M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jumlah Anak Muda yang Mengalami Asam Urat Meningkat, Dokter Ingatkan Gejala Ini

Jumlah Anak Muda yang Mengalami Asam Urat Meningkat, Dokter Ingatkan Gejala Ini
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Asam urat dulunya dianggap sebagai penyakit lansia, terutama pada pria paruh baya. Dalam beberapa tahun terakhir angka penderita asam urat pada anak muda, terutama mereka yang berusia 25 hingga 40 tahun semakin meningkat.

Dr. Kieu Xuan Thy, Wakil Kepala Fasilitas 3 Rumah Sakit di Kota Ho Chi Minh, mengatakan, asam urat mengganggu metabolisme dan ditandai dengan peningkatan asam urat dalam darah.

“Asam urat yang tinggi membuat munculnya penumpukan kristal di persendian. Serangan asam urat akut biasanya ditandai dengan episode nyeri sendi yang parah, pembengkakan, rasa panas, dan kemerahan pada satu atau lebih sendi,” jelasnya.

Alasan utama anak muda rentan terhadap asam urat adalah gaya hidup modern yang tidak sehat.

Kebiasaan mengonsumsi banyak daging merah, seafood, alkohol, minuman ringan berkarbonasi, dan makanan cepat saji jadi faktor utama yang memicu peningkatan asam urat.

Baca Juga: Rekomendasi Herbal Alami untuk Mengobati Asam Urat Tinggi

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang bergaya hidup sederhana, generasi muda saat ini kerap kali terpapar makanan industri dan kebiasaan berpesta. Sehingga, menyebabkan gangguan metabolisme lebih dini.

Selain itu, kurang olahraga dan kelebihan berat badan juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko asam urat pada anak muda. Kurang olahraga dapat menurunkan fungsi metabolisme dan ekskresi asam urat melalui ginjal. 

Kebiasaan duduk terlalu lama, stres berkepanjangan, dan kurang tidur dapat mengganggu seluruh sistem metabolisme tubuh. Asam urat bukan lagi disebabkan oleh usia, melainkan manifestasi dari gaya hidup yang tidak sehat.

Faktor penyebab asam urat di usia muda

Dilansir dari Nhandan.vn, ilmu kedokteran modern telah mencatat bahwa sekitar 10-15% penderita asam urat memiliki faktor genetik dalam gangguan metabolisme purin.

Namun, faktor genetik seringkali hanya berperan fundamental, pola makan dan lingkungan tempat tinggallah yang memicu penyakit ini.

Dalam banyak kasus, anak muda cenderung subjektif dan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Mereka cenderung mengabaikan gejala seperti nyeri, pembengkakan sendi ringan. Mereka akan sadar saat terjadi serangan asam urat akut dengan gejala yang serius.

Pada anak muda, ketidakseimbangan energi terjadi ketika tubuh dipengaruhi oleh alkohol, begadang dan pola makan tidak sehat. Darah dan energi yang rusak menyebabkan nutrisi sendi tidak tercukupi, panas dan lembap akan terakumulasi di persendian, menyebabkan pembengkakan dan nyeri.

Nyeri asam urat pada anak muda seringkali mudah kambuh, berkembang dengan cepat, dan cenderung merusak ginjal sejak dini jika tidak dikontrol dengan baik. Banyak kasus di mana orang berusia 30 tahun memiliki tofi di sekitar sendi, deformitas sendi hingga batu ginjal.

Identifikasi risiko sejak dini, lakukan perubahan gaya hidup, dan pengobatan yang tepat jadi kunci untuk keluar dari siklus nyeri yang disebabkan oleh asam urat.

Baca Juga: Perlukah Operasi Pengangkatan Tofi pada Pasien Asam Urat? Simak Ulasannya

Cara mencegah asam urat akut

Menurut Dr. Xuan Thy, hal pertama yang perlu dilakukan pasien adalah mengontrol kadar asam urat dalam darah. Tujuan pengobatan biasanya adalah menjaga kadar asam urat di bawah 6 mg/dL atau lebih rendah pada pasien yang sudah memiliki tofi.

