M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyakit Ini Sering Menyerang Wanita, Cegah Sebelum Parah!

4 Penyakit Ini Sering Menyerang Wanita, Cegah Sebelum Parah!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjaga kesehatan tubuh merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi setiap wanita, terutama di tengah padatnya aktivitas modern dan tuntutan peran sehari-hari.

Namun, karena faktor biologis, fluktuasi hormonal, serta struktur anatomi yang unik, tubuh wanita memiliki kerentanan yang berbeda dibandingkan pria terhadap jenis penyakit tertentu.

Beberapa penyakit kronis sering kali berkembang tanpa gejala awal yang nyata pada wanita. Sehingga, deteksi dini dan tindakan preventif menjadi sangat krusial.

Baca Juga: 3 Efek Kurang Tidur bagi Kesehatan Kulit Wajah, Bikin Cepat Tua hingga Jerawatan!

Waspadai sebelum terlambat, berikut adalah 4 penyakit yang sering menyerang wanita dan cara mencegahnya sebagaimana dilansir dari World Health Organization (WHO) dan Mayo Clinic.

1. Kanker Payudara

Kanker payudara menempati urutan atas sebagai salah satu jenis kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di seluruh dunia.

Penyakit ini terjadi ketika sel-sel di dalam payudara tumbuh secara tidak terkendali, yang sering kali dipicu oleh faktor genetik, paparan hormon estrogen yang tinggi, serta gaya hidup kurang sehat.

Untuk mencegah dan meminimalisir risiko kanker payudara, langkah paling utama yang direkomendasikan oleh para ahli adalah melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) secara rutin setiap bulan, sekitar 7-10 hari setelah menstruasi berakhir.

Selain itu, menerapkan pola makan rendah lemak jenuh, memperbanyak konsumsi antioksidan, menjaga berat badan ideal, serta menghindari konsumsi alkohol secara drastis dapat membantu menekan risiko perkembangan sel kanker ini.

2. Penyakit Jantung Koroner

Banyak orang salah mengira bahwa penyakit jantung adalah masalah yang identik dengan pria. Padahal, penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita.

Risiko ini melonjak tajam secara alami ketika wanita memasuki masa menopause, di mana produksi hormon estrogen yang selama ini berfungsi menjaga fleksibilitas pembuluh darah menurun drastis.

Untuk mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah ke jantung, wanita disarankan untuk rutin memantau kadar kolesterol dan tekanan darah secara berkala.

Melakukan olahraga kardio secara konsisten (seperti jalan cepat atau berenang minimal 150 menit seminggu) serta mengadopsi pola makan tinggi serat seperti Diet Mediterania adalah langkah preventif terbaik untuk menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

Baca Juga: Mata Juling Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Deteksi Dini Penting

3. Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi di mana kepadatan tulang menurun secara bertahap. Osteoporosis membuat tulang menjadi rapuh, berpori, dan sangat rentan mengalami patah tulang.

Wanita memiliki risiko empat kali lebih tinggi terkena osteoporosis dibandingkan pria karena memiliki massa tulang yang secara alami lebih kecil. Ditambah dengan penurunan drastis hormon estrogen pasca-menopause yang mempercepat hilangnya kalsium dari tulang.

Pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak usia muda dengan memastikan asupan kalsium (dari susu, sayuran hijau, atau ikan) dan vitamin D (dari paparan sinar matahari pagi yang cukup) terpenuhi setiap hari.

Selain nutrisi, latihan beban seperti angkat beban ringan, yoga, atau naik-turun tangga sangat penting untuk merangsang sel-sel tulang tetap padat dan kuat.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah penyakit infeksi bakteri yang sangat sering dikeluhkan oleh wanita, di mana sebagian besar wanita pasti pernah mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup.

Secara anatomi, wanita lebih rentan terkena ISK karena saluran uretranya jauh lebih pendek dan posisinya lebih dekat dengan area anus dibandingkan pria. Inilah yang memudahkan bakteri E. coli masuk ke kandung kemih.

Cara mencegah ISK sebenarnya sangat sederhana namun membutuhkan kedisiplinan. Selalu basuh area kewanitaan dari arah depan ke belakang setelah buang air (bukan sebaliknya).

Hindari kebiasaan menahan buang air kecil, minum air putih minimal 2 liter sehari untuk membilas bakteri secara alami, serta hindari penggunaan produk sabun pembersih kewanitaan yang mengandung parfum keras karena dapat mengganggu kestabilan bakteri baik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (18/8)

IHSG masih berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (18/8): Galeri24 Turun, UBS Naik

Harga emas Galeri24 di Pegadaian turun tipis pada Selasa (18/8), sementara harga emas UBS justru menguat Rp 10.000 per gram.​

Tampilan Soft Light Glass HyperOS 4 Bikin Tampilan HP Lebih Mewah

Desain transparan ala Soft Light Glass hiasi widget hingga folder. Simak perubahan antarmuka dan penyesuaian layar kuncinya.

Promo Bakmi GM BGM Day Agustus, Menu Hemat Mulai Rp 20 Ribuan & Gratis Hydrococo

Nikmati sajian legendaris mulai Rp 20.000-an lewat promo Bakmi GM BGM Day Agustus 2026. Pesan sekarang dan dapatkan bonus gratis Hydrococo!

Saat Cuaca Relatif Kering, Hujan Lebat Masih Terjadi di Provinsi Ini 18-20 Agustus

Kondisi cuaca relatif kering masih mendominasi di sebagian besar wilayah Indonesia. Meski begitu, hujan lebat masih terjadi di sejumlah provinsi.

Tampak Sepele, 5 Kebiasaan setelah Makan Ini Ternyata Berbahaya buat Kesehatan lo

Kerap dianggap sepele, beberapa kebiasaan setelah makan seperti langsung tidur hingga minum teh ternyata dapat memicu bahaya kesehatan.

HP Redmi 1 Jutaan Ini Bawa Baterai Titan 6300mAh & Lensa 32MP, Warna Alami

Panel IPS LCD 120Hz dengan tingkat kecerahan 800 nits kini hadir di kelas 1 jutaan. Simak dampak responsivitas HP Redmi ini sebelum Anda membeli.

Jadwal Kejuaraan Dunia 2026, Jonatan dan 3 Wakil Indonesia Lainnya Bertanding

Jadwal Kejuaraan Dunia 2026, Selasa (18/8), tunggal putra Jonatan Christie dan tiga wakil Indonesia lainnya bertanding menuju babak 32 besar.

Dada Ayam Tanpa Kulit Bantu Amankan Kadar Gula Darah, Hindari Bumbu Tinggi Gula

Protein tanpa lemak lambatkan pencernaan karbohidrat. Cek metode olah ayam aman gula darah. Dada ayam tanpa kulit simpan vitamin B6 dan selenium.

Susah Tidur Pengaruhi Gen Pengatur Kolesterol & Picu Ketidakseimbangan Hormon

Kurang tidur dari 6 jam sehari memicu lonjakan hormon ghrelin. Ketahui dampaknya pada kadar kolesterol dan kesehatan jantung.