M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Global Turun di tengah Situasi Genting AS-Iran

Harga Emas Global Turun di tengah Situasi Genting AS-Iran
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global melorot, karena investor mencermati kebuntuan perang Iran-AS.

Mengutip Bloomberg, Selasa (12/5), harga emas spot diperdagangkan turun hampir 1% menjadi US$ 4.692,02 per troi ons pada pukul 17.47 WIB.

Harga emas turun di bawah level US$ 4.700 per troi ons, menghapus kenaikan sebelumnya. Pelemahan logam mulia terjadi seiring investor menilai kebuntuan dalam konflik Timur Tengah, sementara dollar AS menguat menjelang laporan inflasi AS yang penting.

Presiden AS Donald Trump pada Senin malam, mengecam tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS. Ia mengatakan bahwa gencatan senjata yang rapuh di Selat Hormuz berada dalam kondisi kritis yang sangat genting.

Komentar Trump tentang Iran muncul menjelang laporan inflasi penting AS pada Selasa. Para ekonom memperkirakan kenaikan tajam indeks harga konsumen karena dampak perang Timur Tengah terasa di sektor manufaktur dan pertanian. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (12/5) Melonjak Rp 40.000 Jadi Rp 2.859.000

Emas mengalami tahun yang penuh gejolak, mencapai rekor tertinggi pada akhir Januari, sebelum memangkas sebagian dari kenaikan tersebut.

Logam mulia tertekan sejak pecahnya perang di Timur Tengah, karena harga minyak yang tinggi memicu kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga atau bahkan menaikkannya, guna menahan dampak inflasi. Hal itu berpotensi menjadi hambatan bagi emas karena tidak memberikan bunga.

"Pergerakan harga emas memperkuat bagaimana emas masih diperdagangkan bukan sebagai aset safe haven yang sederhana, melainkan lebih sebagai proksi risiko makro yang terjebak di antara harga minyak, inflasi, penetapan The Fed, dinamika dollar AS, dan sentimen risiko," kata Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp mengutip Bloomberg, Selasa (12/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.