MOMSMONEY.ID - Cara membuat pohon jeruk bisa ditanam dalam pot cukup simpel, Moms. Menanam pohon jeruk dalam pot merupakan tradisi yang sudah lama ada. Pada abad ke-17 dan ke-18, kaum bangsawan Eropa memiliki Orangery atau rumah kaca khusus untuk tanaman jeruk dan taman yang dipenuhi pohon jeruk dalam wadah.
Linda Robertson, master gardener dari Ucanr.edu, menjelaskan bahwa menanam pohon jeruk yang bisa dipindah-pindahkan adalah pilihan tepat untuk Moms tinggal di lahan terbatas atau kondisi tanah yang kurang subur. Pohon jeruk dalam pot bisa menjadi hiasan di teras atau dalam rumah.
Simak cara membuat pohon jeruk bisa ditanam dalam pot berikut ini:
Baca Juga: Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah
1. Tips menanam pohon jeruk
Tanaman jeruk tidak memerlukan perawatan khusus saat dipindahkan ke pot. Jika gumpalan akar terasa kering, rendamlah dalam air selama satu jam.
Uraikan gumpalan akar jika sudah terlalu padat atau melilit dan tanam dengan posisi pangkal batang sejajar dengan permukaan tanah. Pohon berukuran kecil dapat ditanam dalam pot berukuran 14-16 inci.
Jika akar tanaman sudah terlalu padat, pindahkan ke pot yang lebih besar untuk menjaga kelembapan tanah tetap terjaga dengan baik. Setiap beberapa tahun, pohon perlu dikeluarkan dari pot untuk penambahan tanah baru.
Waktu terbaik untuk melakukan hal ini adalah saat pohon tidak sedang berbunga atau berbuah. Campuran media tanam khusus agar memiliki drainase yang lebih baik dibandingkan media tanam pot biasa.
Sehingga, membantu mencegah akar tanaman terendam air secara berlebihan. Jangan pernah menggunakan tanah kebun biasa karena drainasenya tidak memadai.
Drainase yang baik sangat penting bagi kesehatan akar jeruk. Untuk mendukung drainase yang baik, jangan letakkan pot langsung di atas tanah, nampan penampung air, atau lantai teras.
Sebaliknya, ganjal pot agar bagian dasarnya berada setidaknya setengah inci di atas permukaan. Penyangga pot dari terakota sangat efektif digunakan atau gunakan papan maupun batu bata.
2. Perawatan tanaman di pot
Tanaman jeruk sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mendapat sinar matahari setidaknya 6 jam sehari. Batang dan dahan rentan mengalami kerusakan akibat sinar matahari jika tidak terlindungi dengan baik oleh dedaunan.
Pohon dapat dilindungi dengan mengecat batang dan dahan yang terbuka setiap satu atau dua tahun sekali menggunakan campuran air dan cat lateks putih interior dengan perbandingan 1:1. Tanaman ini tidak tahan terhadap sinar matahari karena bisa kering.
Sehingga, harus sering disiram ya Moms. Penyiraman setiap tiga hari biasanya sudah cukup, frekuensinya mungkin perlu ditambah saat cuaca panas.
Saat cuaca panas, tanah di dalam pot bisa mengering meskipun disiram secara rutin. Periksa kondisi tanah secara berkala untuk memastikan air meresap hingga ke akar pohon.
Jika tidak, siramlah tanah secara menyeluruh hingga kelembapan merata di seluruh bagian pot. Pohon dalam pot membutuhkan pupuk lebih sering dibandingkan pohon yang ditanam langsung di tanah.
Berikan pupuk khusus jeruk sesuai petunjuk kemasan sebulan sekali, mulai sekitar bulan Februari hingga Oktober. Sebaiknya hindari pemupukan selama musim dingin untuk mencegah munculnya tunas baru saat suhu sangat rendah.
Pupuk dapat menjaga kesehatan pohon, namun pemberian sedikit tambahan zat besi sesekali.
