M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bisa Dicoba Moms! Ini Sederet Terapi untuk Mengatasi Retardasi Mental

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa terapi yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi retradasi mental.

Retardasi mental adalah gangguan perkembangan otak yang ditandai dengan nilai IQ di bawah rata-rata dan ketidakmampuan melakukan aktivitas sehari-hari.

Retardasi mental juga dikenal dengan istilah gangguan intelektual. Retardasi mental bisa terjadi kapan saja, bahkan sebelum anak lahir. 

Namun, gejala gangguan ini biasanya baru terlihat ketika anak memasuki masa perkembangan, yaitu di usia kurang dari 18 tahun. 

Gejala retardasi mental pada tiap penderitanya bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat dan bisa semakin parah jika tidak diatasi.

Dilansir dari Mental Health, inilah beberapa terapi yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi retradasi mental, antara lain: 

Baca Juga: Jangan Langsung Panik Moms! Ini 5 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

1. Kesulitan berbicara 

2. Kemampuan untuk duduk, merangkak, atau berjalan sendiri yang lebih lambat dicapai bila dibandingkan dengan anak-anak lain 

3. Kesulitan dalam mempelajari kegiatan sehari-hari, seperti berpakaian atau makan 

4. Kesulitan dalam mengendalikan emosi, seperti mudah marah 

5. Ketidakmampuan memahami konsekuensi atas tindakan yang diambil 

6. Penalaran yang buruk dan sulit memecahkan suatu masalah 

7. Daya ingat yang buruk 

Berbagai terapi bisa membantu keterampilan serta perilaku adaptif seseorang dengan kondisi retardasi mental. Berikut jenis terapi yang bisa dilakukan:  

1. Terapi yang diisi kemampuan dasar 

Contoh terapi ini mencakup perawatan diri (misalnya, berdandan, berpakaian, makan, mandi), kegiatan dan keterampilan ketenagakerjaan. 

Selain itu bisa melakukan aktivitas rekreasi (misalnya, merajut, bermain game), dan kegiatan domestik (misalnya, memasak, membersihkan, mencuci). 

2. Terapi bicara

Terapi bicara mengacu pada psikoterapi, di mana psikoterapi berguna untuk banyak gangguan kejiwaan.

Namun, psikoterapi tidak bisa mengobati, menahan, atau menyembuhkan retardasi.  

Beberapa jenis psikoterapi bisa menjadi terapi tambahan untuk pengidap retardasi mental yang juga mengalami  depresi.  

3. Terapi fisik

Ini adalah terapi fisik yang bisa meningkatkan kualitas hidup dengan memaksimalkan mobilitas, memberikan solusi adaptif untuk masalah mobilitas, dan meningkatkan integrasi sensorik. 

Baca Juga: Sederet Manfaat Bunga Kenanga untuk Tubuh, Bisa Mengobati Infeksi Jamur

4. Terapi orthomolecular

Diet dan nutrisi juga sangat berpengaruh pada orang dengan kondisi retardasi mental.

Terapi orthomolecular bisa mendukung gangguan kognitif yang dialami pengidap retardasi mental, dan ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan gizi dan nutrisi.  

5. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu bisa digunakan sebagai penanganan untuk gangguan neurokognitif, namun hanya jika ini menjadi penyebab retardasi mental.  

Itulah beberapa terapi yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi retardasi mental yang sedang dialami serta selalu konsultasikan dengan psikolog atau psikiater.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.  

Futurepreneur Lab 2026, Bantu Startup Tahap Awal Lewat Program Akselerasi

WU Hub Coworking Space meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu startup tahap awal mendapat validasi pasar dan gaet investor.

Imbas Efisiensi Anggaran, Damkar Yogyakarta Seleksi Ketat Pengaduan Warga

Damkar Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat akibat efisiensi anggaran.

Redmi Note 15: Layar AMOLED 3.200 Nits, Skor AnTuTu 800 Ribuan

Layar AMOLED 6,77 inci Redmi Note 15 tembus 3.200 nits, menjanjikan visual tajam di luar ruangan. Cek detail performa gaming dan kamera 50MP! 

Produsen Nestle dan Makarizo (ADES) Siap Tantang Yupi di Bisnis Permen Gummy

PT Akasha Wira International Tbk (ADES) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2026.