M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Cara yang Benar dalam Merawat Tanaman Anggrek

Ini Cara yang Benar dalam Merawat Tanaman Anggrek
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Anggrek adalah tanaman yang populer di Indonesia sebagai tanaman hias di rumah atau di pekarangan. Karena merupakan tanaman hias berbunga, anggrek membutuhkan perawatan yang tepat agar bunga dapat tumbuh dengan subur.

Ada berbagai jenis anggrek yang berarti perawatannya pun dapat berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Namun, Anda dapat mengikuti cara-cara mudah ini yang benar dalam merawat tanaman anggrek.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga

Lingkungan yang Tepat

Lingkungan yang tepat artinya Anda perlu memperhatikan di mana tanaman anggrek itu tumbuh. Jika Anda menanamnya dengan pot, pastikan pot tanaman anggrek memiliki lubang drainase yang baik. Lubang ini berfungsi untuk mengalirkan air berlebih keluar dari media tanam. Sebab, jika air berlebih dan menumpuk di pot akan membuat akar tanaman menjadi busuk.

Kemudian, pemilihan media tanam yang baik untuk pot harus yang dapat mengalirkan air dengan baik. Tanaman anggrek harusnya ditanam di tanah atau media tanam yang cepat kering. Susunan yang baik adalah 1/3 batu bata di bagian bawah dan pakis di 2/3 bagian atasnya.

Dilansir dari Wikihow.com, agar dapat tumbuh subur, tanaman anggrek membutuhkan sinar matahari yang kuat, tetapi tidak langsung. Maka, lokasi yang baik untuk meletakkan tanaman anggrek adalah di dekat jendela bila di dalam rumah dan di teras rumah bila di luar rumah. Posisikan tanaman menghadap ke selatan atau ke timur. Selain itu, anggrek dapat tumbuh subur dengan suhu sejuk atau sekitar 16-24 derajat celcius.

Menyirami dan Memberi Pupuk

Anggrek umumnya tak membutuhkan banyak air, tetapi Anda dapat memberikan air sebanyak yang dibutuhkan tanaman. Anda dapat memberikannya selama beberapa hari sekali. Cara mengecek kelembapannya adalah dengan menusukkan 1-2 jari Anda ke dalam media tanam, jika terasa sangat kering, Anda dapat menyiraminya. Biarkan hingga meresap, lalu buang kelebihan air. Bila terlalu berisiko, Anda dapat menggunakan botol semprotan agar dapat mengontrol pemberian air.

Menyirami tanaman anggrek bahkan dapat dilakukan sebanyak beberapa kali seminggu atau bahkan beberapa minggu sekali. Ini bergantung dengan kondisi iklim, tingkat kelembapan, dan jenis media tanamnya. Kendati demikian, Anda perlu selalu mengeceknya.

Pemberian pupuk ke tanaman anggrek dapat dilakukan sebanyak sebulan sekali saat sedang berbunga. Namun, jangan sirami tanaman setelah dipupuk agar nutrisinya tidak keluar bersama air. Anda dapat menggunakan pupuk jenis apapun.

Baca Juga: 6 Tanaman Hias Beraroma Harum untuk Pekarangan Rumah

Pemangkasan

Beberapa jenis anggrek tidak dapat tumbuh kembali di batang yang sama, maka anggrek harus mendapatkan pemangkasan berkala untuk mengatur pertumbuhan barunya. Anda cukup memotong batangnya tepat di atas nodus atau titik pertemuan batang setelah bunganya mati. Untuk varietas anggrek berumbi semu, potonglah di atas umbinya. Sementara anggrek yang lain, potong seluruh batangnya sedekat mungkin dengan permukaan media tanam.

Pencegahan dari Hama dan Penyakit

Selanjutnya adalah pencegahan hama dan penyakit pada tanaman anggrek. Anggrek bisa terserang kutu tempurung dan kutu putih. Tanda-tandanya adalah daun yang lengket dan kapang jelaga yang berwarna hitam. Maka, Anda harus mengusir serangga dan membersihkan daunnya dengan air sabun. Caranya, buat larutan air dengan sabun cuci piring, lalu usapkan larutan dengan lap ke permukaan daun dan batang bunga anggrek. Ini akan menghilangkan sisa lengket dan kapang jelaga.

Namun, jika Anda menemukan jaringan tanaman yang sakit, seperti bintik-bintik atau berubah warna, Anda dapat memangkas jaringan yang terserang agar tidak menular. Lalu, gunakan fungisida atau bakterisida untuk mencegah kembalinya penyakit.

Selanjutnya: Metode Pemberian Pupuk yang Baik Pada Tanaman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putra Indonesia Raih Medali Perunggu

Tim putra Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu dalam BATC usai kalah 1-3 dari tim putra Jepang.

6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Ini, lho, beberapa alasan tidur bisa bikin berat badan turun yang jarang diketahui. Apa saja, ya?          

7 Manfaat Buah Kersen: Sejumlah Penyakit Kronis Ini Bisa Anda Hindari

Buah kersen yang sering dipandang sebelah mata ternyata kaya vitamin C. Lindungi tubuh dari infeksi paru-paru dan serangan jantung!

7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Sukun ternyata bukan cuma bikin kenyang, tapi juga perbaiki pencernaan dan kekebalan tubuh.Temukan semua manfaatnya untuk hidup lebih berkualitas.

9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

Ketahui beberapa khasiat konsumsi jus timun untuk kesehatan tubuh berikut ini, yuk!                          

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa bikin berat badan turun, lho. Kira-kira ada apa saja?

Promo Ramadhan 2026: Bukber Hotel Jogja Nyaman & Hemat di Bawah Rp 150 Ribu

Ramadhan 2026, Anda bisa menikmati bukber nyaman tanpa menguras dompet. 10 hotel Jogja tawarkan iftar di bawah Rp 150.000. Cek detailnya!

Harga Samsung Galaxy A07 Februari: Cek Fitur Unggul & Varian Terbaik Anda!

Mencari HP Rp1 jutaan? Harga Samsung Galaxy A07 Februari 2026 tawarkan performa gaming memukau. Temukan varian terbaik sesuai kebutuhan!  

Standar Kekayaan Kelas Atas pada Usia 69 Tahun dan Makna Aman Secara Finansial

Cek ukuran kekayaan kelas atas di usia 69 tahun ini dan pahami mengapa rasa aman finansial kini lebih penting dari kemewahan.

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Rumah terasa tidak nyaman tanpa alasan jelas? Ini penjelasan dan solusi desain sederhana yang relevan untuk hunian masa kini, cek yuk.