M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara Tepat Menangani Demam pada Anak-Anak

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak yang tiba-tiba sakit pasti mampu membuat setiap orang tua menjadi tidak tenang. Pasalnya, anak yang biasanya ceria akan berubah lesu dan tidak minat untuk melakukan apa-apa.

Salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada anak-anak adalah demam. Bagi para orang tua berpengalaman, demam pada anak mungkin dapat mereka tangani secara mudah.

Namun, untuk para orang tua baru, perasaan cemas dan panik tentu akan mudah menyerang. Supaya tidak panik, pengetahuan tentang penanganan demam pada si kecil penting untuk diketahui oleh para orang tua.

Baca Juga: Supaya Anak Tidak Manja, Terapkan Hal Ini

Oleh sebab itu, MomsMoney akan membagikan kiat-kiat menangani demam pada anak-anak yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Pengertian demam

Sebelumnya, apakah Moms sudah tahu apa pengertian demam itu sendiri? Melansir Mayo Clinic, demam atau fever adalah kondisi di mana suhu tubuh mengalami peningkatan sementara. Sering kali, peningkatan suhu ini terjadi karena adanya suatu penyakit.

Demam dikatakan juga sebagai tanda bahwa sedang terjadi sesuatu yang tidak biasa di dalam tubuh. Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, demam merupakan reaksi normal tubuh yang bermanfaat untuk melawan kuman.

Seorang dokter spesialis anak bernama dr. Pustika Efar, Sp.A(K) mengungkapkan bahwa suhu tubuh normal pada anak adalah 36,5 – 37,5 derajat celcius. Apabila suhu tubuh anak lebih dari 38 derajat celcius, maka anak sudah bisa dikatakan demam.

dr. Pustika Efar, Sp.A(K) juga mengatakan bahwa demam pada anak tidak hanya terjadi karena perlawanan tubuh terhadap infeksi, namun bisa pula terjadi karena reaksi imunisasi, pakaian anak terlalu tebal, atau tumbuh gigi pada anak.

Gejala demam pada anak

Agar demam pada anak dapat ditangani dengan segera, maka orang tua harus mengecek suhu tubuh anak untuk memastikan apakah suhu tubuh mereka masih termasuk normal atau tidak.

Moms bisa menggunakan termometer digital untuk mengetahui informasi suhu tubuh anak secara praktis dan akurat.

Mengutip Hello Sehat, demam pada anak terjadi ketika suhu tubuh anak adalah sebagai berikut:

  • Diukur secara oral (melalui mulut): 37,8 derajat celcius.
  • Diukur secara rektal (melalui dubur): 38 derajat celcius.
  • Diukur dalam posisi aksila (di bawah lengan): 37,2 derajat celcius.

Selain suhu tubuh, ada juga gejala-gejala yang biasanya muncul ketika anak mengalami demam. Dilansir dari Stanford Children's Health, anak-anak yang demam umumnya akan mengalami hal-hal sebagai berikut:

  • Anak menjadi tidak seaktif biasanya atau menjadi tidak banyak bicara.
  • Anak akan menjadi lebih rewel serta tidak mudah merasa lapar dan haus.
  • Jika dipegang, tubuh anak akan terasa hangat atau panas.

Cara menangani demam pada anak

Ketika anak sudah dipastikan mengalami demam, para orang tua bisa melakukan beberapa upaya untuk meredakan demam yang anak alami.

Menurut berbagai sumber, ada beberapa cara penanganan demam pada anak yang bisa dilakukan sebagai berikut:

