MOMSMONEY.ID - Canva telah mengumumkan Magic Layers, fitur kecerdasan buatan baru. Dengan Magic Layers, pengguna dapat mengunggah desain atau gambar biasa yang dapat dipecah menjadi komponen yang dapat diedit.
Kate Garibaldi, pengamat media sosial dari Petapixel.com, menjelaskan, sistem ini memisahkan elemen visual, mengubah teks menjadi kolom yang dapat diedit, dan mempertahankan tata letak asli. Sehingga, pembuat bisa terus menyempurnakan desain tanpa harus membuatnya ulang dari awal.
Mengubah gambar AI statis menjadi aset desain yang fleksibel
Pesatnya perkembangan alat AI Generatif telah menghasilkan volume konten visual yang sangat besar, tetapi sebagian besar masih terkunci dalam file statis. Bahkan perubahan kecil pun sering kali memerlukan perintah baru atau regenerasi penuh, dapat mengubah detail di seluruh desain.
Baca Juga: Fitur WhatsApp Terbaru: Profil WhatsApp Anda Kini Mirip Facebook?
Magic Layers dirancang untuk mengubah alur kerja tersebut dengan mengonversi file datar menjadi desain terstruktur di dalam Canva. Setelah diproses, elemen-elemen seperti grafik, teks, dan komponen tata letak menjadi lapisan individual yang dapat dipindahkan, diedit, atau diganti.
Pengguna dapat mengunggah file PNG atau JPG satu halaman selama fase Beta. Setelah gambar dianalisis, Canva akan memisahkan desain menjadi elemen-elemen yang dapat dipindahkan sambil mempertahankan hubungan antar objek dalam komposisi aslinya.
Elemen teks dipulihkan sebagai kotak teks interaktif yang dapat diedit langsung di dalam editor.
Dibangun berdasarkan model desain AI Canva
Magic Layers didukung oleh Canva Design Model milik perusahaan, sebuah sistem AI yang dibangun untuk menghasilkan dan memanipulasi desain visual. Menurut Canva, model ini telah digunakan untuk menghasilkan ratusan juta presentasi, dokumen, dan grafik media sosial sejak diluncurkan.
Berbeda dengan alat penelusuran vektor tradisional yang hanya menggariskan bentuk dalam gambar, Magic Layers bertujuan untuk menafsirkan struktur desain. Sistem ini menganalisis hubungan antar elemen, mengidentifikasi area teks, dan memisahkan komponen visual sambil mempertahankan komposisi keseluruhan.
Cameron Adams, salah satu pendiri dan kepala bagian produk di Canva menambahkan bahwa Magic Layers memungkinkan para kreator untuk memperlakukan gambar yang dihasilkan AI sebagai titik awal, bukan sebagai hasil akhir. Magic Layers berfungsi pada file gambar datar yang kompatibel, bukan hanya yang dihasilkan AI.
Baca Juga: Cara Cek Unfollowers Instagram Web & Facebook, Ini Tips yang Sangat Membantu
Memperluas kontrol kreatif untuk alur kerja AI
Magic Layers juga terintegrasi dengan alat desain berbasis AI yang sudah ada di Canva, memungkinkan pengguna untuk menghasilkan visual melalui perintah. Setelah desain berlapis dibuat, elemen dapat diposisikan ulang, mengganti latar belakang, font disesuaikan, atau mengganti komponen tanpa perlu membuat ulang seluruh gambar.
Magic Layers tersedia sebagai fitur AI premium di Canva dan dihitung sebagai bagian dari kuota penggunaan AI bulanan pengguna. Jumlah penggunaan yang tersedia bervariasi tergantung pada paket langganan Canva pengguna, kuota yang dibagi di antara rangkaian alat AI premium platform tersebut.
Canva menyatakan bahwa Magic Layers kini diluncurkan dalam versi Beta publik di Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, dan Australia. Ketersediaan global yang lebih luas diharapkan akan menyusul seiring berjalannya pengembangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News