M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin tembus US$ 80.000, Jangan Buru-Buru Mengejar Reli

Bitcoin tembus US$ 80.000, Jangan Buru-Buru Mengejar Reli
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Bitcoin menguat hingga menembus level US$ 80.000, baru -baru ini. Penguatan tersebut terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar kripto, didukung arus dana masuk ke ETF spot Bitcoin dan perubahan sentimen makro global.

Mengutip coinmarketcap.com, Kamis (27/8) pukul 21.09 WIB, Bitcoin diperdagangkan di level US$79.518. Dalam tujuh hari terakhir, harga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut naik sekitar 11%.

Bitcoin bahkan menyentuh level US$ 80.737 pada 25 Agustus 2026. Padahal, pada 17 Agustus lalu, harga Bitcoin masih berada di sekitar US$ 63.000.

Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, mengatakan, kenaikan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan perubahan sentimen yang cukup signifikan. Penguatan harga berjalan bersamaan dengan meningkatnya permintaan melalui ETF spot Bitcoin dan membaiknya kondisi pasar.

Salah satu katalis yang mendukung penguatan Bitcoin adalah meningkatnya kembali arus dana ke ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot mencatat net inflow secara kumulatif pada periode 17-25 Agustus 2026 dengan total sekitar US$ 2,57 miliar.

Baca Juga: Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Pada periode yang sama, CryptoQuant mencatat Bull Score Bitcoin meningkat dari 30 menjadi 80 dalam sepekan. Kenaikan skor tersebut mencerminkan meningkatnya optimisme dan selera risiko pelaku pasar terhadap Bitcoin.

Dari sisi pergerakan harga, kata Aloysia, Bitcoin mulai mengalami akselerasi pada 19 Agustus dan menguat lebih dari 20% dalam tiga hari. Penguatan tersebut turut diperkuat aksi short squeeze, sebelum Bitcoin akhirnya menembus level US$ 80.000 pada 25 Agustus. Perubahan ini menjadi sinyal beli kembali menguat.

"Arus dana ETF menjadi salah satu indikator bahwa permintaan terhadap Bitcoin kembali menguat. Ketika peningkatan permintaan tersebut berjalan bersamaan dengan kenaikan harga, momentum pasar menjadi lebih kuat," kata Aloysia dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8).

Namun, lanjut Aloysia, pergerakannya tetap perlu dibaca bersama kondisi makro, likuiditas, aktivitas pasar, dan sentimen investor secara keseluruhan. 

Selain faktor dari pasar kripto, perubahan sentimen makro global juga turut mendukung aset berisiko. Salah satunya, kebijakan Treasury buyback atau pembelian kembali sebagian surat utang pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga: Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Departemen Keuangan AS meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah jangka panjang sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas dan mendukung kelancaran perdagangan. Kebijakan tersebut sempat menekan imbal hasil obligasi dan mendorong kembali minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Tetap perlu waspada

Di tengah penguatan Bitcoin, menurut Aloysia, sentimen pasar saat ini sudah berada di area optimistis. Kondisi tersebut memang membuka peluang, tetapi juga dapat meningkatkan risiko volatilitas apabila mulai terlalu agresif mengambil posisi.

"Kenaikan yang berlangsung cepat tetap perlu diimbangi dengan disiplin dalam mengelola risiko, terutama bagi investor yang baru kembali melihat peluang di pasar,” ujarnya.

Maka, penting bagi investor dan trader untuk tetap menyesuaikan strategi dengan tujuan dan profil risiko masing-masing. 

Bagi trader jangka pendek, Aloysia menyarankan investor mengevaluasi ukuran posisi dan batas risiko. Sementara, bagi investor jangka panjang, pendekatan bertahap dapat dipertimbangkan agar keputusan investasi tidak semata-mata didorong oleh kenaikan harga dalam jangka pendek.

“Momentum bullish tidak selalu bergerak dalam satu arah. Fokus investor sebaiknya bukan mengejar harga atau menebak titik tertinggi, tetapi memahami faktor yang menggerakkan pasar dan memiliki rencana menghadapi berbagai skenario,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

5 Resep Minuman Protein untuk Diet yang Mudah Dibuat di Rumah, Sehat dan Lezat lo

Ingin turunkan berat badan lebih efektif? Coba buat sendiri minuman protein untuk diet yang tinggi nutrisi, mengenyangkan, dan ekonomis ini.  

Ampuh & Ekonomis! Inilah 7 Cara Mencerahkan Ketiak Hitam dengan Bahan Alami, Coba yuk

Ketahui langkah mudah dan cara mencerahkan ketiak gelap menggunakan bahan-bahan rumahan yang aman untuk mengembalikan kesehatan kulit Anda.  

Ini Dia 6 Makanan dan Minuman Pembersih Lambung untuk Kurangi Peradangan Pencernaan

Ketahui pilihan makanan dan minuman pembersih lambung alami seperti air kelapa, pisang, hingga jahe untuk bantu pulihkan sistem pencernaan Anda.

Inilah 6 Pilihan Desa Wisata Edukasi Yang Bisa Menjadi Pilihan Pelesir

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merekomendasikan enam desa wisata dalam ajang 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026.

10 Tips Dekorasi Rumah Biar Makin Nyaman, Estetik dan Nggak Terasa Monoton

Berikut ini 10 tips dekorasi rumah yang simpel dan kekinian untuk bikin ruangan lebih nyaman, estetik, berkarakter, tanpa renovasi besar.  

Anak Minta Gawai Mahal untuk Sekolah? Begini Cara Orang Tua Menyikapinya

Anak minta gawai mahal untuk sekolah? Ini cara orang tua menilai kebutuhan, anggaran, dan tanggung jawab sebelum membeli.    

6 Perbaikan Rumah Murah Sebelum Dijual, Bikin Calon Pembeli Minat Membeli

Menjual rumah tidak selalu berarti harus melakukan renovasi besar agar terlihat menarik. Berikut cara mudah biar pembeli makin minat.  

Rayakan Sewindu Beroperasi di Indonesia, PRISM Tebar Diskon Hingga 78%

Lewat program bertajuk OYO's 8th Birthday Sale memberi kesempatan pengguna mendapatkan diskon hingga 78%.​  

Bali Besok (9/10) Didominasi Cerah Berawan, Simak Prakiraan Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Jumat (9/10) didominasi cerah berawan. Suhu udara berada di kisaran 20–31°C.  

Hujan Masih Mendominasi Sejumlah Wilayah, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (9/10)

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Barat mengalami hujan pada Jumat (9/10). Sebanyak 16 wilayah berpotensi hujan ringan.