M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Begini Pemanfaatan Teknologi dan AI dalam Ekosistem Pendidikan di Perguruan Tinggi

Begini Pemanfaatan Teknologi dan AI dalam Ekosistem Pendidikan di Perguruan Tinggi
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Perguruan tinggi perlu memperkuat pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence atau AI dalam ekosistem pendidikan. Tapi, pemanfaatan AI dan teknologi digital tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran.

Menjadi bekal investasi jangka panjang, pendidikan tinggi perlu jadi perhatian khusus orang tua untuk anak memiliki kesiapan karier serta kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan industri yang terus berubah.

Belakangan kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kini semakin terlihat jelas. Hal ini menjadi perhatian banyak orang tua dalam menentukan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.

Di tengah perubahan dunia profesional yang berlangsung cepat, orang tua kini idak hanya mempertimbangkan kualitas akademik sebuah kampus, tetapi juga bagaimana universitas dapat membantu mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi masa depan arier setelah lulus.

Survei global dari ManpowerGroup menunjukkan, sebanyak 77% perusahaan masih kesulitan menemukan talenta dengan keterampilan yang sesuai.

Kondisi ini memperlihatkan, tantangan saat ini tidak hanya terletak pada ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan lulusan dalam memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Selain itu, laporan World Economic Forum juga memprediksikan, sekitar 22% pekerjaan global akan mengalami perubahan sebelum tahun 2030. Artinya, generasi muda perlu dipersiapkan dengan keterampilan, pengalaman, dan kemampuan adaptasi yang relevan dengan perkembangan masa depan.

Rektor Bius University Dr. Nelly, S.Kom., M.M. menyampaikan, pendidikan tinggi saat ini perlu mampu memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Baca Juga: Lulus Langsung Siap Kerja, IWIP Buka Program Magang Industri bagi Mahasiswa

“Pendidikan tinggi saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global,” ujarnya dalam keterangan resmi Jumat (29/5).

Ia menambahkan, pengalaman belajar yang fleksibel dan terintegrasi dengan dunia nyata menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan.

“Mahasiswa perlu memiliki kesempatan untuk memperluas kompetensi, memperoleh exposure global, serta mendapatkan pengalaman profesional sejak dini. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya membantu perkembangan akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia profesional,” tambahnya.

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Binus University sebagai perguruan tinggi swasta di Indonesia memperkuat pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence atau AI dalam ekosistem pendidikan.

Pemanfaatan AI dan teknologi digital di Binus University tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran, tetapi juga mendukung riset, layanan akademik, student service, hingga kolaborasi dengan industri.

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI dapat digunakan secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.

AI menjadi bagian dari pengalaman belajar yang membantu mahasiswa mengeksplorasi ide, menganalisis informasi, memecahkan masalah, serta mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Pemanfaatan teknologi AI juga diperkuat melalui berbagai platform dan layanan digital seperti Binusmaya, Neksus, dan Binus Support. Platform ini mendukung mahasiswa dalam mengakses pembelajaran, layanan akademik, pengembangan diri, serta perencanaan karier secara lebih terarah dan terintegrasi.

Baca Juga: AI Berkembang, Desainer Jadi Salah Satu Profesi Banyak Dicari di Industri Kreatif

Melalui Binusmaya, mahasiswa dapat mengakses berbagai kebutuhan pembelajaran dan aktivitas akademik secara lebih fleksibel.

Sementara Neksus mendukung mahasiswa dalam menavigasi perjalanan belajar, pengembangan diri, serta perencanaan karier yang lebih sesuai dengan minat dan tujuan masa depan.

Di sisi lain, Binus Support menjadi bagian dari layanan mahasiswa yang membantu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan Binusian.

Dalam bidang riset, pemahaman terhadap AI turut menjadi bagian penting untuk mendorong pendekatan penelitian yang lebih adaptif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri.

Hal ini sejalan dengan upaya Binus untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan solusi.

Pemanfaatan AI dan teknologi tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi dengan industri dan program employability. Melalui jejaring industri dan layanan karier, mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan kebutuhan dunia kerja, termasuk bagaimana teknologi digunakan dalam berbagai bidang profesional.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami AI sebagai konsep, tetapi juga melihat penerapannya dalam pembelajaran, riset, layanan, dan kesiapan karier masa depan.

