M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Ketahui Gejala & Pencegahannya yuk

Waspada! Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Ketahui Gejala & Pencegahannya yuk
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Gejala campak perlu diwaspadai seiring meningkatnya kasus penyakit ini di Indonesia. Di Februari 2026, tercatat 8.810 kasus suspek, 12 Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak yang dikonfirmasi ada di 6 provinsi. 

Tak sedikit orang yang mengira bahwa campak hanya berupa ruam dan demam biasa. Namun, penyakit ini sebenarnya sangat menular dan bisa menyebar dengan cepat di lingkungan sekitar.

Baca Juga: 21 Penyakit Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan Mulai Januari 2026, Ini Daftarnya

Bahkan, satu orang yang terinfeksi bisa menularkan virus kepada 18 orang lainnya. Jadi, penyebarannya dapat terjadi dalam waktu singkat.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala campak sejak dini agar penanganan dapat segera dilakukan. Penyakit ini tidak hanya menyebabkan demam dan ruam di kulit, tapi juga berisiko memicu komplikasi serius, tertama pada anak-anak.

Dengan memahami tanda-tandanya dan melakukan langkah pencegahan tepat, diharapkan penyebaran penyakit ini bisa ditekan. 

Baca Juga: Waspada Super Flu, Kenali Cara Mencegah Penyakit Ini Sejak Dini

Dikutip dari Instagram @kemenkes_ri, masa inkubasi penyakit campak adalah 10 hari. Berikut beberapa gejala penyakit campak yang bisa Anda kenali sejak dini:

  • Demam tinggi (umumnya hari ke-15 setelah paparan)
  • Ruam merah makulopapular (muncul hari ke-18)
  • Mata merah (konjungtivitas)
  • Gatal-gatal, kadang disertai diare
  • Batuk dan pilek

Penyakit campak bisa berisiko mendatangkan sakit yang lebih serius, seperti:

  • Sesak napas akibat radang paru (pneumonia)
  • Kerusakan otak progresif, seperti Panensefalitis Sklerosis Subakut
  • Kejang akibat radang otak (ensefalitis)
  • Kematian

Baca Juga: Anak Dapat Gizi Selama 1.000 Hari Pertama, 10 Kali Lebih Besar Terhindar Penyakit

Untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan imunisasi campak dan MMR. Imunisasi sebaiknya dilakukan saat anak berusia 9 bulan, lalu diberikan vaksin MMR saat anak berusia 12-18 bulan dan diulang saat usianya 5-7 tahun.

Sedangkan, bagi orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin campak atau MMR, maka Anda bisa tetap melakukan imunisasi sebanyak 2 dosis, dengan jarak 28 hari antara dosis pertama dan kedua.

Namun, harus diingat bahwa vaksin MMR tidak boleh diberikan pada ibu hamil ya.

Baca Juga: Banyak Risiko Penyakit Terdeteksi Dini, Ini Pentingnya Rutin Periksa Kesehatan

Bagi seseorang yang menderita campak atau sedang merawat campak, maka lakukan beberapa hal berikut:

  • Tidak berbagi peralatan makan dan perlengkapan mandi.
  • Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap menutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin dengan lengan atau tisu. Lalu, buang tisu di tempat sampah.
  • Bersihkan rumah secara rutin dengan desinfektan.

Demi mengendalikan penyebaran campak, Kemenkes RI melakukan beberapa upaya berikut:

  • Penguatan surveilans: memantau ketat dan penyelidikan epidemiologi 1×24 jam sejak kasus ditemukan.
  • Skrining pintu masuk negara: cek suhu dan gejala bagi orang dalam perjalanan.
  • Perluasan imunisasi: penguatan imunisasi rutin dan imunisasi kejar MR, serta pemberian imunisasi tambahan prioritas pada balita di daerah KLB.
  • Tatalaksana medis: isolasi, pengobatan, dan pemberian vitamin A pada pasien.

Jadi, jangan abaikan gejala campak yang muncul agar kesehatan diri dan keluarga tetap terjaga!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Gagal Jantung Tak Selalu Berakhir dengan Transplantasi, Kini Ada Teknologi LVAD

Jangan Abaikan Gagal Jantung, Kini Ada Teknologi Canggih yang Bantu Jantung Tetap Berdetak          

Rahasia Hidup Sehat yang Sering Terlewat, Ternyata Bukan Cuma Rutin Olahraga

Tak Cukup Olahraga, Ini Alasan Menjaga Kesehatan Mental dan Asupan Gizi Sama Pentingnya             

Rumah Sempit Terasa Luas dengan 12 Trik Desain Cerdas ala Kapal Pesiar Modern

Rumah sempit bisa terasa lebih lega dengan trik desain ala kapal pesiar, dari penyimpanan tersembunyi hingga furnitur multifungsi.

Aturan 30 Hari Sebelum Belanja, Trik Mudah Kendalikan Pengeluaran Pribadi

Aturan 30 hari sebelum belanja membantu mengurangi pembelian impulsif dan membuat keputusan keuangan lebih bijak sesuai kebutuhan.

7 Desain Ruang Tamu yang Mulai Ketinggalan Zaman, Ini Kata Desainer

Kenali 7 desain ruang tamu yang mulai terasa usang dan cara membuatnya tetap nyaman, hangat, serta tetap cocok segala kondisi di rumah.​

Tips Cerdas Atur E-Wallet biar Saldo Tidak Hilang Tanpa Disadari

Atur penggunaan e-wallet dengan bijak agar saldo tetap aman, terkontrol, dan tidak habis karena transaksi kecil yang sering terlupakan.

5 Renovasi Dapur yang Terlihat Mewah tetapi Bisa Jadi Pemborosan

Kenali 5 renovasi dapur yang tampak mewah tetapi belum tentu sepadan dengan biaya, fungsi, dan nilai rumah. Cek ulasan lengkapnya berikut ini.​

Lagi Cari Makan di Blok M? Sourdough Pizza Baru dari Fresh Batch Bisa Masuk Wishlist

Ingin Mencicipi Pizza Dilipat? Fresh Batch di Blok M Sajikan Sourdough Pizza dengan Konsep Berbeda  

Promo 8.8 The Body Shop 8 Agustus 2026, Toner-Hair Butter Diskon hingga 70%

Promo The Body Shop 8.8 Beauty Blast Diskon s/d 70% Periode 1-9 Agustus 2026, cek di sini untuk belanja produk favorit.

Jadwal Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026 dan Cara Menontonnya

Jadwal Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026 malam ini, lengkap dengan waktu kick off, stadion, dan siaran langsung.