M O M S M O N E Y I D
Bugar

BRIN Ingatkan Masyarakat Waspadai Hantavirus, Kenali Penularan dan Gejalanya

BRIN Ingatkan Masyarakat Waspadai Hantavirus, Kenali Penularan dan Gejalanya
Reporter: Muhammad Fatih  |  Editor: Muhammad Al Fatih


MOMSMONEY.ID - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengimbau masyarakat untuk memahami hantavirus secara tepat menyusul ramainya perbincangan mengenai virus ini di berbagai platform digital.

Imbauan disampaikan oleh Ristiyanto dan Arief Mulyono, Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN pada Minggu (10/5), mencakup penjelasan mengenai sumber penularan, gejala klinis, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hantavirus merupakan kelompok virus zoonotik yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus liar seperti tikus rumah (Rattus rattus), tikus got (Rattus norvegicus), tikus ladang, dan mencit liar.

Salah satu jenis yang banyak dibahas adalah Andes virus, yang ditemukan pada tikus liar Oligoryzomys longicaudatus di kawasan Patagonia, Argentina dan Chile, yang dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS) atau infeksi paru berat yang berpotensi menimbulkan gagal napas akut.

"Reservoir utama Andes virus adalah tikus liar. Penularan umumnya terjadi ketika manusia menghirup partikel halus dari urin, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi," jelas Ristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/5).

Baca Juga: Hantavirus bakal Menjadi Covid Lainnya? Ini Kata WHO

Gejala awal infeksi sering menyerupai influenza, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, lemas, hingga gangguan pencernaan, sehingga diagnosis dini kerap terlambat dilakukan.

Tingkat kematian akibat HPS tergolong tinggi, yakni berkisar 20%–35%, menjadikan deteksi dini sebagai faktor kritis dalam penanganannya.

Terkait kekhawatiran publik, Arief Mulyono menegaskan, masyarakat perlu menyikapi informasi mengenai virus Andes secara proporsional.

"Penularan antarmanusia pada Andes virus sangat jarang terjadi dan umumnya hanya berlangsung melalui kontak erat dan intensif dalam waktu lama. Penyakit ini tidak menyebar cepat melalui udara di lingkungan masyarakat," katanya.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa virus ini termasuk penyakit menular seksual. Penularannya lebih mungkin terjadi akibat kedekatan fisik yang sangat intens, termasuk paparan air liur atau sekret pernapasan pada fase akut.

Baca Juga: Ternyata Hantavirus Telah Lama Ada di Indonesia, Bahkan Sejak 1980-an

BRIN memastikan, Indonesia hingga kini belum pernah melaporkan kasus Andes virus, dan hasil riset periode 2015–2018 juga tidak menemukan virus tersebut pada kelompok tikus yang diteliti.

Kelompok berisiko tinggi terpapar hantavirus antara lain pekerja pertanian, petugas kebersihan, pekerja kehutanan, serta masyarakat yang membersihkan gudang atau bangunan tertutup yang lama tidak digunakan.

Untuk pencegahan, masyarakat disarankan menjaga kebersihan lingkungan, menutup akses masuk tikus ke rumah, menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area terkontaminasi, serta menyemprot disinfektan sebelum menyapu area berdebu.

"Penguatan surveilans, pengendalian tikus, edukasi masyarakat, serta pendekatan One Health menjadi langkah penting dalam mencegah munculnya penyakit zoonosis seperti hantavirus. Yang terpenting, masyarakat tetap tenang, waspada, dan memahami langkah pencegahan yang benar," pungkas Arief Mulyono.

Penelitian mengenai hantavirus di Indonesia sendiri sebenarnya telah dilakukan sejak 1991, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari pemantauan penyakit zoonosis secara nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mau Ke GBK Akhir Pekan Ini? Cek Dulu Agenda Event 25-28 Juni 2026

Ada sejumlah event di GBK pada Kamis-Minggu (25 - 28 Juni) yang berpotensi menimbulkan keramaian dan kepadatan di beberapa area.

Berbalik Menguat, IHSG Kamis Pagi Melaju 1,14% ke Level 5.950

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penguatan pada Kamis pagi, 25 Juni 2026. Indeks menguat 1,14% ke level 5.950. 

Perubahan Budaya dan Perilaku Konsumen Jadi Tantangan Utama Banyak Merek

Perubahan budaya dan perilaku konsumen menjadi tantangan utama yang dihadapi banyak merek saat ini. 

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (25/6) Tak Bergerak, Buyback Anjlok

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stabil pada Kamis (25/6)

Bedak Tabur Ini Kunci Wajah Glowing: Kulit Berminyak Tak Lagi Masalah

Ingin wajah glowing alami tanpa kilap? Bedak tabur ini tak hanya mengunci riasan, tapi juga menyamarkan pori-pori. Temukan rahasia kulit sehat!

Cek Tanggal Gajian! Promo Gokana Beri Diskon 25% Spesial Hanya untuk Anda Hari Ini

Nikmati diskon 25% di Gokana hanya pada 25 Juni 2026. Ada Ramen dan Bento lezat menanti. Segera rencanakan kunjungan Anda sebelum promo berakhir.

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (25/6)

Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Kamis, 26 Juni 2026 dari Kiwoom Sekuritas Indonesia. 

Gajian Hemat Pakai Promo Subway! 3 Sandwich Rp 100 Ribu, Pilih Varian Favorit Anda

Nikmati momen gajian tanpa pusing pengeluaran. Subway punya 3 sandwich 6-inch cuma Rp 100.000. Segera manfaatkan penawaran terbatas ini!

HP Samsung Baterai 6000 mAh: Galaxy M47 Bawa Layar AMOLED 120Hz & Kamera 48MP

HP Samsung M47 5G segera hadir dengan layar Super AMOLED 120Hz dan kamera 48MP. Intip fitur unggulan yang membuatnya layak dinanti.

Korea Selatan Jumpa Afrika Selatan Siapa Menang? Ini Prediksi Laga Grup A

Prediksi Afrika Selatan vs Korea Selatan hari ini Kamis 25 Juni 2026, jadwal pertandingan, peluang lolos Grup A, dan prediksi skor terbaru.