Penggunaan obat penurun asam urat harus benar-benar mengikuti petunjuk dokter spesialis. Jangan sembarangan meningkatkan dosis atau tiba-tiba menghentikan penggunaan obat, karena dapat memicu serangan asam urat baru.

Pola makan juga berperan penting dalam mengendalikan dan mencegah penyakit ini. Pasien harus membatasi makanan kaya purin seperti jeroan, daging merah, seafood, terutama sarden dan ikan teri.

Selain itu, alkohol dan minuman manis tinggi fruktosa harus dihindari karena jadi faktor yang meningkatkan produksi asam urat. Konsumsi sayuran hijau, buah-buahan segar, produk susu rendah lemak, dan air putih untuk meningkatkan ekskresi asam urat melalui ginjal.

Menjaga berat badan yang sehat juga dapat mengurangi risiko serangan asam urat secara signifikan. Obesitas tidak hanya meningkatkan produksi asam urat tetapi juga mengurangi kemampuan ginjal untuk membuangnya. 

Penurunan berat badan harus dilakukan secara perlahan dan tepat, tanpa berpuasa atau diet berlebihan, karena hal ini dapat mengganggu metabolisme dan memicu serangan asam urat.

Selain itu, pasien perlu menghindari faktor-faktor yang memicu serangan asam urat seperti stres berkepanjangan, trauma dan penggunaan diuretik tanpa resep. Kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan lipid juga perlu diobati karena akan meningkatkan risiko komplikasi.

Konsultasi rutin dengan dokter diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas pengobatan, memeriksa kadar asam urat, dan menyesuaikan pengobatan. Jika terkontrol dengan baik, serangan asam urat akut akan berkurang dan menghindari kerusakan pada sendi dan ginjal.

Itulah detail lengkap yang memuat tentang asam urat pada anak muda dan gejalanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Cara Menghilangkan Belang di Wajah dengan Cepat, Terbukti Ampuh!

Inilah 4 cara menghilangkan belang di wajah dengan cepat yang bisa Anda coba. Simak sampai akhir, Moms.  

Selain Seoul, Wisatawan Indonesia Kini Mulai Lirik Destinasi Lain di Korea Selatan

Wisatawan Indonesia tak hanya tertarik mengunjungi Seoul, tetapi makin mencari pengalaman budaya di berbagai destinasi lain di Korea Selatan.

Apa Itu Jerawat Nasi? Ini 4 Penyebab dan Cara Menghilangkannya dengan Tepat

Agar tidak semakin parah, ketahui 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya dengan tepat. Catat, Moms.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/6), Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 23 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

4 Manfaat Ikan Kembung untuk MPASI, Cegah Stunting hingga Anemia pada Si Kecil

Cegah stunting dan tingkatkan kekebalan tubuh bayi dengan MPASI ikan kembung. Berikut 4 manfaat ikan kembung untuk MPASI.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 23 Juni 2026: Libra Hoki, Gemini & Cancer Kabar Baik

Cek ramalan zodiak besok Selasa 23 Juni 2026, mulai karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan yang terbaru dan lengkap di sini.​

Butter Baby Buka Gerai di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Butter Baby buka outlet baru di Bandara Soekarno Hatta dan tengah bersiap ekspansi global dengan negara tujuan pertama, Thailand di 2027.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (23/6): Hujan Turun di Wilayah Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok Selasa (23/6), didominasi hujan dan berawan.

Tak Cuma Capek Fisik, Pekerjaan Rumah Tangga Juga Bebani Mental

​Bersama bTaskee Indonesia, psikolog mengungkap dampak mental load yang rentan dialami oleh ibu bekerja.

Cerah 32 °C di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (23/6)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakiraan cuaca Jawa Timur besok, Selasa (23/6), didominasi cerah.