  • Perhatikan aktivitas anak secara umum. Jika anak masih bisa bermain, makan dan minum dengan baik, serta lancar buang air kecil setiap 3-4 jam maka orang tua bisa merawat anak yang demam cukup di rumah. Apabila sebaliknya, maka anak harus segera dibawa ke dokter.
  • Memberikan anak obat penurun panas. Obat penurun panas diberikan ketika anak sedang terbangun. Jika anak sedang tidur, sebaiknya jangan dibangunkan hanya demi diberikan obat penurun panas. Pemberian obat penurun panas harus diberikan berdasarkan berat badan anak dengan menggunakan sendok khusus yang bisa didapatkan dari apotek ketika membelinya.
  • Kompres dengan air hangat. Memberikan kompres air hangat pada lipatan ketiak dan selangkangan anak selama 10-15 menit dapat membantu menurunkan suhu tubuh anak. Selain itu, panas dari dalam tubuh anak akan keluar dari pori-pori kulit melalui proses penguapan.
  • Berikan banyak cairan. Jika anak merasa sering haus, mata cekung, bibir kering, dan jarang buang air kecil, maka dapat dipastikan bahwa anak mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, orang tua perlu memberikan anak mereka banyak cairan. Cairan yang diberikan bisa berasal dari air putih, ASI, sup, atau jus.
  • Pakaikan baju yang tipis. Untuk menghindari panas tubuh pada anak tetap tertahan, maka orang tua perlu memberikan anak mereka pakaian yang tipis. Dengan begini, panas dari dalam tubuh anak akan keluar dengan lebih mudah. Pastikan juga untuk menempatkan anak di ruangan bersuhu nyaman (tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin).

Sekian informasi seputar demam pada anak-anak dan bagaimana cara menanganinya. Jika demam anak disertai ruam, kejang, kaku pada leher, sakit saat menelan, sakit pada telinga, sakit kepala, dan sesak napas, jangan ragu untuk membawa si kecil berobat ke dokter, ya Moms!

Selanjutnya: 5 Cara Sederhana untuk Menyembuhkan Ruam Popok pada Bayi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Resep Egg Tart ala Devina Hermawan: Kulit Renyah, Isian Creamy, Mirip Aslinya

Egg tart Portugis autentik bisa dibuat sendiri di rumah. Resep Chef Devina ini mudah diikuti. Klik untuk resep lengkapnya!

6 Film Animasi Ghibli Terbaik, Wajib Tonton Kisah Fantasi Bikin Kagum

Terjebak di dunia roh atau bertemu kelinci raksasa? Film animasi Ghibli ini tawarkan fantasi tak terbatas. Temukan mana yang wajib masuk daftar.

Tips Menata Ruang Makan Sempit agar Terasa Luas dan Nyaman di Hunian Minimalis

Tips menata ruang makan sempit agar terasa luas, rapi, dan nyaman dengan trik desain simpel yang cocok untuk rumah minimalis modern.​

11 Makanan untuk Menjaga Tekanan Darah di Angka yang Sehat

Apa saja rekomendasi makanan untuk menjaga tekanan darah di angka yang sehat, ya? Cari tahu di sini, yuk!

Stop Abaikan Ikan Ini! Rugi Besar Tak Tahu 6 Manfaat Ikan Kembung untuk Jantung

Ikan kembung adalah solusi murah untuk jantung sehat dan tulang kuat. Temukan manfaatnya yang tersembunyi sekarang!

Lebih dari Separuh Generasi X Belum Siap Pensiun, Ini Realita dan Cara Atasinya

Fakta terbaru menunjukkan banyak Generasi X belum siap pensiun. Simak penyebab utama dan strategi realistis agar keuangan tetap aman.​

Fitur Instagram Terbaru 2026: Reel Otomatis di DM, Bikin Konten Makin Gampang

Instagram akan luncurkan 7 fitur baru di 2026, termasuk secret friends dan GIF di Notes. Cari tahu mana yang paling tingkatkan visibilitas.

Pasutri Wajib Tahu, Ini 4 Manfaat Physical Touch yang Lebih dari Kemesraan

Ada setidaknya 4 manfaat physical touch dengan pasangan yang luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental. Cek di sini.  

HP Baterai 7000 mAh: Nikmati Daya Tahan Berhari-hari, Jamin Gaming Lancar

Membawa HP baterai 7000 mAh berarti Anda tak perlu khawatir lowbat. Simak daftar 5 ponsel ini yang jamin daya tahan berhari-hari.

Awas Penyakit Kritis Bisa Ganggu Finansial di Usia Produktif Gen Z dan Milenial

Penyakit kritis bisa menyerang usia muda dan berdampak besar pada finansial, pahami pentingnya proteksi sejak dini sekarang.​