M O M S M O N E Y I D
Santai

Ingin Karier Makin Berkembang? Ikuti 5 Langkah Ini

Ingin Karier Makin Berkembang? Ikuti 5 Langkah Ini
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Menghadapi dunia kerja yang terus berubah, memiliki pengalaman saja terkadang belum cukup untuk menunjang perkembangan karier. Profesional muda juga perlu memperbarui keterampilan, mengikuti perkembangan industri, dan membangun relasi yang dapat membuka peluang baru.

Perubahan teknologi dan kebutuhan perusahaan membuat pekerja perlu terus belajar agar kemampuan yang dimiliki tetap relevan. Karena itu, pengembangan diri tidak seharusnya berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan pertama.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja, mulai dari meningkatkan keterampilan hingga memperluas jaringan profesional.

Baca Juga: 6 Film dan Serial Tentang Tangguhnya Wanita Karier Penuh Inspirasi Kerja Keras

1. Mengenal upskilling dan reskilling

Dua istilah yang kerap muncul dalam pengembangan karier adalah upskilling dan reskilling. Keduanya sama-sama berkaitan dengan peningkatan keterampilan, tetapi memiliki tujuan yang berbeda.

Upskilling merupakan proses meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki agar seseorang dapat menjalankan pekerjaannya dengan lebih baik atau menangani tanggung jawab yang lebih besar.

Sebagai contoh, staf pemasaran dapat mempelajari analisis data, strategi pemasaran digital, atau penggunaan perangkat berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung pekerjaannya.

Sementara reskilling adalah proses mempelajari keterampilan baru untuk mempersiapkan seseorang menjalani peran atau bidang pekerjaan yang berbeda.

Misalnya, pekerja administrasi yang ingin beralih ke bidang analisis data perlu mempelajari pengolahan data, penggunaan perangkat analisis, dan keterampilan lain yang dibutuhkan dalam profesi tersebut.

Kedua pendekatan ini dapat membantu pekerja mempersiapkan diri menghadapi perubahan kebutuhan industri. Langkah awalnya adalah mengenali kemampuan yang sudah dikuasai, menentukan keterampilan yang perlu ditingkatkan, dan menyusun rencana belajar yang realistis.

Baca Juga: Fenomena Star Syndrome: Hindari Narsisme di Puncak Karier, Ini Risikonya

2. Memperluas relasi profesional untuk membuka peluang

Selain keterampilan teknis, relasi profesional atau networking juga dapat membantu perkembangan karier.

Melalui jaringan profesional, seseorang bisa memperoleh informasi mengenai tren industri, berbagi pengalaman, menemukan mentor, hingga mengetahui peluang pekerjaan.

Namun, membangun relasi bukan sekadar mengumpulkan kontak atau menambah jumlah koneksi di media sosial. Hubungan profesional yang bermanfaat perlu dibangun melalui komunikasi yang baik, pertukaran wawasan, dan kemauan untuk saling membantu.

Salah satu caranya adalah mengikuti diskusi profesional, bergabung dengan komunitas sesuai minat, atau menghadiri kegiatan yang mempertemukan orang-orang dari berbagai bidang.

Pentingnya ruang kolaborasi lintas profesi juga disampaikan Ketua Umum Beyond Professional Lutfi Dipa Nawahasta. Ia mengatakan, Bepro terbuka bagi generasi muda dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi, industri, dan organisasi.

“Beyond Professional terbuka untuk semua. Kami ingin mempertemukan profesional muda, mahasiswa, pekerja, wirausahawan, dan penggerak komunitas agar dapat saling belajar, memperluas jejaring, serta menemukan peluang untuk berkembang,” ujar Lutfi dalam acara konferensi pers Beyond Profesional Youth Can di Chillax Sudirman, Jakarta, belum lama ini.

Kolaborasi lintas bidang tersebut dapat menjadi kesempatan bagi profesional muda untuk memperluas perspektif, mengenal pengalaman baru, dan menjajaki peluang pengembangan diri di luar lingkungan kerja sehari-hari.

Baca Juga: 4 Zodiak Paling Beruntung di Akhir Tahun 2026, Karier dan Finansial Memuncak

3. Mengembangkan kemampuan di luar keterampilan teknis

Kemampuan teknis atau hard skill memang penting, tetapi pekerja juga perlu memperhatikan keterampilan nonteknis atau soft skill.

Kemampuan komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama tim, dan adaptasi menjadi sejumlah keterampilan yang dapat mendukung seseorang dalam menjalankan pekerjaan.

Kemampuan tersebut dapat diasah melalui pengalaman kerja, proyek kolaboratif, kegiatan organisasi, maupun keterlibatan dalam komunitas. Mengikuti diskusi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda juga dapat membantu seseorang memahami sudut pandang lain dan menyampaikan gagasan secara lebih efektif.

Selain kompetensi, integritas dan tanggung jawab dalam bekerja juga menjadi bagian penting dari pengembangan profesional.

Ketua Komite Beyond Professional Youth Con (BPYC) 2026, Rian Fahardhi, menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan perubahan sistem, institusi, dan teknologi, tetapi juga membutuhkan pembangunan karakter manusia.

“Reformasi besar-besaran harus dimulai dari manusianya. Kita membutuhkan generasi profesional yang memiliki integritas, kompetensi, dan akuntabilitas. Inilah karakter Beyond Professional yang ingin kami bangun: manusia yang tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga menyadari tanggung jawab sosial dari keahliannya,” sebut Rian.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa pengembangan karier tidak hanya berkaitan dengan pencapaian pribadi, tetapi juga bagaimana seseorang menggunakan kompetensinya secara bertanggung jawab dalam lingkungan kerja dan masyarakat.

