M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Konsumsi Makanan Pedas Berlebihan, Pecinta Pedas Wajib Tahu!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tidak baik untuk kesehatan, ini bahaya konsumsi makanan pedas berlebihan. Apa saja ya?

Makanan pedas selalu menjadi favorit banyak orang, terutama di Indonesia yang terkenal dengan berbagai kuliner bercita rasa pedas.

Bagi pecinta pedas, sensasi terbakar di lidah justru menambah kenikmatan saat menyantap makanan. Namun, meskipun menggoda, konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Baca Juga: Batasi Konsumsinya, Ini 5 Jenis Makanan Penyebab Kista Ovarium

Lantas, apa saja sih bahaya konsumsi makanan pedas berlebihan? Melansir dari Hello Sehat dan Halodoc, berikut adalah beberapa bahayanya:

1. Lidah Mati Rasa

Paparan makanan pedas yang terlalu sering dapat menyebabkan lidah dan mulut mengalami mati rasa. Hal ini terjadi karena capsaicin merangsang TRPV1, yang membuat lidah dan mulut kurang peka untuk sementara waktu.

Terlalu sering mengonsumsi makanan pedas juga dapat menyebabkan sensitivitas lidah berkurang secara bertahap. Jika sensitivitas lidah berkurang, Anda mungkin kesulitan menentukan tingkat kepedasan yang bisa ditoleransi.

2. Asam Lambung Naik

Mengonsumsi makanan pedas dapat memicu peningkatan asam lambung. Cabai yang dikonsumsi berlebihan dapat mengiritasi dinding lambung, sehingga menyebabkan asam lambung naik dengan cepat. Hal inilah yang membuat perut terasa nyeri setelah makan makanan pedas.

Baca Juga: Hempas Kulit Belang, Begini Cara Meratakan Warna Kulit Wajah yang Efektif

3. Perut Mulas

Setelah makan makanan pedas, beberapa orang mungkin merasakan perut mulas. Ini karena makanan pedas dapat mempercepat gerakan usus, yang memicu diare.

Saat makanan pedas mencapai usus besar, efek iritasinya terasa dan tubuh merespons dengan mengirim lebih banyak air ke usus, yang mempermudah keluarnya feses.

4. Diare

Salah satu masalah yang sering terjadi akibat terlalu banyak makan pedas adalah diare. Kandungan capsaicin pada cabai merangsang pelepasan senyawa bernama TRPV1, yang memberi sinyal ke otak bahwa sistem pencernaan "terbakar".

Sebagai respons, tubuh berusaha mengeluarkan capsaicin dengan cepat, yang memicu buang air besar terus-menerus atau diare.

Baca Juga: Pilihan Menu Diet Tanpa Nasi untuk Menurunkan Berat Badan, Mau Coba?

5. Kulit Kemerahan

Selain memengaruhi pencernaan, makan pedas juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan. Capsaicin merangsang pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi), sehingga kulit tampak kemerahan, terutama pada wajah.

Pada beberapa kasus, makanan pedas bisa memperburuk gejala rosacea, kondisi di mana wajah tampak merah merata.

6. Insomnia

Makan makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh, yang sering kali membuat Anda berkeringat setelah makan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam The International Journal of Psychology, makanan pedas juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan di perut dan mengaktifkan hormon yang membuat Anda terjaga di malam hari, sehingga sulit tidur.

Baca Juga: Leher Kaku Karena Kolesterol? Ini Ciri-Ciri Terkena Kolesterol yang Sebenarnya

Itulah beberapa bahaya konsumsi makanan pedas berlebihan. Makanan pedas boleh dikonsumsi asalkan tidak berlebihan dan tidak terlalu sering. Mengutip dari Dokter Sehat, untuk menghindari risiko kesehatan akibat makanan pedas, sebaiknya batasi konsumsi pedas hanya 2-3 kali per minggu.

Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap rasa pedas. Meski lidah Anda bisa menahan sensasi pedas, bukan berarti sistem pencernaan lainnya dapat mentoleransi hal yang sama.

Oleh karena itu, kekuatan lidah terhadap rasa pedas tidak bisa dijadikan patokan. Yang perlu diperhatikan adalah dampak makanan pedas terhadap seluruh sistem pencernaan dan tubuh untuk menentukan seberapa pedas makanan yang aman untuk Anda konsumsi. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 80.000, Kripto Ini Melonjak Hampir 30%

Harga Bitcoin kembali menembus level US$ 80.000, dengan beberapa mata uang kripto melonjak hingga nyaris 30% dalam sehari.

Rukita Luncurkan Coliving Premium di Menteng, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

 Rukita meluncurkan Rukita Deluxe Vivara Menteng, coliving premium berbasis layanan build to rent (BTR).

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Kolaborasi Mayapada Hospital dan Lovepink memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Cek Cuaca Besok (19/9) dan Lusa

BMKG merilis prakiraan cuaca DI Yogyakarta untuk Besok (19/9) dan Lusa. Simak kondisi cuaca di setiap wilayah.