M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Diet Sehat dan Cepat untuk Menurunkan Berat Badan, Coba yuk!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari coba sekarang! Ini dia cara diet sehat dan cepat untuk menurunkan berat badan Anda.

Menurunkan berat badan dengan cepat sering menjadi impian banyak orang, terutama saat ingin tampil lebih percaya diri. Namun, penting untuk memastikan bahwa cara yang digunakan tetap sehat dan tidak membahayakan tubuh.

Diet yang sehat bukan hanya soal mengurangi makanan, tetapi juga tentang memilih pola makan yang tepat dan seimbang. Bersumber dari laman Medical News Today, berikut adalah cara diet sehat dan cepat untuk menurunkan berat badan:

1. Puasa Intermiten

Puasa intermiten adalah pola makan yang melibatkan puasa selama periode tertentu dan makan hanya dalam waktu tertentu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode ini sama efektifnya dengan diet rendah kalori untuk menurunkan berat badan. Beberapa cara populer meliputi:

  • Puasa Bergantian Hari (ADF): Puasa setiap dua hari dan makan seperti biasa pada hari lainnya. Versi yang dimodifikasi memungkinkan makan 25-30% kebutuhan kalori pada hari puasa.
  • Metode 5:2: Puasa dua hari dalam seminggu dengan konsumsi 500-600 kalori pada hari puasa.
  • Metode 16/8: Berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jangka waktu 8 jam (misalnya pukul 12 siang hingga 8 malam).

Pada hari non-puasa, penting untuk tetap menjalankan pola makan sehat dan tidak makan berlebihan.

Baca Juga: 18 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Cocok untuk Anda yang Mager

2. Melacak Pola Makan dan Aktivitas Fisik

Mencatat apa yang Anda makan dan aktivitas fisik Anda membantu meningkatkan kesadaran akan pola kebiasaan sehari-hari. Dengan menggunakan jurnal makanan atau aplikasi pelacak, Anda dapat memonitor asupan kalori dan kemajuan olahraga.

3. Makan dengan Penuh Perhatian

Mindful eating membantu Anda fokus pada makanan dan menikmati setiap gigitan, sehingga mengurangi risiko makan berlebihan. Tips untuk makan dengan penuh perhatian meliputi:

  • Duduk di meja makan tanpa gangguan seperti TV atau ponsel.
  • Mengunyah perlahan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang.
  • Memilih makanan bergizi yang membuat Anda kenyang lebih lama.

Baca Juga: 10 Olahraga Terbaik untuk Membakar Lemak Perut yang Terbukti Efektif

4. Konsumsi Protein di Setiap Makan

Protein dapat menekan hormon lapar seperti ghrelin dan meningkatkan hormon kenyang. Sarapan berprotein tinggi, seperti telur, oatmeal, atau yogurt, membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Protein juga penting untuk mempertahankan massa otot saat menurunkan berat badan.

5. Hindari Gula dan Karbohidrat Olahan

Makanan olahan seperti nasi putih, roti putih, dan pasta cepat dicerna menjadi glukosa, yang dapat memicu peningkatan insulin dan penyimpanan lemak. Gantilah dengan biji-bijian utuh, buah, dan kacang-kacangan untuk membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mengurangi asupan kalori.

6. Perbanyak Serat

Makanan kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, membantu meningkatkan rasa kenyang dan melancarkan pencernaan. Serat juga membantu mengurangi risiko ngemil berlebihan karena membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Baca Juga: Mau Cepat Kurus? Coba Minum Teh yang Paling Ampuh Bakar Lemak Ini, yuk!

7. Jaga Keseimbangan Bakteri Usus

Makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, dan tempe membantu meningkatkan kesehatan usus. Bakteri baik di usus membantu mengontrol berat badan dengan mendukung metabolisme dan pencernaan yang efisien.

8. Tidur yang Cukup

Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Usahakan tidur 7-8 jam per malam untuk mendukung metabolisme dan mengurangi penyimpanan lemak.

Baca Juga: Tips Menghilangkan Lemak Perut yang Paling Efektif, Ayo Coba Terapkan!

9. Kelola Stres

Stres kronis dapat meningkatkan hormon kortisol, yang memicu nafsu makan berlebih, terutama untuk makanan tinggi karbohidrat. Teknik seperti yoga, meditasi, atau berjalan di alam terbuka dapat membantu mengurangi stres dan mendukung penurunan berat badan.

Nah, itu dia beberapa cara diet sehat dan cepat untuk menurunkan berat badan. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: Bisa Naikkan Gula Darah, Apakah Aman Minum Jus bagi Penderita Diabetes?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Ekuador vs Curacao (21/6): La Tri Wajib Menang Demi Jaga Asa Lolos

Prediksi Ekuador vs Curacao Piala Dunia 2026, duel Grup E pada 21 Juni pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium yang penuh gengsi.  

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat