MOMSMONEY.ID - Makanan paling cepat menaikkan asam urat wajib dihindari. Masalah asam urat makin umum terjadi, disebabkan gaya hidup dan kebiasaan makan di era modern yang kurang sehat.
Dr. Joshua D. Harris, dokter spesialis ortopedi menyampaikan bahwa asam urat merupakan radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di persendian. Kondisi ini menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan.
Serangan asam urat biasanya terjadi setelah mengonsumsi makanan tinggi purin, minum alkohol, atau saat dehidrasi dan stres. Dilansir dari Joshuaharrismd.com, mengetahui makanan yang harus dihindari bertujuan untuk mengontrol kadar asam urat dan mengurangi risiko kekambuhan.
Baca Juga: Pola Nyeri Sendi Berbeda: Asam Urat atau Rematik? Cari Tahu Sekarang
Makanan yang harus dihindari untuk penderita asam urat
Agar asam urat tidak sering kambuh, hindari berbagai makanan berikut:
1. Hindari makanan tinggi purin
Mengelola kadar asam urat tinggi memerlukan perhatian cermat terhadap pola makan. Seringnya mengonsumsi makanan tinggi purin atau tinggi gula mampu meningkatkan kambuhnya nyeri sendi dan ketidakseimbangan metabolisme.
Sumber makanan hewani dengan kandungan purin yang sangat tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat. Mengonsumsi protein hewani tinggi purin memiliki risiko asam urat hingga 40%.
Konsumsi berlebihan menyebabkan pembentukan kristal asam urat di persendian. Membatasi sumber-sumber ini akan membantu mengontrol asam urat dan mengurangi frekuensi kambuhnya serangan.
Contoh makanan yang harus dihindari yakni hati, ginjal, otak, dan daging merah dalam porsi besar.
2. Produk daging olahan yang diawetkan
Produk daging olahan dan diawetkan dikaitkan dengan peningkatan gangguan metabolisme dan kadar asam urat yang lebih tinggi. Konsumsi yang sering justru bisa meningkatkan risiko asam urat hingga hampir 20-30%.
Produk-produk ini juga mengandung natrium tinggi yang memengaruhi fungsi ginjal. Mengurangi konsumsinya akan mendukung pembuangan asam urat dan kesehatan sendi secara keseluruhan.
Hindari makanan olahan seperti sosis, hot dog, daging kalengan, dan frozen food.
3. Stop konsumsi seafood
Beberapa jenis seafood mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat secara drastis. Konsumsi rutin akan meningkatkan risiko asam urat hingga 50%.
Stop konsumsi ikan teri, sarden, makarel, kerang, kepiting, udang, dan tuna.
4. Jangan minum alkohol
Konsumsi alkohol sangat berkaitan dengan kadar asam urat yang lebih tinggi. Alkohol mengurangi kemampuan ginjal untuk membuang asam urat secara efektif.
Membatasi asupan alkohol menurunkan peradangan berulang dan episode nyeri sendi. Jadi, jangan konsumsi bir, wiski, wine, dan koktail.
5. Minuman manis dan tinggi fruktosa
Minuman tinggi gula meningkatkan produksi asam urat di hati dan mengganggu metabolisme tubuh. Konsumsi minuman tinggi fruktosa setiap hari bisa memicu gejala asam urat hingga 30-40%.
Gula berlebih juga menyebabkan penambahan berat badan yang memperburuk hiperurisemia. Mengurangi minuman manis dan meningkatkan hidrasi jadi langkah penting untuk mengelola asam urat.
Hindari konsumsi soft drink, jus buah kemasan, minuman energi dan konsentrat buah.
6. Buah-buahan yang harus dihindari
Buah-buahan menyediakan vitamin, mineral, dan serat penting. Namun, bagi orang dengan asam urat tinggi, beberapa buah justru bisa meningkatkan kadar asam urat karena kandungan fruktosa yang tinggi.
Konsumsi buah-buahan tinggi fruktosa secara berlebihan akan meningkatkan asam urat sebesar 20-30%. Oleh karena itu, pengendalian porsi sangat penting dan lebih baik membatasi konsumsi buah-buahan.
Buah-buahan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari yakni mangga, leci, pisang dan nanas. Anggur juga mengandung fruktosa pekat yang dapat memicu produksi asam urat jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Makanan yang aman dikonsumsi pasien asam urat
Sebagai alternatif, konsumsi makanan yang aman untuk asam urat seperti:
1. Bayam
Bayam mengandung purin dalam jumlah sedang. Mengonsumsinya sesekali dalam porsi terkontrol dianggap cukup aman untuk pasien asam urat.
Jika Anda merasakan ketidaknyamanan pada sendi, sebaiknya kurangi frekuensi konsumsi dan amati bagaimana tubuh bereaksi.
2. Tomat dan kentang
Tomat dan kentang umumnya dianggap aman untuk pasien dengan kadar asam urat tinggi. Kentang rendah purin dan menyediakan karbohidrat kompleks yang membantu menjaga kadar energi.
Kekhawatiran muncul ketika dikonsumsi dalam bentuk digoreng atau diolah. Memilih kentang rebus untuk dikonsumsi bisa jadi pilihan terbaik untuk mengurangi risiko peradangan.
3. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh seperti beras merah, oat, dan gandum utuh menyediakan serat penting yang mendukung pencernaan dan pengelolaan berat badan. Menjaga berat badan yang sehat dapat membantu mengurangi kadar asam urat.
4. Susu rendah lemak
Pasien juga bisa konsumsi susu rendah lemak karena jadi sumber protein yang baik dengan kandungan purin yang rendah. Konsumsi secara teratur dalam jumlah sedang dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi peradangan pada persendian.
Baca Juga: Risiko Asam Urat Mengintai? Coba Minum Kopi Secara Rutin, Ini Faktanya
5. Buah dengan vitamin C
Ceri, jeruk, dan buah-buahan kaya vitamin C mengandung antioksidan yang dapat mengurangi asam urat secara alami. Konsumsi sedang secara teratur bisa menurunkan frekuensi serangan asam urat dan mendukung kenyamanan sendi.
Itulah informasi mengenai makanan paling cepat menaikkan asam urat yang wajib dihindari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News