M O M S M O N E Y I D
Santai

Cari Tahu Faktor Penyebab Skinny Fat yang Bikin Perut Terlihat Buncit

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda pernah mendengar istilah skinny fat? Skinny fat merupakan istilah yang sebenarnya kerap digunakan dalam dunia kebugaran.

Mengutip dari laman Very Well Fit, sebenarnya istilah skinny fat bukanlah istilah yang secara resmi digunakan dalam dunia medis namun lebih populer digunakan dalam sosial media.

Skinny fat adalah istilah untuk menjelaskan situasi tubuh di mana kadar lemak yang dimiliki lebih tinggi dibanding dengan jumlah otot.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jika BMI Anda antara 18,5 dan 24,99, Anda dianggap berada dalam kisaran normal untuk kesehatan yang cukup.

Tetapi, BMI hanya digunakan sebagai panduan kasar karena mungkin tidak sesuai dengan persentase lemak tubuh yang sama pada individu yang berbeda.

Baca Juga: Disebut DOMS, Nyeri Sehabis Olahraga Bisa Diatasi dengan Cara Berikut

Pada umumnya, kadar lemak secara normal harusnya lebih rendah dibanding jumlah otot di tubuh. Karena kondisi tersebut, tak heran bahkan beberapa orang dengan badan kecil atau kurus cenderung juga bisa berada dalam kondisi skinny fat.

Seseorang yang tergolong dalam kondisi skinny fat adalah orang-orang yang memiliki tinggi jumlah visceral fat dibanding otot.

Secara spesifik skinny fat hanya bisa dideteksi menggunakan alat pengukur BMI atau Body Mass Index, di mana alat tersebut bisa mengukur jumlah kadar lemak dan otot dalam tubuh.

Termasuk kadar visceral fat dalam tubuh. Sementara itu, ada beberapa faktor yang membuat seseorang berada dalam kondisi skinny fat, menurut laman Health Line:

1. Kurang olahraga dan pola makan tidak sehat

2. Faktor usia lanjut

3. Hormon tidak seimbang

Karena bisa terjadi pada siapa saja dengan beragam umur, ada beberapa orang yang juga bisa berisiko untuk mengalami skinny fat, seperti:

Baca Juga: Hindari 4 Makanan Kurang Sehat Ini untuk Sarapan Setiap Hari

1. Memiliki tekanan darah tinggi

2. Memiliki gula darah tinggi

3. Memiliki lemak berlebih di area pinggang

4. Kadar trigliserida tinggi

5. Kadar HDL atau kolesterol baik rendah

Lalu, adakah cara untuk terhindar dari risiko mengalami skinny fat? Tentu ada dan bisa dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah mengubah gaya hidup dan pola makan jadi lebih sehat. Mengurangi jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh juga bisa dilakukan.

Pastikan mengonsumsi banyak sayur, buah, dan juga protein. Serta jangan lupa untuk mengurangi asupan gula ke dalam tubuh dari makanan dan minuman manis.

Tak ketinggalan, kurangilah asupan makanan proses dan makanan instan setelah berolah raga. Ada baiknya juga untuk mengonsumsi makanan utuh dengan protein tinggi agar tubuh bisa memproduksi otot dengan baik.

Demikianlah penjelasan singkat tentang penyebab skinny fat dan juga cara untuk mengatasinya. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.