M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Daftar Pekerjaan yang Terancam Hilang dengan Kehadiran Kecerdasan Buatan di 2025

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Berikut ini daftar pekerjaan yang terancam hilang dengan kehadiran kecerdasan buatan atau AI di 2025

Kecerdasan buatan (AI) makin canggih dan mulai berdampak langsung pada banyak bidang kerja. Apakah Moms terdampak? Simak daftarnya di sini. 

Tak hanya sekadar alat bantu, teknologi kecerdasan buatan ini bisa menjadi pengganti pekerjaan yang selama ini dilakukan manusia. 

Di tahun 2025, muncul kekhawatiran nyata tentang daftar pekerjaan yang terancam hilang dengan adanya kecerdasan buatan, dari administrasi hingga layanan pelanggan. 

Apakah ini berarti kita semua akan digantikan oleh robot? Tenang dulu, yuk kita bahas secara ringan dan informatif yang sudah Momsmoney rangkum dari laman Techtarget berikut!

Baca Juga: Universitas Negeri Malang Kenalkan AI dan Keamanan Data untuk Hadapi Era Digital

Administrasi terancam hilang dengan adanya kecerdasan buatan

Banyak tugas administratif yang kini bisa dilakukan oleh AI, seperti menjadwalkan pertemuan, membalas email, atau menganalisis data dasar. 

Tools seperti Microsoft Copilot mempermudah pekerjaan administratif harian yang dulunya memakan waktu dan energi. Ini membuat peran asisten kantor atau administrasi konvensional mulai tergeser.

Penulis konten juga mulai bersaing dengan AI

Moms yang berkecimpung di dunia tulis-menulis perlu lebih kreatif. AI generatif seperti ChatGPT atau Gemini dapat menulis artikel dalam waktu hitungan menit. 

Tapi tenang, tulisan yang penuh empati, pengalaman pribadi, dan sentuhan manusia tetap akan lebih dihargai. Kuncinya adalah orisinalitas dan sudut pandang yang segar.

Pengkodean dan pemrograman terancam hilang adanya AI

AI kini dapat menulis kode program dengan cepat dan minim kesalahan. Tools seperti Copilot atau ChatGPT dapat membantu developer membuat skrip dalam berbagai bahasa pemrograman. 

Meski begitu, peran manusia masih penting untuk menyusun sistem yang kompleks dan menyelesaikan masalah yang tidak bisa ditangani AI secara otomatis.

Layanan pelanggan perlahan tergantikan oleh chatbot pintar

Chatbot sudah jadi hal umum di berbagai situs dan aplikasi layanan. Moms mungkin pernah berinteraksi dengan chatbot saat mengajukan keluhan atau bertanya soal produk. 

Mereka bisa membalas cepat dan akurat. Dengan perkembangan ini, kebutuhan akan operator manusia di layanan pelanggan mulai menurun.

Baca Juga: UPH Hadirkan AI untuk Cetak Pemimpin Digital Fakultas Masa Depan, Simak yuk

Guru dan pendidik pun tak luput dari bayang-bayang AI

Meskipun AI bisa membantu membuat soal ujian atau rencana pelajaran, ia tidak bisa menggantikan hubungan emosional dan empati antara guru dan murid. 

Namun, peran guru tetap perlu beradaptasi dalam menggunakan AI sebagai alat bantu, bukan pesaing.

Penerjemah menghadapi tantangan dari AI yang semakin canggih

Aplikasi terjemahan seperti Google Translate dan DeepL makin pintar, bahkan bisa menerjemahkan secara real-time. 

Tapi Moms, pekerjaan penerjemah profesional tetap dibutuhkan untuk konteks budaya dan makna yang kompleks. AI memang cepat, tapi belum tentu bisa memahami nuansa bahasa.

Profesi hukum terancam hilang adanya kecerdasan buatan

Tugas seperti telaah dokumen hukum, analisis kontrak, dan pencarian hukum kasus bisa diotomatisasi oleh AI. 

Meski begitu, pengacara tetap dibutuhkan untuk strategi hukum dan interaksi dengan klien yang tak bisa sepenuhnya diserahkan pada mesin.

Pengemudi berisiko tergantikan kendaraan otonom

Perusahaan transportasi mulai melirik kendaraan tanpa sopir untuk efisiensi biaya. Bahkan di beberapa negara, truk otonom mulai diuji coba.

Ini menjadi sinyal bahwa pekerjaan sebagai sopir, baik untuk kendaraan pribadi maupun niaga, akan mengalami penyesuaian besar.

Pemasaran digital kini bersaing dengan alat bantu AI

Moms yang bekerja di bidang marketing perlu waspada, karena AI bisa membuat konten promosi, mempersonalisasi email, bahkan menganalisis pasar. 

Namun, ide-ide kreatif dan pemahaman mendalam terhadap target pasar masih membutuhkan campur tangan manusia.

Baca Juga: BINUS Kembangkan Program AI, Keamanan Siber, dan Bisnis Digital

Pekerjaan di sektor manufaktur telah lama terdampak oleh robotik dan AI

Lini produksi, pengepakan, hingga inspeksi kualitas kini banyak dibantu oleh mesin. Di pabrik besar, robot bahkan sudah menjadi “rekan kerja” yang efisien. Tapi tetap saja, manusia masih dibutuhkan untuk pengawasan dan penanganan situasi tak terduga.

