MOMSMONEY.ID - Cek daftar makanan fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat berikut ini. Apa saja?
Kesehatan usus memiliki peran penting bagi tubuh secara keseluruhan. Tidak hanya membantu proses pencernaan, usus juga berhubungan dengan daya tahan tubuh, suasana hati, hingga penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan usus adalah mengonsumsi makanan fermentasi. Makanan ini mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan.
Jika keseimbangan bakteri usus terjaga, proses pencernaan dapat berjalan lebih optimal dan tubuh terasa lebih nyaman.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Biji-bijian untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Usus
Melansir dari laman Verywell Health, berikut daftar makanan fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat:
1. Kefir
Kefir adalah minuman fermentasi dari susu dengan rasa sedikit asam. Proses pembuatannya menggunakan butiran kefir, yaitu campuran bakteri dan ragi, sehingga menghasilkan minuman yang mengandung hingga sekitar 50 jenis mikroorganisme.
Beberapa bakteri khas dalam kefir antara lain Lactobacillus kefiranofaciens dan Lactobacillus kefiri, disertai ragi seperti Saccharomyces cerevisiae. Kombinasi ini membuat kefir mampu menambah jumlah bakteri baik di usus, menjaga keseimbangan mikroba, dan membantu proses pencernaan.
Selain probiotik, kefir juga mengandung protein, vitamin B, kalsium, magnesium, serta peptida bioaktif yang terbentuk selama fermentasi. Senyawa tersebut diduga dapat memberi efek antioksidan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga membantu mengontrol tekanan dara
2. Kimchi
Kimchi merupakan hidangan fermentasi asal Korea yang dibuat dari sayuran seperti kubis atau lobak yang dicampur bumbu pedas. Kimchi memiliki profil probiotik yang beragam, misalnya Leuconostoc mesenteroides, Lactobacillus sakei, dan Weissella koreensis.
Mengonsumsi kimchi secara rutin dapat meningkatkan variasi bakteri baik dalam usus yang berperan besar dalam kesehatan mikrobioma. Karena bahan dasarnya sayuran, kimchi juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Serat ini bertindak sebagai prebiotik alami sehingga membantu memberi makan bakteri baik.
Manfaat lain dari kimchi yaitu mendukung pencernaan, membantu menjaga daya tahan tubuh, dan berpotensi baik untuk kesehatan jantung.
Baca Juga: 5 Tips Meningkatkan Kesehatan Usus Dalam 30 Hari, Cek di Sini
3. Yogurt
Yogurt termasuk makanan fermentasi yang paling banyak dikonsumsi. Proses pembuatannya menggunakan bakteri seperti Streptococcus thermophilus atau Lactobacillus delbrueckii. Beberapa produk yogurt bahkan ditambahkan strain ekstra seperti Lactobacillus acidophilus agar manfaatnya semakin maksimal.
Bakteri probiotik pada yogurt dapat meningkatkan keseimbangan flora usus, membantu meredakan gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, dan diare. Yogurt juga lebih mudah dicerna oleh penderita intoleransi laktosa karena sebagian besar laktosa telah terurai selama fermentasi.
Tidak hanya menyehatkan usus, yogurt juga mengandung protein, kalsium, kalium, fosfor, serta vitamin B kompleks yang penting untuk tubuh.
4. Tempe
Tempe adalah makanan fermentasi dari kedelai yang diproses menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Selain itu, tempe juga mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum.
Kadar serat dalam tempe cukup tinggi, sehingga baik untuk makanan bakteri usus. Tempe juga dikenal sebagai sumber protein nabati yang unggul dan menjadi pilihan favorit bagi masyarakat yang menjalani pola makan vegetarian maupun vegan.
Tempe memiliki efek probiotik yang membantu menjaga kestabilan mikrobioma, mengurangi peradangan, serta memberikan aktivitas antioksidan yang berperan untuk menjaga imun tubuh dan kesehatan pencernaan.
Baca Juga: 9 Kebiasaan Sehari-hari yang Mengganggu Kesehatan Usus Diam-diam
5. Lassi
Lassi adalah minuman khas India berbahan dasar yogurt yang biasanya dicampur buah atau bumbu seperti kapulaga. Kandungan probiotiknya serupa dengan yogurt, misalnya Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus helveticus.
Lassi termasuk minuman yang ramah untuk sistem cerna dan lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang yang kesulitan mencerna laktosa. Mengonsumsi lassi dipercaya dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan termasuk IBS, serta memberi potensi dukungan untuk kesehatan jantung, imunitas, dan kestabilan gula darah.
Itulah daftar makanan fermentasi untuk dikonsumsi agar usus tetap sehat. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News