M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Rawan Konsolidasi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (2/10)

IHSG Rawan Konsolidasi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (2/10)
Reporter: Muhammad Alief Andri  |  Editor: Muhammad Alief


MOMSMONEY.ID - IHSG terkoreksi 0,21% ke level 8.043 pada perdagangan Rabu (1/10). Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk Kamis (2/10) di sini!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,21% ke level 8.043 pada perdagangan Rabu (1/10/2025), masih didominasi oleh tekanan jual.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, best case IHSG masih berpeluang menguat membentuk bagian dari wave [iii] menuju 8.200-8.246.

Namun, pada skenario lain, IHSG berpotensi terkoreksi lebih dulu untuk menguji level 7.894-7.959.

Level support IHSG berada di 8.005 dan 7.840, sementara resistance di 8.155 dan 8.192.

Baca Juga: Saham BBCA: Cara Cerdas Memulai Investasi di Perbankan

Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk Kamis (2/10/2025):

1. BUKA - Buy on Weakness

BUKA menguat 5,88% ke 180 dengan volume pembelian tinggi. BUKA diperkirakan berada di bagian wave 3 dari wave (C).

  • Buy on weakness: 174-179
  • Target price: 194, 206
  • Stoploss: di bawah 167

2. ICBP - Spec Buy

ICBP terkoreksi 1,58% ke 9.325 dengan dominasi tekanan jual. ICBP diperkirakan berada di bagian wave [iv] dari wave A.

  • Spec buy: 9.250-9.300
  • Target price: 9.775, 10.100
  • Stoploss: di bawah 9.100

Baca Juga: Saham Mid Caps Berpotensi Melaju Hingga Akhir 2025, Ini Rekomendasi yang Potensial

3. KRAS - Spec Buy

KRAS menguat 14,74% ke 358 disertai peningkatan volume pembelian. KRAS diperkirakan berada di bagian wave 5 dari wave (A).

  • Spec buy: 332-352
  • Target price: 390, 420
  • Stoploss: di bawah 330

4. MINA - Buy on Weakness

MINA menguat 2,96% ke 174 dengan dominasi volume pembelian, dan masih bertahan di atas MA20. MINA diperkirakan berada di bagian wave E dari wave (4) pada pola triangle.

  • Buy on weakness: 156-166
  • Target price: 180, 194
  • Stoploss: di bawah 152

Investor disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko sesuai profil masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Lapar Tengah Malam Teratasi, Promo HokBen 24 Jam Beri Chicken Katsu Gratis

Lapar tengah malam? HokBen 24 jam berikan Chicken Katsu gratis dengan minimal belanja. Cek daftar store dan nikmati sebelum 30 April!

5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Penyakit Ginjal

Ini dia beberapa makanan dan minuman pantangan penderita penyakit ginjal. Catat, ya!                

Manfaat Biji Chia bagi Kesehatan Tubuh Wanita, Cek di Sini!

Mari intip beberapa manfaat biji chia bagi kesehatan tubuh wanita berikut ini. Ada apa saja, ya?     

AI Canva 2.0: Kini Otomatiskan Riset, Desain, Hingga Penjadwalan

Transformasi Canva jadi pusat alur kerja ldidukung AI 2.0. Pangkas waktu kerja berjam-jam menjadi hitungan detik dengan otomatisasi ini.

Dampak Gemini Skills: Chrome Jadi Pusat Produktivitas Baru, Siap Coba?

Membosankan mengetik perintah AI berulang? Google Gemini Skills kini bisa simpan dan pakai lagi prompt Anda. Tingkatkan produktivitas di Chrome!  

Promo CFC Weekend: Nikmati Ayam Goreng Melimpah, Bonus Menu Gratis

CFC Boks hadirkan ayam goreng melimpah mulai Rp 149.091 saja. Dapatkan menu gratis pilihan Anda!    

Kenapa Biaya Belanja saat Pensiun Membengkak? Ini Cara Atasi biar Uang Stabil

Biaya belanja naik saat pensiun? Ini penyebab utama dan cara hemat realistis agar keuangan Anda tetap aman dan stabil.

HP Tahan Banting 6 Tahun: Tecno Spark 50 5G Unggul di Segmennya!

SPARK 50 hadir dengan baterai 7000mAh, diklaim tahan 5 tahun. Ketahui teknologi cerdas di baliknya agar Anda tidak salah pilih ponsel.

Huawei Mate 80 Pro Max Pecahkan Rekor: Layar Cerah Ungguli iPhone & Samsung

Layar OLED dual-layer Huawei Mate 80 Pro Max tembus 8.000 nit, jauh di atas kompetitor. Simak keunggulan teknologi layarnya!  

5 Kebiasaan Finansial yang Bikin Uang Cepat Habis, Ini Peringatan Warren Buffett

Stop 5 kebiasaan ini sekarang agar keuangan tidak bocor halus dan mulai tumbuh stabil di tengah kondisi ekonomi saat ini.​