MOMSMONEY.ID - Film keluarga Pelangi di Mars bersiap meramaikan momen Lebaran 2026 dengan membawa pesan ajak anak berani bermimpi sejak dini.
Menjelang penayangannya pada 18 Maret 2026, rumah produksi Mahakarya Pictures menggelar sesi interaktif bersama anak-anak dari keluarga wartawan dan komunitas di kantor mereka, Lebak Bulus, Jakarta.
Acara diawali dengan nonton bareng trailer, lalu dilanjutkan tanya jawab santai bersama para pemeran utama.
Suasana hangat langsung terasa. Anak-anak yang semula malu-malu mulai antusias bertanya, mulai dari cerita kehidupan di Mars hingga sosok Pelangi yang baru mereka kenal.
Pendekatan santai ini sengaja dihadirkan agar anak nyaman menyampaikan rasa ingin tahu mereka.
Messi Gusti (14), yang memerankan Pelangi Besar, berbagi pengalamannya saat proses syuting. Ia mengaku sempat merasa gugup. “Aku juga sempat deg-degan waktu pertama syuting. Tapi, ya dicoba lagi pelan-pelan,” ujarnya pada keterangan yang dikutip Jumat (27/2).
Baca Juga: Film Pelangi di Mars, Alternatif Tontonan Keluarga Bertema Harapan dan Imajinasi
Dalam film ini, Pelangi Besar digambarkan sebagai sosok yang belajar berani menghadapi tantangan.
Sementara Myesha Lin (6), yang akrab disapa Echa, memerankan Pelangi kecil, figur anak yang masih bertumbuh dan terus mencoba memahami hal-hal baru.
Echa pun memberi pesan sederhana kepada teman-temannya. “Kalau kita suka sesuatu, coba aja dulu. Nanti pelan-pelan juga bisa,” katanya.
Bagi Messi, memerankan Pelangi bukan sekadar soal akting. Ia mengaku belajar tentang arti keberanian dan mimpi.
“Pelangi punya misi penting di Mars, aku juga punya mimpiku sendiri. Dari Pelangi aku belajar, kalau berani coba dan nggak gampang nyerah, mimpi bisa jadi nyata,” kata Messi.
Produser Dendi Reynando menyebut kegiatan interaktif ini menjadi bagian dari misi film untuk benar-benar mendengar suara anak.
Baca Juga: 5 Pelajaran Keuangan Warren Buffett untuk Anak Sejak Dini
“Kami ingin masuk ke dunia anak-anak dengan mendengarkan mereka. Dari respons yang muncul, kita bisa melihat cara pandang anak yang sering berbeda dari orang dewasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, genre sci-fi yang diusung diharapkan mampu memantik imajinasi anak tentang masa depan.
“Lewat Pelangi di Mars, kami ingin anak-anak bisa merasakan keseruan, melihat kemungkinan baru, dan mulai berpikir tentang masa depan dengan cara mereka sendiri,” tambahnya.
Pelangi di Mars mengisahkan perjalanan Pelangi dalam misi mencari Zeolith Omega, mineral langka yang dibutuhkan untuk membantu menyelamatkan Bumi.
Dalam petualangannya di Mars, ia ditemani sahabat robot yang membantunya menghadapi berbagai tantangan sekaligus belajar berani, percaya diri, dan terus mencoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News