemerintah yang diberikan satu kali untuk pembayaran uang muka atas pembelian rumah atau sebagian biaya atas pembangunan rumah swadaya.

Besaran BP2BT yang diberikan kepada penerima ditentukan dari penghasilan kelompok sasaran dan nilai rumah atau Rencana Anggaran biaya (RAB) dengan nilai minimal Rp 21,4 Juta dan maksimal Rp 32,4 Juta.

Batasan penghasilan kelompok sasaran BP2BT terbagi menjadi tiga zona wilayah yang berdasarkan penghasilan per bulannya, yaitu:

  • Zona I meliputi Sumatera, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi, dan Jawa, kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Maksimal penghasilan untuk rumah tapak Rp6 Juta, dan rumah susun Rp7 Juta.
  • Zona II meliputi Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara, dan Jabodetabek. Penghasilan maksimal Rp6 Juta untuk rumah tapak dan Rp 7,5 juta untuk rumah susun.
  • Zona III meliputi Papua dan Papua Barat. Penghasilan maksimal adalah Rp6,5 Juta untuk rumah tapak dan Rp8,5 Juta untuk rumah susun.

Adapun besaran uang muka yang diberikan dalam program BP2BT ini minimal 20% dan maksimal 50% dari harga rumah.

Syarat mengajukan KPR BP2BT:

  • WNI
  • Usia minimal 21 tahun atau telah menikah dan maksimal 65 tahun pada saat jatuh tempo kredit.
  • Maksimal penghasilan Rp 6-6,5 juta untuk rumah tapak dan Rp 7-8,5 juta untuk sarusun.
  • Pemohon dan pasangan tidak memiliki rumah.
  • Belum pernah menerima subsidi dari pemerintah.
  • Memiliki NPWP dan SPT PPh orang pribadi.
  • NIK terdaftar di Dukcapil.

Persyaratan dokumen:

  • KTP
  • KK
  • NPWP
  • Buku Nikah atau Akta Cerai.
  • Slip gaji tiga bulan terakhir.
  • Surat keterangan bekerja dari perusahaan.
  • Rekening koran tiga bulan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Lewat Program Ini, Keterbatasan Bukanlah Penghalang untuk Berkarya

Penyandang disabilitas mengikuti kegiatan KREASIK yang memadukan pelatihan keterampilan dan sosialisasi literasi keuangan.​

Promo Pepper Lunch Spesial Kemerdekaan: Buy 1 Free 1 untuk 17 Nama Ini, Cek Sekarang

Manfaatkan promo Pepper Lunch edisi Kemerdekaan ke-81 dengan penawaran Buy 1 Free 1 khusus untuk 17 pemilik nama terpilih.

Jangan Dibuang Kumpulkan di Sini, Botol PET Bekas Kini Bisa Punya Kehidupan Kedua

Dari botol bekas jadi kemasan baru, berikut ini cara Coca-Cola dan M Mart lewat Recycle Me mendorong ekonomi sirkular.

Punya Mimpi Ikut Marathon Internasional? GMC Active Bagi Tips Menuju SGIM 2026

Bukan sekadar tiket race, berikut ini perjalanan yang disiapkan GMC Active untuk pelari Indonesia ke SGIM 2026.

Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK Agustus 2026, Lengkap Link Resmi & Arti Desil 1-10

Simak panduan cara cek desil di situs resmi Kemensos dan pahami urutan desil untuk mengetahui kelayakan keluarga Anda sebagai penerima bansos.

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Ini Rasa Kita McDonald’s Indonesia

Bukan sekadar resep rumahan, McDonald’s Indonesia angkat cerita warisan keluarga lewat Ini Rasa Kita.

Ramalan Zodiak Kamis 13 Agustus 2026, Ini Keadaan Asmara dan Karier Hari Ini

Simak ramalan 12 zodiak Kamis 13 Agustus 2026, cek peruntungan asmara, karier, keuangan, dan kesehatan hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 13 Agustus 2026, Ada Pengaruh yang Berbeda

Yuk, simak ramalan shio hari ini Kamis 13 Agustus 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, kesehatan hingga shio beruntung.

Harga Emas Antam Hari Ini (13/8) Naik Lagi, Harga 1 Gram Kini Rp 2.700.000

Harga emas Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis (13/8). Harga emas 1 gram naik Rp 20.000 menjadi Rp 2.700.000 per gram,. Cek selengkapnya

IHSG Masih Bisa Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Kamis (13/8)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan setelah MSCI mengumumkan bahwa Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market​.