3. Penggantian pot
Daun yang menguning pada pohon dalam pot bisa menjadi tanda kekurangan nitrogen yang mungkin disebabkan oleh kurangnya nutrisi, penyiraman berlebihan, atau suhu tanah yang terlalu dingin. Seiring waktu, pohon jeruk dalam pot akan menghabiskan nutrisi tanah dan posisinya perlahan turun.
Pohon perlu dikeluarkan dari pot beberapa kali agar tanah baru bisa ditambahkan. Langkah ini sebaiknya dilakukan saat pohon tidak sedang berbunga atau berbuah lebat guna menghindari hilangnya buah.
4. Pemangkasan pohon jeruk
Pangkaslah pohon jeruk dengan sangat hati-hati, kecuali untuk membentuk pohon atau mengontrol ukurannya. Berbeda dengan pohon buah yang menggugurkan daunnya , jangan menipiskan tajuk pohon.
Namun, pangkaslah dahan yang saling bersilangan, kusut, serta dahan yang panjang dan lemah.
5. Tips mengatasi hama dan penyakit
Semut yang merayap naik ke pohon merupakan tanda jelas adanya hama serangga. Semut melindungi hama dari serangga bermanfaat yang seharusnya dapat mengendalikan populasi hama tersebut.
Mencegah semut naik ke pohon akan membantu mengendalikan hama. Salah satu cara pengendalian semut yang efektif adalah menggunakan bahan penghalang yang dioleskan melingkari batang pohon.
Cara ini hanya efektif jika semua jalur akses semut dikendalikan. Jangan biarkan dedaunan menyentuh tanah atau pagar, serta singkirkan tiang penyangga pohon.
Kutu dan beberapa serangga bisa mengisap cairan floem tanaman dan menghasilkan embun madu yang disukai semut. Hama ini jarang menyebabkan kerusakan serius namun dapat mengurangi vitalitas pohon.
Menyemprot hama dari daun secara berulang menggunakan aliran air yang kuat juga dapat membantu.
Baca Juga: 6 Tanaman Hias Rumah yang Kuat Musim Kemarau, Tumbuh Meski Jarang Disiram
Seberapa sering pohon jeruk dalam pot harus disiram?
Pohon jeruk dalam pot perlu disiram dua hingga tiga kali seminggu. Dalam cuaca yang sangat panas atau berangin, terutama saat pohon sedang berbunga atau sedang menghasilkan buah kecil.
Selalu pastikan air meresap ke dalam campuran pot dan tidak mengalir begitu saja tanpa meresap ke dalamnya. Jeruk dalam pot akan tumbuh subur jika campuran pot memiliki drainase yang baik dan keseimbangan kelembaban.
Jika tanah jeruk tetap basah dan tidak memiliki drainase yang baik, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan akar, busuk akar, dan pohon dapat mati lemas. Saat menanam pohon jeruk di dalam pot, mulai dengan campuran pot jeruk berkualitas tinggi.
Kemudian, beri pupuk jeruk atau kompos. Umumnya pohon jeruk dalam pot membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk mulai berbuah, asalkan mendapat sinar matahari yang cukup dan drainase yang baik.
Bisakah menanam jeruk di dalam ruangan?
Jeruk adalah pohon yang bagus untuk ditanam di dalam ruangan, asalkan mendapat cukup sinar matahari. Pastikan untuk meletakkan pot di tempat yang jauh dari angin dan ventilasi pemanas.
Hal lain yang perlu diingat ketika menanam jeruk di dalam ruangan adalah hama dan serangga, karena kurangnya predator alami dapat menyebabkan infestasi dengan cepat. Waspadai kutu, tungau dan laba-laba dengan memeriksa kedua sisi daun secara teratur.
Untuk menghindari masalah hama, semprotkan obat hama secara teratur. Itulah cara membuat pohon jeruk bisa ditanam dalam pot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News