M O M S M O N E Y I D
Santai

Baliho Sudah Tak Efektif, Sebaiknya Media Kampanye Beralih Ke Ini!

Baliho Sudah Tak Efektif, Sebaiknya Media Kampanye Beralih Ke Ini!
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Pemasangan alat peraga baliho politik di area publik dinilai mengganggu. Selain itu pesan komunikasi yang hendak disampaikan juga menjadi tidak efektif.

“Di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan lain-lain, di mana informasi lebih mudah ditemukan, rasanya kurang masuk di akal jika baliho politik masih bertebaran di mana-mana. Segregasinya masih sangat miskin,” kata Content Creator sekaligus Founder Malaka Project Ferry Irwandi saat menjadi pembedah hasil #PraxiSurvey bertema Aspirasi dan Preferensi Mahasiswa pada Pemilu 2024 di Jakarta (22/1).

Baca Juga: Ingin Gunakan Cat Hijau Inggris di Rumah? Ini lo Caranya

Pendapat Ferry nyatanya sejalan dengan hasil survei Praxis PR yang mengungkap fakta bahwa hanya ada 21,08 persen mahasiswa yang masih menjadikan iklan OOH (Out of Home), seperti baliho, sebagai sumber informasi politik. Lalu apa media kampanye yang efektif saat ini?

Ini media kampanye yang efektif menyasar anak muda
Sementara sumber informasi politik yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa adalah media massa daring (66,43%), Instagram (50,63%), dan Televisi (47,15%). 

Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengacu pada sumber pemberitaan yang kredibel dalam mencari informasi. Meski demikian, media sosial juga masih digunakan sebagai ruang kontestasi politik dan sumber informasi.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan baliho politik dan bendera partai dinilai juga merusak estetika dan pemandangan. “Saya malah masih melihat baliho politik dari Pemilu 2019 di jalanan. Ini tandanya para partai politik tersebut hanya memasang saja, tanpa memikirkan bagaimana membersihkan baliho-baliho ini,” ujar Ferry. 

Selain merusak pemandangan, pemasangan baliho politik di area terbuka juga sempat memakan korban pengendara kendaraan umum. Mengutip informasi dari media, alat peraga kampanye (APK) ini sempat membuat kecelakaan kepada sepasang suami istri.

Baca Juga: Ini Daftar Penipuan dengan Modus Penawaran Kerja Paruh Waktu dengan Sistem Deposit

Keduanya mengalami kecelakaan sepeda motor di fly over Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, karena tersangkut bendera partai yang roboh. Selanjutnya di Cakung, Jakarta Timur, dua orang ibu-ibu mengalami kecelakaan dan terjatuh dari motor setelah tertimpa baliho kampanye caleg.

Director of Public Affairs Praxis Sofyan Herbowo mengatakan maraknya pemasangan iklan OOH, seperti baliho, menjadi indikasi terjadinya stagnasi kaderisasi partai politik. 

“Saat ini bisa dilihat bahwa ketua umum partai politik itu bisa menjabat lebih dari satu dekade, termasuk anggotanya yang merupakan pemain lama. Politisi muda agak sulit menjadi pucuk pimpinan partai, padahal mereka yang lebih memahami kondisi saat ini yang sudah mengalami pergeseran,” jelas Sofyan. 

Di tempat yang sama, Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM Arga Pribadi Imawan berpendapat penggunaan baliho politik itu memiliki sifat yang teritorial. Secara simbolik, kata dia, kehadiran APK di suatu wilayah hanya menjadi penanda kehadiran saja.

Baca Juga: Benarkah Bebas Visa ke Hong Kong, Begini Syaratnya!

“Wilayah teritorial menjadi penting untuk politik di Indonesia saat ini. Aspek simbolik digunakan ketika berbicara mengenai baliho politik, dengan makna bahwa wilayah ini adalah wilayah dari seorang kandidat tertentu dan hal ini sepertinya tidak akan hilang,” kata Arga.

Arga berpendapat saat ini politik bergerak di ruang yang cair dan telah mengalami banyak pergeseran tren sejak Pemilu 2004. Melalui media sosial, politik bergerak di aspek bahasa dan visual. Ketika seorang calon pemimpin menggunakan akun pribadinya dalam menyuarakan visi, misi, atau program-program yang ia janjikan, tanpa disadari mereka telah melakukan media kampanye.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Masih Tertekan, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Jumat (27/3)

IHSG diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (27/3/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas hari ini.

Fitur Gemini Baru: Kerja Lebih Cepat di Docs, Sheets, Slides, Drive

Google Gemini hadir di Docs, Sheets, Slides, dan Drive. Fitur AI ini akan bantu Anda membuat draf, mengedit, dan menganalisis data lebih cepat.

Ambrol Rp 40.000! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (27/3)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (27/3) melemah tajam Rp 40.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Jangan Lewatkan! Promo Tokopedia Gajian Sale Serba Rp 10 Ribu Berakhir Malam Ini

Kesempatan terakhir belanja hemat di Tokopedia Gajian Sale. Dapatkan berbagai produk menarik hanya Rp 10 ribu, lihat daftarnya sebelum terlambat!

10 Promo Ayam Goreng Akhir Maret, Diskon 50% Menanti Anda dari Wingstop hingga McD

Diskon ayam goreng hingga 50% dari Wingstop, CFC, A&W menanti. Cek penawaran hemat untuk makan sendiri atau bareng keluarga sebelum kehabisan.

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (27/3)

IHSG diproyeksi bergerak sideways pada perdagangan Jumat (27/3/2026)​. Berikut daftar saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Rawan Terkoreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (27/3)

IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (27/3/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas hari ini.

Ini Langkah Sederhana yang Membantu Menjaga Kesehatan Kulit Kepala

Berikut ini beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala Anda. Mau coba?

Promo A&W Weekend Deals 27-29 Maret, Paket Aroma Chicken Hemat & Gratis Burger

Membeli paket A&W akhir pekan ini bisa lebih hemat. Ada diskon spesial dan gratis Double Cheeseburger menanti Anda. Cek segera!

Promo Subway Jumat Berkah Buy 1 Get 1, Nikmati Sandwich Berdua Hari Ini Saja

Subway ada promo Jumat Berkah Beli 1 Gratis 1 Sandwich 6-inch hari ini, 27 Maret 2026. Jangan kelewatan kesempatan hemat berbagi Sandwich favorit!