M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bank MAS (MASB) Tak Bagi Dividen, Ini Rencana Bisnisnya di 2026

Bank MAS (MASB) Tak Bagi Dividen, Ini Rencana Bisnisnya di 2026
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) memutuskan untuk tidak membagikan laba buku tahun 2025 sebagai dividen di tahun ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang digelar Rabu, 20 Mei 2026 lalu, manajemen memilih untuk mempertahankan laba. 

Di akhir 2025, bank milik Grup Wings ini membukukan laba Rp 205,13 miliar.

"Tidak adanya pembagian dividen untuk Tahun Buku 2025," tulis manajemen yang dinahkodai Direktur Utama Ho Danny Hartono dalam Keterbukaan Informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mayoritas laba atau sekitar Rp 203,13 dibukukan sebagai laba ditahan untuk penguatan modal bank guna menunjang pertumbuhan ke depan. Lalu, sebesar Rp 2 miliar disisihkan sebagai dana cadangan wajib Bank Mas. 

Pada tahun 2025, Bank MAS mencatatkan aset sebesar Rp 33,10 triliun, tumbuh sebesar 14,59% dari Rp 28,89 triliun di tahun 2024. Kenaikan ini ditopang juga oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) yang juga tumbuh 16,4% year on year menjadi Rp 28,58 triliun. 

Komposisi dana simpanan masyarakat di Bank Mas yaitu giro sebesar 29,26%, tabungan sebesar 9,18%, dan deposito sebesar 61,55%. 

Di tengah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang melambat di tahun 2025, Bank MAS mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau menjadi Rp 13,82 triliun.

Di antaranya, penyaluran kredit digital mengalami pertumbuhan yang tinggi, yaitu sebesar 116,86% dari Rp 520,79 miliar di tahun 2024, menjadi Rp 1,13 triliun di tahun 2025. 

Kendati begitu, Bank Mas mencatatkan kenaikan beban bunga dan beban operasional lainnya. Sehingga, labanya turun 4,4% menjadi Rp 205 miliar dari tahun sebelumnya Rp 214,69 miliar.

Harga saham Bank Mas (MASB) di BEI pada Jumat siang ini (22/5) stagnan di Rp 3.300. Dalam sepekan terakhir, harganya naik 1,23%. 

 

Layanan digital

Sejak tahun lalu, Bank Mas juga meluncurkan layanan MAS Prioritas, di mana nasabah yang memenuhi kriteria dan bergabung dalam layanan ini akan dapat menikmati layanan eksklusif dari personal banker serta penggunaan fasilitas safe deposit box (SDB) maupun airport lounge tertentu secara gratis.

Bank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital, dan juga tetap melakukan perluasan usaha dengan membuka jaringan kantor baru di sentra-sentra bisnis di Indonesia.

Transaksi digital tercatat mencapai 28,78 juta transaksi, meningkat 61,63%, mencakup transaksi ATM dan EDC, Internet Banking, Mobile Banking, dan Merchant QRIS. Sementara tahun lalu, perusahaan membuka tiga kantor cabang, yang menggenapkan seluruhnya menjadi 46 kantor cabang operasional yang tersebar di berbagai kota besar Indonesia. 

Mengutip laporan tahunan, manajemen bersiap menangkap peluang pertumbuhan ke depan, sekaligus menghadapi dinamika pasar yang terus berubah-ubah.

Perbankan Indonesia diperkirakan masih akan dihadapkan dengan ketidakstabilan geopolitik dari perang Rusia–Ukraina dan Timur Tengah, perlambatan perdagangan global akibat kebijakan tarif Donald Trump, dan disrupsi digital dari perkembangan AI dan beragam ancaman kejahatan siber.

Pada tahun 2026 juga diperkirakan akan terjadi naik-turun suku bunga yang tidak terprediksi dan menciptakan risiko pasar yang lebih rumit bagi bank-bank di negara berkembang.

Meski demikian, Bank yakin, Pemerintah Indonesia akan mendorong sektor-sektor ekonomi yang sebelumnya stagnan dapat kembali berfungsi dengan maksimal untuk mendorong perekonomian.

Strategi yang digunakan Bank MAS tahun ini yaitu terus mengembangkan inovasi layanan digital, melengkapi fitur produk, serta memperkuat program loyalitas dan layanan bagi nasabah prioritas. 

Penyaluran kredit melalui kanal digital terus dikembangkan kepada sektor UMKM yang kian bertumbuh positif melalui perluasan ke area-area baru dalam jaringan ekosistem Wings Group yang sangat luas. Begitu juga keberadaan jaringan cabang akan memanfaatkan ekosistem pemasok dan distributor nasabah maupun Wings Group.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.