Industri ritel menghadapi perubahan dengan hadirnya kasir otomatis

Sudah banyak toko menggunakan self-checkout dan sensor otomatis untuk mencatat belanjaan. Ini menekan kebutuhan akan kasir manusia, terutama di toko-toko besar. Namun, interaksi pelanggan dan pelayanan personal tetap tak bisa sepenuhnya digantikan.

SDM (HR) pun mulai dipermudah oleh sistem AI

Dari menyeleksi CV, menjadwalkan wawancara, hingga menjawab pertanyaan karyawan, semua bisa dilakukan oleh chatbot atau sistem otomatis. HR masa depan mungkin akan lebih fokus pada pengembangan manusia, bukan sekadar rekrutmen administratif.

Pariwisata dan perjalanan dipengaruhi oleh otomatisasi digital

AI bisa memberikan rekomendasi perjalanan, membandingkan harga tiket, bahkan memesan hotel hanya dalam hitungan detik. Moms yang merencanakan liburan mungkin sudah merasakan kemudahan ini. Namun, pemandu wisata dan pengalaman budaya lokal tetap tak tergantikan.

Desainer grafis menghadapi tantangan dari AI visual

Dengan aplikasi seperti Midjourney dan Adobe Firefly, siapa pun kini bisa menciptakan visual yang menarik. Meski begitu, desain dengan sentuhan emosi dan pemahaman klien tetap menjadi keunggulan manusia.

Teknik dan perancangan mulai terbantu desain generatif

AI kini dapat menghitung berbagai kemungkinan desain dengan efisien. Namun, peran insinyur tetap dibutuhkan untuk mengevaluasi keamanan, kenyamanan, dan estetika dalam desain akhir.

Baca Juga: Literasi AI Penting untuk Daya Saing SDM, Awal Langkah yang Harus Diambil

Rantai pasokan dan logistik lebih efisien dengan bantuan AI

Sistem AI dapat melacak pengiriman barang, mengatur stok, hingga memprediksi permintaan pasar. Ini membantu perusahaan menghemat biaya, tetapi di sisi lain bisa mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia di sektor ini.

Keuangan dan perbankan tak luput dari otomatisasi

Mulai dari chatbot layanan nasabah hingga analisis transaksi dan saran keuangan personal, semuanya kini bisa dilakukan AI. Bank besar bahkan menggunakan AI untuk memantau transaksi mencurigakan dan menganalisis pola belanja pengguna.

Melihat daftar pekerjaan yang terancam hilang dengan adanya kecerdasan buatan, kita jadi sadar bahwa masa depan kerja memang sedang berubah. 

Namun Moms, bukan berarti semua pekerjaan akan lenyap begitu saja. Justru ini saatnya untuk beradaptasi, belajar keterampilan baru, dan memanfaatkan teknologi sebagai teman kerja. 

AI bisa membantu, tapi sentuhan manusia tetap tak tergantikan. Maka dari itu, mari kita jadikan kecerdasan buatan sebagai alat bantu, bukan ancaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Cuma Skincare, Ini 3 Kebiasaan yang Bisa Bantu Jaga Kesehatan Kulit

​Wardah memperkenalkan konsep skin longevity yang menghubungkan kesehatan kulit dengan kebiasaan sehari-hari melalui Move, Eat dan Rest.

Terkenal di Dunia Hiburan Korea, Ketahui Apa Itu Cancel Culture

Sering disebut-sebut di dunia hiburan, apakah Anda salah satu orang yang mengetahui apa itu cancel culture atau tidak?

Benarkah Sarapan Nasi Baik untuk Kesehatan? Kenali Manfaat & Aturan Porsinya, yuk

Ketahui berbagai manfaat sarapan nasi bagi tubuh, mulai dari menjaga metabolisme, mendukung fungsi otak, hingga mencegah risiko ketoasidosis.  

6 Alasan Anda Wajib Lakukan Gerakan Plank Rutin, Ada Manfaatnya Buat Tubuh

Jadi salah satu gerakan populer di olahraga, ketahui beberapa alasan dan manfaat dari gerakan plank yuk.

Daftar Buah Kaya Kandungan Serat Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Ini daftar buah tinggi serat yang bagus untuk diet menurunkan berat badan dan memenuhi kebutuhan serat harian. Jangan dilewatkan, ya.

25 Ucapan HUT Bank Mandiri Ke-28 Tahun 2026 untuk Caption di Media Sosial

Pada tahun ini, Bank Mandiri merayakan ulang tahun yang ke-28 tahun. Inilah beberapa ucapan HUT Bank Mandiri 2026 yang bisa dipakai.​

20+ Ucapan Hari Batik Nasional 2026, Ajak Lestarikan Warisan Khas Indonesia

Untuk merayakan Hari Batik Nasional 2026, berikut ucapan yang dapat Anda gunakan untuk mengungkapkan rasa cinta Anda terhadap batik Indonesia.

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.