M O M S M O N E Y I D
Bugar

Rutin Konsumsi Vitamin B12 Jadi Solusi Alami Turunkan Risiko Asam Urat Tinggi

Rutin Konsumsi Vitamin B12 Jadi Solusi Alami Turunkan Risiko Asam Urat Tinggi
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Apakah ada hubungan antara vitamin B12 dan asam urat ya? Hiperurisemia didefinisikan sebagai peningkatan kadar asam urat dalam cairan ekstraseluler dan jaringan. 

Hal ini paling sering disebabkan oleh gangguan ekskresi asam urat melalui ginjal. Tetapi, juga dapat disebabkan oleh peningkatan produksi asam urat.

Dr. Nare Simonyan, ilmuwan farmasi, menjelaskan, sekitar 85%-90% penderita asam urat tidak menunjukkan gejala. Kadar asam urat tinggi yang sudah kronis dapat menyebabkan nefrolitiasis atau batu ginjal.

Dilansir dari Merthyl-life.com, kadar asam urat serum biasanya dianggap tinggi ketika melebihi 7,0 mg/dL pada pria dan 6,0 mg/dL pada wanita. Diperkirakan 50-60% pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD) mengalami hiperurisemia, sebagian besar disebabkan oleh ekskresi asam urat ginjal yang buruk. 

Meski pengendapan kristal urat dapat terjadi dalam beberapa kasus, hiperurisemia biasanya merupakan akibat dari gangguan fungsi ginjal. CKD stadium awal awalnya tidak menunjukkan gejala, gejalanya baru muncul pada stadium 4 atau 5. 

Baca Juga: Rutinitas Jalan Kaki 10 Menit Ini Bikin Asam Urat Turun Drastis, Kok Bisa?

Hubungan antara asam urat, folat, dan B12

Ada hubungan antara asupan vitamin B12 dan folat yang lebih tinggi dengan penurunan risiko penyakit asam urat. Hubungan ini dikaitkan dengan mekanisme yang melibatkan produksi, ekskresi asam urat, penghambatan peradangan serta stres oksidatif. 

Folat dan turunannya dapat menonaktifkan xanthine oxidoreductase (XOR) yang penting untuk mengubah hipoxantin menjadi xantin dan xantin menjadi asam urat. Dengan berikatan dengan XOR, folat dapat membantu menghambat proses konversi tersebut. 

Homosistein tinggi meningkatkan S-adenosilhomosistein yang melepaskan peningkatan nukleotida purin dan produksi asam urat. Folat dan vitamin B12 menurunkan homosistein dengan mengubahnya menjadi metionin. 

Homosistein yang lebih rendah dikaitkan dengan penurunan risiko hiperurisemia. 

Asam urat dan hubungannya dengan batu ginjal

Terdapat korelasi signifikan antara peningkatan kadar urat dan pembentukan batu ginjal.  Asam urat adalah produk akhir metabolisme purin. 

Kristal terbentuk ketika kadarnya melebihi kemampuan tubuh untuk memetabolisme asam urat yang dapat mengakibatkan penyakit asam urat atau batu ginjal, tergantung di mana kristal tersebut terbentuk. 

Batu ginjal asam urat terbentuk ketika pH urin terlalu asam, biasanya kurang dari 5,5. Sekitar 5-10% batu ginjal adalah asam urat murni. 

Tidak seperti kristal monosodium urat pada penyakit asam urat, batu ginjal ini terdiri dari asam urat itu sendiri. Pembentukan batu ginjal bergantung pada keasaman dan konsentrasi urin, bukan pada kadar asam urat total dalam tubuh. 

Baca Juga: Demam dan Nyeri Punggung: Jangan Abaikan, Bisa Jadi Gejala Asam Urat Tak Biasa

Apa penyebab asam urat tinggi?

Penyebab umum kadar asam urat tinggi meliputi:

1. Pola makan

Mengonsumsi makanan tinggi purin dapat menyebabkan kelebihan asam urat dalam tubuh. Purin adalah senyawa kimia alami yang terbuat dari nitrogen dan karbon yang dipecah oleh tubuh menjadi asam urat. 

Makanan tinggi purin meliputi jeroan, daging merah, dan seafood

2. Terlalu sering mengonsumsi makanan manis

Fruktosa juga meningkatkan produksi asam urat dengan mempercepat pemecahan purin di hati dan mengurangi cadangan energi sel. Hal tersebut meningkatkan sintesis asam urat. 

3. Konsumsi alkohol

Minum alkohol adalah salah satu faktor risiko utama dalam pola makan untuk kadar urat serum yang tinggi. Etanol dalam minuman beralkohol meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi pengeluaran asam urat ke urin dengan memodulasi fungsi tubulus ginjal. 

Bahan-bahan lain dalam minuman beralkohol juga dapat memengaruhi kadar urat. 

4. Genetika

Terdapat hubungan genetik yang kuat atau disfungsi ABCG2 dalam perkembangan hiperurisemia dibandingkan dengan faktor risiko lingkungan. ABCG2 (ATP-binding cassette subfamily G member 2) adalah transporter urat yang terlibat dalam ekskresi asam urat melalui ginjal dan sistem pencernaan.

Disfungsinya dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat serum. 

5. Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan seperti hipertensi, hipotiroidisme, obesitas, dan resistensi insulin juga dikaitkan dengan peningkatan kadar asam urat.

Baca Juga: Gejala Asam Urat: Makanan Bersantan hingga Bayam Bisa Memperburuk Nyeri Sendi!

Cara menurunkan kadar asam urat secara alami

1. Konsumsi air putih untuk hidrasi

Peningkatan asupan air membantu mengeluarkan kelebihan asam urat dari tubuh. pH urin yang lebih tinggi dapat mengurangi risiko batu asam urat.

Pastikan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 2 liter setiap hari.

2. Olahraga

Olahraga teratur dan menjaga berat badan ideal terbukti sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit asam urat. Selain itu, konsumsi vitamin C juga bantu menurunkan kadar asam urat dengan meningkatkan ekskresi urat ginjal. 

Aktivitas antioksidannya juga bermanfaat, terbukti bisa melarutkan kristal asam urat.

3. Rutin konsumsi ceri

Buah ceri merupakan sumber senyawa fenolik, antosianin, dan polifenol yang terbukti dapat menurunkan kadar asam urat. Pasien penderita asam urat yang secara teratur mengonsumsi jus ceri mengalami serangan asam urat yang lebih jarang. 

4. Konsumsi asam lemak Omega-3

Meski beberapa ikan kaya akan purin, tapi konsumsi ikan rendah purin bermanfaat untuk tubuh. DHA dan EPA dari minyak ikan murni dapat membantu mengurangi asam urat.

5. Rutin mengonsumsi kunyit

Kurkumin dosis tinggi dapat menghambat xantin oksidase dan memodulasi transporter urat lainnya. Selain itu, kurkumin dalam kunyit bantu mengurangi kerusakan pada sistem ginjal dengan menurunkan kadar kreatinin dan nitrogen urea darah serta menekan peradangan ginjal. 

Itulah hubungan antara vitamin B12 dan asam urat, semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.