M O M S M O N E Y I D
Bugar

Disebut Bikin Asam Urat Naik, Ini Sayuran Tinggi Purin yang Sebaiknya Dihindari

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, intip daftar sayuran tinggi purin yang disebut bisa bikin asam urat naik berikut ini!

Asam urat tinggi merupakan kondisi yang terjadi ketika ada penumpukan asam urat dalam darah. Asam urat sendiri adalah hasil akhir dari metabolisme purin, yang ditemukan dalam berbagai jenis makanan.

Sementara tubuh membutuhkan purin untuk proses biologisnya, kelebihan purin dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di sendi, yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kondisi yang dikenal sebagai gout.

Baca Juga: Sederhana, Inilah Cara Mengatasi Asam Urat Tanpa Obat yang Bisa Anda Coba!

Sayuran, meskipun umumnya dianggap sebagai bagian dari diet sehat, beberapa di antaranya mengandung purin yang cukup tinggi dan bisa memicu kenaikan asam urat jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Merangkum dari laman Very Well Health dan Livestrong, berikut ini adalah sayuran tinggi purin yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat:

1. Bayam

Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang dikenal kaya akan nutrisi, termasuk zat besi dan vitamin K. Namun, bayam juga mengandung purin dalam jumlah yang relatif tinggi. Bagi individu dengan asam urat atau gout, mengonsumsi bayam dalam jumlah besar mungkin bukan pilihan terbaik.

2. Asparagus

Asparagus, sayuran populer yang sering dihidangkan sebagai hidangan sampingan, juga masuk dalam daftar sayuran dengan kandungan purin yang tinggi. Meski menyehatkan, asparagus sebaiknya dikonsumsi dengan moderat oleh mereka yang berusaha mengontrol kadar asam urat.

Baca Juga: Normal Asam Urat Perempuan Berapa? Cek Jawabannya Berikut!

3. Kembang Kol

Kembang kol adalah sayuran lain yang sebaiknya dibatasi oleh orang dengan kadar asam urat tinggi. Meskipun kaya akan vitamin C dan nutrisi lainnya, kembang kol mengandung purin yang dapat meningkatkan risiko serangan gout.

Strategi Diet untuk Penderita Asam Urat

Mengelola asupan purin bukan berarti harus menghilangkan sepenuhnya sayuran dari diet. Sayuran adalah sumber serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan. Sebagai gantinya, strategi berikut ini dapat membantu penderita asam urat dalam menjaga diet seimbang:

  • Ada banyak sayuran dengan kandungan purin yang rendah, seperti terong, timun, dan selada, yang bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
  • Minum cukup air setiap hari dapat membantu tubuh membuang kelebihan asam urat.
  • Jika memilih untuk mengonsumsi sayuran dengan purin tinggi, batasi porsi dan frekuensinya.
  • Sertakan berbagai jenis makanan dalam diet untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang tanpa meningkatkan risiko asam urat.

Baca Juga: Tips Berpuasa Bagi Penderita Darah Tinggi Selama Bulan Ramadan

Kaitan Sayuran Tinggi Purin dengan Meningkatnya Asam Urat

Menariknya, beberapa studi bahkan menemukan bahwa asupan sayuran tinggi purin tidak memiliki efek yang signifikan dalam meningkatkan risiko serangan gout atau kadar asam urat dalam darah.

Salah satu alasan yang diusulkan adalah bahwa purin yang terdapat dalam sayuran mungkin berbeda dari purin yang ditemukan dalam daging dan makanan laut. Purin dalam sayuran dianggap lebih mudah diurai oleh tubuh dan kurang mungkin menyebabkan peningkatan kadar asam urat.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun ada penelitian yang mengatakan demikian, respons individu terhadap sayuran tinggi purin dapat bervariasi. Oleh karena itu, disarankan bagi orang yang memiliki asam urat tinggi atau berisiko terkena gout untuk memantau reaksi tubuh mereka terhadap jenis makanan tertentu.

Baca Juga: Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Apa Saja?

Itulah pembahasan terkait sayuran tinggi purin yang sebaiknya dibatasi oleh penderita asam urat. Membatasi konsumsi sayuran tinggi purin adalah salah satu langkah dalam mengelola kadar asam urat. Selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan rekomendasi diet yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Semakin Lesu, IHSG Turun Lagi 1,4% Pada Kamis Pagi (4/6)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat semakin lesu. Pada Kamis, 4 Juni 2026, pukul 09:21 WIB, IHSG turun 1,45% ke level 5.854. 

Anggaran Tipis? Ini 5 Trik Marketing untuk Bisnis Kecil yang Bikin Omzet Melejit

Bisnis kecil sering kesulitan bersaing. Temukan 5 strategi marketing ampuh yang tidak menguras dompet, dijamin bikin pelanggan berdatangan.

IHSG Masih Melemah, Cek 4 Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (4/6)

BRI Danareksa Sekuritas membagikan sejumlah ide trading dan rekomendasi saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan Kamis (4/6/2026).

IHSG Terkoreksi Tajam, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (4/6)

IHSG akan tes resistance pada perdagangan Kamis (4/6/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Bisnis Anda Terancam? Rupiah Anjlok, Ini 4 Strategi Pengusaha biar Tetap Bertahan

Dolar AS capai Rp 18.000, biaya operasional meroket. Pelajari 4 strategi krusial saat rupiah anjlok agar bisnis Anda tetap berputar bahkan untung.

IHSG Merosot, Ini Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (4/6)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Kamis (4/6/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 7 Juni 2026: Naga Bersinar, Babi Dapat Kejutan

Cek ramalan shio hari ini Kamis 7 Juni 2026, simak prediksi keuangan, karier, dan peluang menarik untuk 12 hewan terbaru.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (4/6) Turun Rp 15.000 Jadi Rp 2.759.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menurun pada Kamis (4/6)

HokBen Tebar Promo Gratisan Ramen & Ayam, Makan Hemat Sepanjang Juni 2026

Promo HokBen awal Juni 2026 bikin dompet aman! Ada gratis ramen dan ayam menanti Anda. Rencanakan makan siang atau malam hemat di sini!

Gokana Perpanjang Promo Paket Nasi & Ramen Spesial hingga 30 Juni 2026

Kabar gembira! Promo Gokana Nasi & Ramen Rp 88 ribu diperpanjang hingga Juni 2026. Cek syarat dan ketentuannya di sini!