MOMSMONEY.ID - Apakah hidung yang besar dan membengkak saat hamil itu wajar? Yuk, intip penjelasan soal pregnancy nose di sini.
Bagi ibu-ibu hamil, tentu sudah tak asing dengan kondisi badan yang membengkak saat mengandung, termasuk bagian hidung.
Pregnancy nose menjadi salah satu obrolan lantaran banyak ibu-ibu hamil menunjukkan adanya perubahan pada hidung mereka ketika sebelum hamil dan membesar saat hamil.
Greg Marchand, MD, FACS, FICS, FACOG, ob-gyn dan ahli bedah ginekologi invasif minimal, mengatakan kepada laman Bump, hidung kehamilan biasanya terjadi selama trimester ketiga sekitar usia 30 minggu dan menambah sekitar 10 hingga 15 persen ukuran hidung.
Bengkaknya hidung saat hamil tidak menimbulkan masalah medis apa pun, catat Marchand. Meskipun demikian, beberapa calon ibu khawatir akan perubahan estetika yang tidak diinginkan pada ukuran dan bentuk hidung mereka.
Baca Juga: Energi Maksimal Tanpa Kopi, Ini 6 Minuman Penambah Energi yang Lebih Baik
Lalu, apakah pregnancy nose ini aman dan wajar dialami oleh ibu-ibu hamil?
Secara medis, mengutip dari laman Allure, pregnancy nose bukanlah sebuah diagnostik medis. Namun ada beberapa hal bisa menyebabkan ibu hamil mengalami ini.
Saat hamil, tingkat produksi hormon estrogen dan progesteron meningkat. Hal tersebut menyebabkan pembuluh darah membesar dan membuat jaringan pada tubuh menahan cairan.
Dari kondisi tersebut muncullah kondisi yang lebih dikenal dengan istilah pregnancy nose atau adanya pembengkakan pada rongga hidung.
Pregnancy nose merupakan hal umum dan tidak berbahaya. Sebab pembengkakan saat hamil umumnya tak hanya terjadi pada area hidung saja.
Ada beberapa daerah lain seperti kaki, tangan, dan juga wajah yang rawan mengalami pembengkakan saat hamil.
Melansir dari laman People, pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh, termasuk pregnancy nose, saat hamil nantinya akan kembali ke ukuran normal setelah kurang lebih 6 minggu pasca melahirkan.
Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Depresi, Pemicu Tak Terduga Ini Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Yang perlu diperhatikan adalah jika pembengkakan pada bagian tubuh ibu hamil tidak mengalami perubahan selama 20 minggu pasca melahirkan.
Terapkan gaya hidup sehat dan banyak istirahat agar pembengkakan pada tubuh ibu hamil bisa segera kembali normal.
Jika merasa pembengkakan tak kunjung hilang disertai dengan beberapa gejala lain seperti merasa pusing dan pandangan yang kabur, sebaiknya periksakan kondisi tersebut pada dokter.
Sayangnya, tidak ada cara untuk mencegah pregnancy nose karena perubahan yang menyebabkannya adalah bagian alami dari kehamilan yang sehat.
Greves di laman Bump mencatat, ada beberapa hal kecil yang dapat Anda lakukan untuk membantu meringankan pembengkakan, mulai dari tetap terhidrasi hingga menjaga kepala tetap tegak agar tidak ada cairan yang menumpuk di area tersebut.
Nah, itulah tadi penjelasan singkat tentang pregnancy nose dan penyebabnya. Semoga membantu!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News