M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Spot Belum Bisa Bangkit Akibat Aksi Profit Taking

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Harga emas masih menurun akibat aksi profit taking. Mengutip Bloomberg, Selasa (7/11), harga emas turun 0,28% menjadi US$ 1.972 per ons troi. 

Selain aksi profit taking, riset Monex Investindo Futures, Selasa (7/11), mengatakan, pelaku pasar masih menanti pernyataan terbaru gubernur The Fed Jerome Powell di pekan ini, pasca rilis data tenaga kerja. Sehingga, harga emas belum kembali naik. 

Harga emas sebenarnya masih mendapat sentimen positif pasca rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan pelemahan pada Jumat lalu. Rilis ini membuat pelaku pasar semakin yakin bank sentral AS tidak akan menaikkan suku bunga lagi.

Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Dalam Rp 12.000 Hari Ini 7 November

Data di perangkat FedWatch milik CME Group juga menunjukkan probilitas kenaikan suku bunga AS di Desember berada di bawah 10%. 

Pada perdagangan sesi Asia, rilis data ekspor impor China bisa menjadi faktor yang menggerakkan harga emas. 

Referensi teknikal: sell selama bertahan di bawah level US$ 1.978,00

  • Resistance 1:  US$ 1.978,00
  • Resistance 2:  US$ 1.980,00
  • Support 1:  US$ 1.975,00
  • Support 2:  US$ 1.973,00

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 7-8 November 2026, Cek Jam Berangkatnya

Butuh jadwal KRL Jogja-Solo 7-8 November 2026? Simak jam keberangkatan dari Tugu, Klaten, Solo Balapan hingga Palur untuk akhir pekan.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 November 2026, Intip Jam Keberangkatannya

Cek jadwal KRL Solo-Jogja 7-8 November 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Simak daftar jam keberangkatan setiap stasiun untuk akhir pekan.

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.