M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cek Kondisi Kesehatan Pencernaan Hewan Peliharaan Kesayangan Melalui Fesesnya

Cek Kondisi Kesehatan Pencernaan Hewan Peliharaan Kesayangan Melalui Fesesnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Anda dapat selalu mengetahui kondisi kesehatan pencernaan kucing dan anjing kesayangan. Caranya adalah dengan melihat bagaimana kondisi fesesnya. Sebab, bentuk feses tak normal dapat menjadi penanda suatu penyakit.

Feses merupakan hasil proses pencernaan yang ada di dalam tubuh. Setiap kucing dan anjing memiliki bentuk dan aroma feses yang berbeda-beda bergantung jenis makanan yang dikonsumsi dan ada tidaknya gangguan sistem pencernaan.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Hewan Peliharaan Anda Sehat dan Bahagia

Secara normal, kucing dan anjing akan buang air besar sekali sehari. Feses yang normal harus berwarna cokelat tua, berbentuk baik (tidak terlalu keras atau terlalu lunak), dan tidak terlalu berbau busuk.

Feses yang terlalu kering, menandakan kucing atau anjing kekurangan minum air dan serat dalam makanannya. Hewan yang memiliki feses kering dan keras biasanya akan mengejan berlebihan disertai kesakitan. Dehidrasi ini bila dibiarkan akan membuat hewan tidak buang air besar selama beberapa hari dan kondisinya bisa melemah.

Cara mengatasinya, Anda hanya perlu menambahkan asupan minum kepada hewan dan sesekali mendorong kucing atau anjing Anda berolahraga untuk membantu kotoran bergerak melalui sistemnya dengan lebih mudah.

Diare juga dapat dialami bila bentuk fases hewan terlalu lembek atau encer. Ada banyak alasan mengapa kucing sering buang air besar yang encer. Namun, kondisi ini akan sembuh dengan cepat. Bila kucing atau anjing mengalami diare lebih dari satu atau dua hari, sebaiknya Anda segera menemui dokter hewan untuk menentukan penyebab masalahnya.

Baca Juga: Ketahui Alasan Kenapa Kucing Tidak Suka saat Akan Dimandikan

Dilansir dari medicinenet.com, beberapa penyebab umum diare kucing meliputi perubahan pola makan, alergi makanan, bola rambut, penyakit radang usus, hipertiroidisme, cacingan, penyakit ginjal, dan kanker.   

Anda tak perlu cepat panik untuk menangani diare pada hewan. Ketika pertama kali mengetahui kucing atau anjing diare, mungkin akan berguna untuk menunda memberinya makan selama 12 jam untuk memastikan hewan memiliki cukup air untuk diminum.

Anda juga dapat membantu mencegah diare dengan tak memberikan produk susu seperti susu murni atau yogurt karena hewan tak bisa mencerna kandungan laktosa dengan baik. Saat Anda mengganti merek makanannya, Anda juga harus memastikan apakah makanan baru itu cocok dengan kucing. 

Selanjutnya: Kenali Beberapa Penyebab Kucing Peliharaan Tidak Mau Makan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​