M O M S M O N E Y I D
AturUang

Beli Rumah atau Sewa? Acuan Masuk Akal untuk Anak Muda agar Keuangan Aman

Beli Rumah atau Sewa? Acuan Masuk Akal untuk Anak Muda agar Keuangan Aman
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak yuk sebelum pilih beli rumah atau sewa, langkah masuk akal dari biaya, risiko, dan strategi agar keuangan kamu tetap aman.

Memilih antara beli rumah atau sewa sering bikin bingung, apalagi di tengah biaya hidup yang makin naik. Banyak orang menganggap punya rumah adalah simbol kesuksesan, tapi faktanya tidak selalu sesederhana itu. 

Di sisi lain, menyewa juga sering dianggap kurang menguntungkan, padahal bisa jadi pilihan cerdas tergantung kondisi. 

Melansir dari Britannica Money, keputusan ini sebenarnya sangat personal dan dipengaruhi oleh gaya hidup, kondisi finansial, serta rencana masa depan.

“Keputusan membeli atau menyewa rumah pada akhirnya ditentukan oleh bagaimana seseorang menimbang keuntungan dan risikonya,” ujar Colin Dodds.

Baca Juga: Efek Kekayaan: Saat Merasa Kaya Justru Bisa Membuat Finansial Anda Terpuruk

Biaya membeli rumah yang wajib dipahami sejak awal

Kalau kamu berpikir beli rumah hanya soal bayar cicilan, kenyataannya jauh lebih kompleks dari itu.

Pertama, ada uang muka yang umumnya sekitar 20% dari harga rumah. Nilainya tidak kecil dan sering jadi tantangan terbesar bagi banyak orang. Setelah itu, ada biaya tambahan saat transaksi yang bisa mencapai 1,5% hingga 6%.

Masuk ke tahap kepemilikan, kamu harus siap dengan cicilan bulanan yang jumlahnya bisa berubah tergantung suku bunga. Selain itu, ada juga pajak properti, biaya asuransi, dan pengeluaran rutin untuk perawatan rumah.

Hal yang sering terlupakan adalah biaya tak terduga. Misalnya atap bocor, kerusakan listrik, atau renovasi kecil yang kalau ditotal bisa cukup menguras tabungan.

Keuntungan membeli rumah untuk masa depan

Walaupun biayanya besar, banyak orang tetap memilih beli rumah karena ada nilai jangka panjang yang ditawarkan.

Properti secara historis cenderung naik nilainya, meskipun tidak selalu cepat. Ini membuat rumah sering dianggap sebagai investasi yang relatif aman.

Selain itu, cicilan dengan bunga tetap memberi rasa aman karena pengeluaran bulanan lebih stabil. Dalam jangka panjang, ketika cicilan selesai, kamu punya aset tanpa beban pembayaran besar.

Keuntungan lainnya adalah kebebasan. Kamu bisa renovasi, ubah desain, atau menata rumah sesuai selera tanpa perlu izin siapa pun.

Tidak kalah penting, rumah juga bisa menjadi sumber dana di masa depan melalui ekuitas yang terbentuk seiring waktu.

Biaya sewa yang sering dianggap sepele

Banyak orang memilih sewa karena terlihat lebih ringan, tapi tetap ada hal yang perlu diperhatikan.

Saat awal masuk, biasanya kamu harus membayar uang jaminan minimal satu bulan. Di beberapa kondisi, jumlahnya bisa lebih besar.

Selain itu, ada kemungkinan biaya tambahan seperti jasa perantara. Dan yang paling penting, harga sewa bisa naik sewaktu waktu.

Kekurangan utama dari menyewa adalah kamu tidak membangun aset. Uang yang dikeluarkan setiap bulan tidak memberikan nilai jangka panjang.

Baca Juga: Bukan Gaji Tinggi, Kunci Pensiun yang Nyaman Ternyata Cuma Lakukan 3 Hal Ini

Keuntungan menyewa untuk gaya hidup fleksibel

Di balik kekurangannya, menyewa punya keunggulan yang tidak bisa diabaikan.

Fleksibilitas adalah alasan utama. Kamu bisa pindah kapan saja tanpa ribet menjual properti. Ini cocok untuk kamu yang masih eksplor karier atau lokasi tempat tinggal.

