MOMSMONEY.ID - Mahasiswa yang sedang mencari pendanaan untuk skripsi atau penelitian bisa mencoba Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026–2027.
Program dari Indofood Sukses Makmur ini kembali dibuka untuk mahasiswa S1 di seluruh Indonesia yang memiliki penelitian seputar pangan fungsional berbasis potensi dan kearifan lokal.
Program IRN sudah berjalan selama 20 tahun. Hingga kini, IRN tercatat telah menerima lebih dari 8.300 proposal penelitian dan mendanai lebih dari 1.100 riset mahasiswa dari lebih dari 200 perguruan tinggi di Indonesia.
Head of Corporate Communications Indofood Stefanus Indrayana mengatakan, program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi peneliti muda yang inovatif.
Tahun ini, pelaksanaan Program Indofood Riset Nugraha memasuki usia ke-20 tahun, sebuah wujud nyata komitmen Indofood untuk mendukung semangat generasi peneliti muda Indonesia.
Baca Juga: Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Juni 2026, Indofood Ikut Ambil Bagian
"Kami berharap IRN dapat terus membangkitkan semangat peneliti muda Indonesia menjadi scientific-preneur yang inovatif, yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya, Selasa (19/5).
Tak hanya mendapat bantuan dana penelitian, peserta terpilih juga akan memperoleh pendampingan dari tim pakar lintas disiplin, mulai dari teknologi pangan, pertanian, gizi dan kesehatan, hingga bioteknologi.
Ketua Tim Pakar IRN, Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pangan di masa depan.
“IRN hadir bukan hanya mendukung riset akademik, tetapi juga turut membangun pola pikir yang kritis, kreatif, berani dan inovatif, serta mendorong mahasiswa untuk berjejaring dan selalu mengembangkan kapasitasnya,” jelasnya.
Untuk IRN 2026–2027, rangkaian sosialisasi akan dimulai pada Juni 2026. Sementara pendaftaran dibuka hingga akhir Agustus 2026 dan pengumuman penerima dana riset dijadwalkan pada pertengahan September 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News