M O M S M O N E Y I D
Santai

Bahaya Microsleep Saat Nyetir Kendaraan, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat

Bahaya Microsleep Saat Nyetir Kendaraan, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Pernah merasa sangat mengantuk hingga tak sadar Anda tidur dalam hitungan detik saja? Situasi tersebut dinamakan microsleep, yuk simak penjelasan lanjutnya di sini.

Secara ringkas, sesuai namanya, microsleep adalah situasi saat Anda tertidur selama beberapa detik, durasinya antara 1-30 detik saja.

Sesuai dengan namanya, microsleep terjadi dengan sangat cepat sehingga orang yang mengalami episode tersebut mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah tertidur.

Microsleep dapat terjadi kapan saja sepanjang hari, tidak hanya pada malam hari.

Menurut Wikipedia, kondisi microsleep bisa terjadi karena kurangnya waktu bagi tubuh untuk tidur dan beristirahat hingga membuat kondisi otak menurun.

Baca Juga: Pikiran Stres saat Ramadan? Ini 5 Cara Detoks Mental Anda

Microsleep berbeda dengan jenis tidur lainnya, sebab tidur ini bisa terjadi walaupun mata tidak tertutup.

National Sleep Foundation menyatakan bahwa microsleep berbahaya karena jika Anda kurang tidur, atau memiliki gangguan tidur, Anda berisiko lebih tinggi mengalami microsleep.

Episode ini dapat terjadi saat sedang mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat lainnya dan inilah saat microsleep menjadi berbahaya.

Microsleep dapat menyebabkan kecelakaan berbahaya, atau membuat mobil Anda keluar dari jalan raya dan risiko kecelakaan parah akan meningkat.

Gejala dan tanda terjadinya microsleep ini termasuk susah untuk diidentifikasi sebab jangka waktunya singkat.

Serta adanya kemampuan tubuh untuk memberikan respons cepat kembali sadar setelah tertidur secara singkat.

Meski begitu, ada beberapa tanda yang bisa disadari ketika seseorang mengalami microsleep.

Seperti tidak memberikan respons saat diajak berbicara, melamun, dan menjatuhkan kepala secara singkat adalah beberapa gejala microsleep yang bisa disadari.

Baca Juga: Jangan Tunda Liburan, Traveling Ternyata Obati Stres

Tanda lain yang sering muncul dari seseorang yang mengalami microsleep adalah sering mengedipkan mata untuk tetap bisa tersadar, sering menguap, kesusahan untuk membuka mata, dan adanya gerakan tubuh seperti tersentak.

Menurut laman Healthline, kondisi microsleep biasa terjadi pada saat jam-jam tubuh kurang mendapatkan istirahat atau tidur.

Kondisi lain yang bisa menyebabkan microsleep adalah kekurangan jam tidur yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Microsleep bukanlah merupakan kondisi yang membahayakan jika Anda sedang berada di lingkungan rumah atau kerja. Tapi, microsleep akan jadi berbahaya ketika Anda sedang menyetir di jalan raya dan berada dalam kondisi mengantuk.

Ada baiknya untuk beristirahat saat merasakan kantuk seperti menguap berkali-kali, mata yang terasa berat, dan oleng saat menyetir. Tujuannya adalah agar kondisi microsleep bisa dihindari saat sedang mengemudi.

Selain itu, pastikan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik agar tubuh tidak merasa kekurangan waktu untuk beristirahat.

Demikianlah tadi penjelasan singkat tentang apa itu microsleep yang rawan terjadi saat tubuh kurang tidur dan bisa memicu bahaya saat terjadi di perjalanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?