M O M S M O N E Y I D
Hemat

Harga Emas Global Turun karena Kekhawatiran Suku Bunga Naik

Harga Emas Global Turun karena Kekhawatiran Suku Bunga Naik
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun. Logam mulia tertekan oleh penguatan dollar AS dan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga seiring berlanjutnya perang di Timur Tengah hingga minggu kedua, yang memicu lonjakan harga minyak mendekati US$ 120.

Mengutip Bloomberg, Senin (9/3), harga emas spot sempat ambles 3% ke US$ 5.015, sebelum memantul ke US$ 5.128 per troi ons pada pukul 12.46 WIB.

Harga emas hari ini tumbang, setelah pekan lalu mengalami penurunan mingguan untuk pertama kali dalam lebih dari sbeulan. Produsen minyak dan gas utama di kawasan Teluk Persia mengurangi produksi karena perang AS-Israel dengan Iran menunjukkan tidak ada tanda resolusi. Sementara, USD menguat dibandingkan mata uang utama dunia lainnya. Indeks dollar melonjak hingga 0,7%.

Menurut Hebe Chen, Analis di Vantage Markets, penurunan harga emas adalah monster inflasi yang sedang memamerkan kekuatan dollar. "Harga minyak US$ 100 telah memicu rantai reaksi, guncangan energi, ekspektasi inflasi, dollar yang lebih kuat, emas yang lebih lemah," kata Chen mengutip Bloomberg, hari ini.

Baca Juga: Harga Emas Memantul ke atas US$ 5.100, tapi Sepekan Turun Hampir 3%

Harga emas berada di bawah tekanan karena harga minyak mentah yang melonjak, memicu kekhawatiran inflasi di AS. Ini meningkatkan kemungkinan Federal Reserves akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam waktu yang lebih lama, atau bahkan menaikkannya.

Suku bunga yang lebih tinggi, serta dollar yang lebih kuat, biasanya berdampak negatif bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga. Emas juga berfungsi sebagai sumber likuiditas selama penurunan tajam di pasar saham global.

Christopher Wong, Ahli Strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., menjelaskan, pada periode tekanan pasar yang dipicu oleh geopolitik, investor terkadang menjual aset seperti emas untuk mendapatkan uang tunai. "Setelah fase itu berlalu, ketidakpastian geopolitik biasanya terus mendukung permintaan atas aset aman saat terjadi penurunan harga," prediksinya mengutip Bloomberg, Senin (9/3).

Meskipun perdagangan bergejolak dan momentum kenaikan terhenti, emas masih naik sekitar 18% tahun ini berjalan. Perubahan besar dalam perdagangan global dan geopolitik yang dilakukan Presiden AS Donald Trump, serta ancaman terhadap independensi The Fed, mendukung harga emas. Pembelian oleh bank sentral global juga membantu kenaikan harga emas.

Baca Juga: Anjlok Gila-gilaan, Harga Emas Antam Hari Ini Senin 9 Maret 2026 Jadi Segini

Perang di Timur Tengah telah memasuki hari ke-10. Selama akhir pekan, Iran memilih pemimpin tertinggi baru dan terus melancarkan serangan di wilayah Teluk Persia. Sementara, Israel menyerang depot bahan bakar di ibu kota Iran. Serangan terhadap infrastruktur energi dan penghentian pengiriman melalui Selat Hormuz, mendorong kenaikan harga minyak mentah dan gas alam.

Ed Meir, Analis Logam di Marex Capital Markets Inc., memperkirakan, jika konflik berakhir relatif cepat, kemungkinan besar dollar akan melemah dan harga emas akan menguat. Sedangkan, perang yang berkepanjangan akan menyebabkan mata uang dan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik, sebagai antisipasi inflasi yang lebih tinggi, yang pada akhirnya akan mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga.  

"Ada waktu untuk membeli, waktu untuk menjual, dan waktu untuk sekadar menunggu. Yang terakhir adalah tindakan yang lebih disukai untuk saat ini," ungkap Meir dalam catatan yang dirilis 7 Maret 2026, sebagaimana dilansir Bloomberg, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.        

Waspada Hujan Guyur Daerah Ini, Cek Prakiraan Cuaca di Banten Besok Selasa (3/8)

​BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di sejumlah wilayah di Banten besok, sementara lusa di seluruh wilayah akan berawan.

Cuaca Jawa Barat Besok (4/8) dan Lusa Didominasi Berawan, Ini Daftar Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Prediksi Indonesia Vs Vietnam ASEAN Championship 2026, Berakhir Imbang?

Prediksi Indonesia vs Vietnam di ASEAN Championship 2026, duel penting Grup A dengan peluang besar menuju semifinal.

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (4/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah, sementara lusa akan didominasi cuaca berawan.

600.000 Lebih Kasus Kebutaan akibat Katarak, Akses Pengobatan Masih Jadi Tantangan

Operasi katarak masih menjadi harapan banyak warga, akses layanan di daerah terpencil masih menjadi tantangan.