Baca Juga: Pindah Jalur Karier Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Bekalnya

4. Memanfaatkan kesempatan belajar di luar lingkungan kerja

Pengembangan keterampilan tidak harus selalu dilakukan melalui pelatihan formal atau pendidikan berbayar. Seminar, konferensi, diskusi komunitas, dan program pengembangan karier juga dapat menjadi alternatif untuk memperoleh pengetahuan baru.

Salah satu kesempatan yang bisa dimanfaatkan adalah Beyond Professional Youth Con (BPYC) 2026, yang berlangsung pada 31 Oktober–1 November 2026 di Chillax Sudirman, Jakarta Selatan.

Mengusung semangat 98 tahun Sumpah Pemuda, BPYC 2026 menghadirkan 56 pembicara dari berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, teknologi, kesehatan, pendidikan, bisnis, hingga industri kreatif.

Beberapa pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor, Tedi Bharata dari Badan Pengaturan BUMN, serta Revie Sylviana dari Meta.

Kegiatan ini juga menghadirkan program peningkatan keterampilan bersama UpYours melalui pendekatan upskilling dan reskilling, serta kegiatan walk-in interview bagi peserta yang ingin menjajaki peluang kerja.

Selain konferensi profesional, tersedia Youth Talk yang mempertemukan penggerak komunitas dan organisasi sosial. Peserta juga dapat mengenal berbagai inisiatif di bidang pendidikan, lingkungan, kreativitas, kesehatan mental, dan pemberdayaan masyarakat.

BPYC 2026 dibuka secara gratis sesuai ketentuan penyelenggara. Acara berlangsung pukul 10.00–20.00 WIB, dengan kuota 1.000 peserta untuk Youth Con Stage. Youth Talk juga dapat diikuti tanpa biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Perempuan Punya Mentor, Karier Bisa Melesat? Ini Alasannya

5. Menentukan tujuan agar pengembangan diri lebih terarah

Banyaknya pilihan pelatihan dan kegiatan pengembangan diri terkadang membuat seseorang bingung menentukan langkah. Karena itu, penting untuk menetapkan tujuan sebelum memilih kegiatan yang akan diikuti.

Bagi mahasiswa, tujuan tersebut bisa berupa mengenal dunia kerja, membangun koneksi, atau mencari pengalaman untuk memperkuat CV.

Sementara itu, pekerja dapat berfokus pada peningkatan kompetensi, pengembangan kepemimpinan, atau persiapan untuk berpindah bidang karier.

Setelah mengikuti kegiatan, luangkan waktu untuk mengevaluasi pengetahuan yang diperoleh dan menentukan langkah lanjutan. Misalnya, mempraktikkan keterampilan baru dalam pekerjaan, menghubungi relasi yang relevan, atau menyusun rencana belajar selama beberapa bulan ke depan.

Dengan tujuan yang jelas, kegiatan pengembangan diri tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan, tetapi juga dapat membantu seseorang mengambil langkah konkret untuk mencapai target kariernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Siapkan Keuangan Masa Depan, ​​BSI & Prudential Syariah Tawarkan Produk Asuransi Ini

​​BSI dan Prudential Syariah memperkenalkan produk asuransi jiwa berbasis syariah untuk mendukung perencanaan keuangan jangka menengah.

Ke Uzbekistan, Wisatawan Bisa Mengenal Sejarah Islam dan Jejak Soekarno lo

​Selain menjadi tujuan ziarah umat Islam, kompleks makam ini menyimpan kisah sejarah hubungan Indonesia dan Uzbekistan.

Ingin Karier Makin Berkembang? Ikuti 5 Langkah Ini

Ingin karier berkembang? Ini pentingnya upskilling, reskilling, dan memperluas relasi profesional Anda Moms.

Siap-Siap War! Diskon Tiket Kereta 30% Libur Nataru Bakal Diserbu 1 Juta Penumpang

Jangan sampai kehabisan! Pemerintah resmi menebar diskon tiket kereta 30% kelas ekonomi untuk liburan Nataru 22 Desember–4 Januari.

Ada Promo J.CO Your Favorite Picks Lagi! Cek Paket Bundling Minuman Hemat di Sini

Dapatkan paket minuman hemat berdua hingga berlima lewat promo J.CO terbaru minggu ini. Cukup pesan delivery untuk menemani momen seru Anda.

Moms Perlu Tahu, Ini Manfaat Pijat Bayi dan Cara Melakukannya dengan Nyaman

Pijat bayi tak hanya membantu si kecil merasa nyaman, tetapi juga mendukung tumbuh kembangnya. Simak manfaat dan hal yang perlu Moms perhatikan.

Tak Harus Liburan, Ini Cara Sederhana Membangun Kedekatan dengan Anak

Kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas sekolah bukan halangan untuk membangun kedekatan dengan anak, lo. Ini dia tipsnya.

Kisah Penyintas Kanker Payudara, Pentingnya Deteksi Dini

Jangan abaikan benjolan, deteksi dini kanker payudara bisa meningkatkan peluang kesembuhan.            

Kanker Payudara: Kenali Gejala, Pilihan Pengobatan, dan Pentingnya Pemulihan

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan perempuan adalah mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.

Harga Emas Pegadaian Stagnan Hari Ini (29/10), Galeri24 Rp 2.499.000 per Gram

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian tidak berubah pada Kamis (29/10). Simak daftar harga emas terbaru.