M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Beli Rumah Lewat KPR, Ini Rincian Biaya Yang Harus Disiapkan

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Siapkan uang lebih jika berniat rumah lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pasalnya, biaya yang dibutuhkan tidak hanya tanda jadi dan uang muka saja. Ada biaya notaris hingga asuransi yang wajib dibayarkan.

Mulai banyak pengembang yang menawarkan rumah secara KPR tanpa uang muka. Jelas ini menimbulkan ketertarikan bagi yang ingin segera punya rumah. Namun, tetap ada biaya yang harus disiapkan.

Dani Indra, Direktur Coldwell membagi dua biaya. Pertama adalah biaya pembelian rumah saat rumah dan sertifikat belum jadi. "Untuk KPR umumnya dibutuhkan tambahan biaya sekitar 3-4%," katanya. 

Baca Juga: Beli properti lewat lelang, timbang untung ruginya

Ia merinci biaya yang dimaksud adalah biaya administrasi bank sekitar 1% dari harga rumah. Kemudian biaya notaris untuk perjanjian dan proses Hak Tanggungan sekitar  0,7% hingga 1%. 

Adapula biaya asuransi baik jiwa dan kebakaran tergantung dari usia, lama pinjaman, harga rumah. Biaya ini berkisar 1%-3%.

"Biaya-biaya ini sangat tergantung dari pihak bank dan pihak pengembang, karena sering kali terdapat promosi yang dilakukan, sehingga dapat mengurangi biaya-biaya tersebut," kata Dani pada momsmoney.id. 

Lantas biaya kedua adalah biaya setelah sertifikat selesai. Pembeli harus melakukan proses resmi jual beli (AJB) dan mengganti nama di sertifikat menjadi nama pembeli. 

Dani menyebutkan terdapat biaya AJB dan balik nama sekitar 8% dari harga rumah. Kemudian ada  Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. (BPHTB) sekitar  5% dari harga beli yang dikurangi batas tidak kena pajak ( Rp 60 juta). 

Tak sampai disitu, masih ada biaya notaris untuk pengurusan AJB dan balik nama. Untuk yang satu ini sekitar 2%-3% bergantung pada harga beli rumahnya. 

"Biaya untuk AJB dan BPHTB di beberapa perumahan diminta dibayarkan dimuka. Umumnya untuk kelas menengah bawah yang pembangunan rumahnya relatif cepat dan sertifikatnya relatif cepat pecah," kata Dani. 

Jadi, sudahkah dana Anda cukup untuk mengajukan KPR?

Selanjutnya: Berkat DP Rendah KPR pun Bergairah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Mesir vs Iran dan Selandia Baru vs Belgia (27/6): Intip Skor Akhirnya

Prediksi Mesir vs Iran dan Selandia Baru vs Belgia, lengkap dengan jadwal pertandingan, peluang lolos, dan prediksi skor terbaru.

Prediksi Tanjung Verde vs Arab Saudi dan Uruguay vs Spanyol (27/6)

Prediksi Tanjung Verde vs Arab Saudi dan Uruguay vs Spanyol, lengkap dengan jadwal, peluang lolos, dan prediksi skor.

Prediksi Senegal vs Irak: Laga Penentuan yang Wajib Dimenangkan

Prediksi Senegal vs Irak, jadwal pertandingan, susunan pemain, dan prediksi skor laga penentuan Grup I Piala Dunia 2026.  

Prediksi Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe dan Haaland Berebut Juara Grup

Prediksi Prancis vs Norwegia, jadwal, prediksi skor, serta duel Mbappe vs Haaland yang menentukan juara Grup I Piala Dunia 2026.  

7 Makanan yang Bisa Mempengaruhi Tekanan Darah Anda

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang bisa mempengaruhi tekanan darah, lho. Apa sajakah itu?         

7 Alasan Pentingnya Rutin Memantau Tekanan Darah bagi Kesehatan

Ternyata ini, lo, beberapa alasan pentingnya rutin memantau tekanan darah bagi kesehatan. Apa sajakah itu?

Sprite Nipis Mint Diluncurkan, Padukan Rasa Jeruk Nipis dan Mint

Coca-Cola Indonesia resmi meluncurkan SPRITE Nipis Mint, memadukan kesegaran asam dari rasa jeruk nipis dengan sensasi mint.

8 Barang di Garasi yang Sebaiknya Jangan Dibuang, Nomor 5 Suka Bikin Menyesal

Jangan buru-buru mengosongkan garasi. Beberapa barang ini sebaiknya tetap disimpan karena bisa berguna di kemudian hari, lo.

Cara Menerapkan Manajemen Keuangan biar Bisnis Stabil dan Siap Berkembang

Manajemen keuangan membantu bisnis Moms lebih sehat, mengatur arus kas, mengurangi risiko, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.​

Bitcoins cs Ambles Gara-Gara Inflasi AS Memanas, Kuartal 3 Paling Krusial

Bitcoin dan Ethereum anjlok dalam 24 jam terakhir, merespons potensi kebijakan moneter The Fed yang hawkish.