MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun dan menuju penurunan mingguan yang ketiga berturut-turut. Kebijakan Federal Reserve yang agresif dan spekulasi kenaikan suku bunga, mengalahkan dampak penandatanganan kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran.
Harga emas spot hari ini turun di bawah US$ 4.200 per troi ons, setelah ditutup turun 1,1% pada Kamis.
Mengutip Bloomberg, Jumat (19/6) pukul 13.25 WIB, harga emas diperdagangkan di US$ 4.144,13 per troi ons, turun 1,5% dibandingkan sesi kemarin, dan menuju penurunan sebesar 1,78% minggu ini.
Nada hawkish Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, pada Rabu, meningkatkan spekulasi akan pengetatan kebijakan moneter tahun ini, yang menekan harga emas karena tidak memberikan bunga.
Baca Juga: AS-Iran Teken Kesepakatan Damai, Harga Emas Global Hari Ini Rebound
Sementara, pelayaran komersial mulai kembali ke Selat Hormuz setelah AS menyatakan mengakhiri blokadenya. Ini meredakan kekhawatiran akan kekurangan energi yang berkepanjangan. Namun, kekhawatiran tentang inflasi tidak sepenuhnya mereda karena mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Menurut para analis dibutuhkan waktu, atau bahkan lebih lama agar volume minyak dan gas alam cair yang melewati Selat Hormuz kembali normal.
Christopher Wong, Ahli Strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., mengatakan, pembukaan kembali selat tersebut berdampak positif bagi emas, tetapi pengetatan kebijakan The Fed mengimbanginya. Secara historis, emas berkinerja buruk menjelang kenaikan suku bunga pertama.
"Meskipun demikian, masih belum jelas apakah ini lebih merupakan kenaikan harga sebagai langkah antisipasi atau awal dari siklus kenaikan harga. Jika ini bukan awal dari siklus lain, maka ada kemungkinan besar harga emas akan kembali berkilau," kata Wong mengutip Bloomberg, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News