MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global bertahan di atas US$ 4.300 per troi ons di tengah pelemahan data pekerjaan AS, yang mengurangi spekulasi kenaikan suku bunga.
Mengutip Bloomberg, Senin (10/8), harga emas spot naik tipis sekitar US$ 3 menjadi US$ 4.344,34 per troi ons pada pukul 13.22 WIB.
Harga emas relatif stabil setelah naik lebih dari 7% minggu lalu, kenaikan terbesar sejak akhir Januari lalu.
Investor menilai kontraksi tak terduga di pasar tenaga kerja AS meredakan kekhawatiran seputar kenaikan suku bunga. Data yang dirilis pada Jumat menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika memangkas lapangan pekerjaan pada Juli, sementara perekrutan dalam dua bulan sebelumnya direvisi lebih rendah.
Baca Juga: Syailendra Capital Luncurkan ETF Emas Syariah (XSGO), Bisa Dibeli Mulai Rp 100.000
Laporan tersebut menyebabkan berkurangnya spekulasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, dengan para pembuat kebijakan Federal Reserve semakin terpecah pendapatnya tentang bagaimana mengendalikan inflasi. Suku bunga yang tinggi biasanya menjadi hambatan bagi emas, yang tidak menghasilkan bunga.
Nilai tukar dollar AS turun setelah data pekerjaan dirilis, memberikan dorongan bagi komoditas seperti emas, yang dihargai dalam mata uang tersebut. Petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga Federal Reserve akan menari data inflasi yang dijadwalkan dirilis akhir pekan ini.
Harga emas telah naik di atas ambang batas support kunci US$ 4.000 per troi ons dalam beberapa minggu terakhir. Para pembeli yang memanfaatkan penurunan harga muncul dengan kekuatan yang semakin meningkat sejak pasar bearish pada Juni.
Mengutip Bloomberg, data CFTC terbaru menunjukkan bahwa dana lindung nilai dan manajer keuangan meningkatkan taruhan bullish pada emas batangan hingga paling tinggi dalam lebih dari enam bulan pada Minggu yang berakhir 4 Agustus 2026.
Baca Juga: Harga Emas Menuju Kenaikan Mingguan 5% Kendati Timur Tengah Bergejolak
Menambah penguatan pada logam mulia, arus masuk pada dana berbasis emas yang diperdagangkan di bursa (ETF) di China meningkat pada pekan lalu. Ini memperpanjang rekor sejak Maret. Bank sentral China juga menambah cadangan emas 640.000 pada Juli, menandai pembelian selama 21 bulan berturut-turut.
Meskipun naik baru-baru ini, harga emas dunia masih seperlima di bawah level sebelum perang AS-Iran pecah akhir Februari lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News