Baca Juga: Pendanaan Riset 2026, Indofood Beri Dana dan Mentoring Riset Mahasiswa

Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, Binus University menghadirkan berbagai program yang memberikan fleksibilitas dan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, seperti Minor Program, Mobility Program, dan Multi-Campus Program.

Melalui Minor Program, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempelajari bidang lain di luar program utamanya guna memperluas kompetensi dan perspektif lintas disiplin.

Sementara Mobility Program memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di kampus BINUS lain maupun institusi mitra internasional, sehingga mahasiswa dapat memperluas exposure global dan pengalaman lintas budaya.

BINUS University juga memiliki Multi-Campus Program yang memungkinkan mahasiswa merasakan pengalaman belajar di berbagai kampus BINUS dengan karakteristik dan keunggulan yang berbeda.

Selain itu, melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman profesional lebih awal melalui enrichment program seperti internship, entrepreneurship, research, community development, hingga international experience.

Didukung oleh lebih dari 170+ universitas mitra di berbagai negara serta lebih dari 2.200+ mitra industri global, BINUS University membuat ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan perkembangan global.

Melalui pendekatan tersebut, Binus University berupaya menciptakan pengalaman pendidikan yang tidak hanya mendukung perkembangan akademik mahasiswa, tetapi juga membantu mempersiapkan mereka menjadi individu yang adaptif, melek teknologi, dan siap menghadapi dunia profesional yang terus berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Taipe Open 2026: Wakil Indonesia Bertumbangan, Sisa 2 di Babak Perempat Final

Hasil Taipe Open 2026, wakil Indonesia berguguran, tersisa satu ganda putra dan satu ganda campuran di babak perempat final.

6 Ide Kamar Mandi Warna Cerah yang Bikin Ruang Sempit Terasa Tenang

Kamar mandi warna cerah bisa terasa nyaman dan berkelas. Coba 6 ide sederhana untuk memadukan warna, material, dan dekorasi.  

5 Inspirasi Ruang Makan Timeless yang Tetap Cantik Meski Tren Terus Berubah

Ruang makan tak harus ikut tren. Simak 5 ide timeless yang nyaman, praktis, dan cocok diterapkan di rumah Indonesia.​  

5 Ide Dekorasi Kamar Mandi yang Bikin Suasana Baru Tanpa Renovasi

Coba 5 ide dekorasi kamar mandi yang praktis dan cepat untuk membuat ruangan terasa lebih rapi, nyaman, dan segar.  

Tips Moms Mengatur Waktu dan Keuangan biar Bisnis Tetap Berjalan

Moms bisa menjaga bisnis tetap berjalan dengan mengatur waktu, memisahkan uang usaha, dan menyiapkan dana cadangan.

Uang Habis Total? Ini Cara Bertahan Sambil Menata Keuangan dari Nol

Uang habis total? Simak cara bertahan, mengatur kebutuhan, mencari pemasukan, dan memulihkan keuangan secara bertahap.

Tetap Bisa Healing Tanpa Boros, Ini Cara Mengatur Anggaran Hiburan

Hiburan makin mahal, tetapi tetap bisa dinikmati tanpa boncos dengan mengatur prioritas dan menyiapkan anggaran.

Tinggi Natrium & Gula, Ini 5 Bahaya Sering Makan Kecap Manis Termasuk Hipertensi

Sering menambahkan kecap manis di hidangan? Hati-hati lonjakan garam dan gula yang mengintai kesehatan jantung serta metabolisme tubuh Anda.

Sering Minum Milk Tea? Waspadai 4 Bahaya Kesehatan Ini Buat Tubuhmu, Bikin BB Naik

Pahami risiko kesehatan di balik nikmatnya segelas milk tea, mulai dari obesitas hingga diabetes. Ketahui dampak dan cara menikmatinya lebih aman!

Tak Ada Hujan di Jawa Timur Besok, Ini Prakiraan Cuaca Jumat (31/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok Jumat (31/7) didominasi cerah berawan tanpa potensi hujan.