M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

IHSG Ditutup Turun 0,28% ke Level 6.996 Pada Perdagangan Selasa (28/6)

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari Selasa (28/6). Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG terkoreksi 19,59 poin atau 0,28% ke level 6.996.456 pada penutupan perdagangan.

IHSG bergerak di zona merah sejak awal perdagangan. Sebanyak enam sektor dari total 11 sektor di BEI berada di zona merah sehingga turut menekan laju IHSG. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor barang baku 1,45%. Sektor keuangan juga turun 1,03%.

Sektor teknologi merosot 0,99%. Sektor properti dan real estate tertekan 0,67%. Sektor transportasi terkikis 0,47%. Kemudian sektor barang konsumer non primer melorot 0,11%.

Sedangkan sektor yang berakhir di zona hijau adalah sektor energi naik 1,19%. Sektor kesehatan menguat 0,18%. Sektor barang konsumer primer naik tipis 0,07%. Sektor perindustrian dan infrastruktur masing-masing menguat 0,03%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 19,29 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,44 triliun. Terdapat 296 saham yang turun, 219 saham yang naik dan 175 saham yang stagnan.

Achmad Yaki, analis BCA Sekuritas, memproyeksikan IHSG pada perdagangan Rabu (29/6), berpotensi masih akan berfluktuasi dalam rentang 6.917-7.156. Sentimen yang mempengaruhi adalah pergerakan bursa saham AS serta fluktuasi harga komoditas. 

"Kekhawatiran AS dan China serta kebimbangan trader domestik pasca penutupan kode domisili F dan D di sepanjang jam perdagangan sejak Senin lalu juga mempengaruhi pergerakan IHSG," kata Achmad, Selasa (28/6). 

Baca Juga: IHSG Melemah 0,13% ke 7.003,3 di Perdagangan Pagi Ini (28/6)

Top Losers LQ45 adalah:

1. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) 4,23% ke Rp 272 per saham
2. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) 3,07% ke Rp 7.100 per saham
3. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 3,02% ke Rp 965 per saham

Top Gainers LQ45 adalah:

1. PT Wijaya Karya (persero) Tbk (WIKA) 4,12% ke Rp 1.010 per saham
2. PT PP (persero) Tbk (PTPP) 3,12% ke Rp 990 per saham
3. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) 3,10%  ke Rp 665 per saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 7-8 November 2026, Cek Jam Berangkatnya

Butuh jadwal KRL Jogja-Solo 7-8 November 2026? Simak jam keberangkatan dari Tugu, Klaten, Solo Balapan hingga Palur untuk akhir pekan.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 November 2026, Intip Jam Keberangkatannya

Cek jadwal KRL Solo-Jogja 7-8 November 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Simak daftar jam keberangkatan setiap stasiun untuk akhir pekan.

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.