Dari sisi keuangan, menyewa juga membuat kamu tidak perlu mengeluarkan dana besar di awal. Uang tersebut bisa dialihkan ke investasi lain atau dana darurat.

Selain itu, kamu tidak perlu pusing soal perbaikan rumah. Semua itu biasanya menjadi tanggung jawab pemilik.

Kapan sebaiknya beli rumah dan kapan lebih baik sewa?

Tidak ada jawaban yang cocok untuk semua orang, tapi ada beberapa patokan sederhana yang bisa kamu gunakan.

Kalau kamu sudah punya penghasilan stabil, berencana tinggal lama di satu tempat, dan siap dengan biaya awal besar, beli rumah bisa jadi pilihan tepat.

Sebaliknya, kalau kamu masih ingin fleksibel, belum punya dana cukup, atau sering berpindah, menyewa adalah opsi yang lebih masuk akal.

Kondisi pasar juga penting. Di beberapa daerah, harga rumah bisa sangat tinggi sehingga menyewa justru lebih efisien secara finansial.

Beli rumah atau sewa bukan soal mana yang lebih keren, tapi mana yang paling sesuai dengan kondisi hidupmu saat ini. 

Membeli rumah menawarkan stabilitas dan potensi investasi, sementara menyewa memberi kebebasan dan fleksibilitas. 

Memahami biaya, risiko, dan keuntungan masing masing, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih cerdas tanpa memaksakan keadaan. 

Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah yang membuat keuanganmu tetap sehat sekaligus mendukung gaya hidup yang kamu inginkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Alasan Anda Perlu Pemanasan Sebelum Mulai Olahraga, Ada Gerakan Khusus

Apa yang terjadi jika aktivitas pemanasan tidak dilakukan sebelum mulai berolah raga? Simak jawabannya di sini.

HP Oppo dengan Baterai 6.500 mAh & SUPERVOOC 45W, Isi Daya Kurang dari Sejam

Layar HP Oppo A6x capai kecerahan 1.125 nits yang memukau. Namun, resolusi HD+ memicu keraguan calon pembeli. Cek ulasannya di sini.

BBRI dan BBCA Diborong Asing, Cek Saham Dengan Net Buy Terbesar Pekan Lalu

Aksi beli asing ini turut mendorong penguatan IHSG ditutup naik 0,37% ke level 6.525,69 pada Jumat lalu (21/8).  

Promo Bakmi GM x Dufan, Beli Paket Combo Dapat Diskon Tiket Dufan hingga 50%

Nikmati lezatnya paket Combo Bakmi GM x Sosro dan dapatkan diskon tiket Dufan hingga 50%. Manfaatkan promo Bakmi GM ini untuk liburan lebih hemat.

Makanan yang Bikin Berat Badan Cepat Turun, Bantu Kelola Kadar Gula Darah

Kombinasi makanan serat tinggi mempercepat penurunan berat badan. Pahami cara kerja nutrisi ini dalam menjaga stabilitas gula darah.

Sering Muncul Memar Tanpa Sebab? Bisa Jadi Kurang Vitamin C, Kenali Tandanya Ini

Tubuh akan menunjukkan beberapa tanda saat kekurangan asupan vitamin C lo. Berikut beberapa di antaranya.

Sering Dianggap Maag Biasa, Ini 7 Gejala Kanker Lambung Stadium Awal

Gejala kanker lambung stadium awal sering kali luput dari perhatian. Kenali tanda-tandanya sejak dini agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Cegah Kanker dan Turunkan Tekanan Darah, Ini 6 Manfaat Bayam bagi Tubuh

Merupakan sayuran yang mudah ditemukan di mana-mana, ketahui apa saja manfaat sayur bayam di sini, yuk.

Sakit Punggung Jadi Tanda Penyakit Asam Urat lo, Hindari Makanan Berikut

Sakit punggung bisa dipicu penumpukan kristal asam urat lo. Pelajari daftar pemicu utama yang wajib dihindari demi kesehatan sendi.

Mengenal 7 Manfaat Muesli, Superfood Tinggi Serat yang Cocok buat Diet Sehat

Muesli diproses tanpa pemanggangan sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga. Simak ragam manfaat muesli untuk kesehatan dan diet Anda.