M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Saja Cara Turunkan Gula Darah yang Alami dan Paling Cepat?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apa saja cara turunkan gula darah yang alami dan paling cepat? Ini ulasan lengkapnya!

Kadar gula darah yang tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi yang perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes.

Meskipun pengobatan medis penting untuk mengelola gula darah, ada beberapa cara alami yang dapat membantu menurunkan gula darah dengan cepat dan efektif.

Baca Juga: Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi supaya Gula Darah Turun? Ini 8 Pilihannya

Lantas, apa saja cara turunkan gula darah yang alami dan efektif? Melansir dari laman Healthline, ini dia caranya:

1. Olahraga Teratur

Olahraga teratur membantu mengatur berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh menggunakan glukosa lebih efisien. Selain itu, otot tubuh juga memakai gula darah untuk energi.

Jika Anda memiliki masalah dengan gula darah, penting untuk memeriksa kadar gula sebelum dan setelah berolahraga untuk memahami bagaimana tubuh bereaksi. Jika sulit meluangkan waktu untuk olahraga panjang, Anda bisa mencoba sesi singkat 10 menit, tiga kali sehari, untuk mencapai total 150 menit per minggu.

2. Mengatur Asupan Karbohidrat

Karbohidrat mempengaruhi kadar gula darah karena tubuh mengubahnya menjadi glukosa, yang kemudian diproses oleh insulin. Bila karbohidrat terlalu banyak atau tubuh kesulitan memproduksi insulin, gula darah bisa meningkat.

Oleh karena itu, mengatur jumlah karbohidrat yang dikonsumsi penting untuk mengontrol gula darah. Makanan tinggi serat dan biji-bijian utuh lebih dianjurkan karena memberikan manfaat gizi dan membantu menurunkan gula darah.

Diet rendah karbohidrat juga dapat mengurangi gula darah, tetapi penting untuk tetap mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang cukup.

3. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Serat memperlambat proses pencernaan karbohidrat yang membantu mencegah lonjakan gula darah yang cepat. Serat larut terbukti bermanfaat dalam pengelolaan gula darah.

Makanan tinggi serat meliputi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Asupan serat yang disarankan adalah sekitar 25 gram untuk wanita dan 35 gram untuk pria setiap harinya.

4. Minum Air yang Cukup

Minum cukup air membantu menjaga gula darah dalam kisaran yang sehat dengan mencegah dehidrasi dan membantu ginjal mengeluarkan gula berlebih melalui urin.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih sering minum air memiliki risiko lebih rendah mengalami kadar gula darah tinggi. Air dan minuman bebas kalori lebih disarankan dibandingkan minuman manis yang dapat meningkatkan gula darah.

Baca Juga: Waktu Olahraga yang Paling Baik supaya Kadar Gula Darah Stabil

5. Mengontrol Porsi Makan

Mengontrol porsi makan penting untuk menjaga berat badan ideal dan gula darah yang sehat. Pengaturan porsi yang tepat juga membantu mencegah lonjakan gula darah.

Anda bisa melakukannya dengan makan perlahan, mengukur makanan, atau memilih piring yang lebih kecil. Membaca label makanan juga membantu memastikan porsi yang dikonsumsi tidak berlebihan.

6. Pilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Indeks glikemik (GI) mengukur seberapa cepat karbohidrat terurai menjadi gula. Makanan dengan GI rendah tidak meningkatkan gula darah secara drastis. Beberapa contoh makanan dengan GI rendah antara lain bulgur, barley, kacang-kacangan, dan sayuran non-tepung.

Menambahkan protein atau lemak sehat pada makanan juga dapat mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

7. Mengelola Stres

Stres dapat meningkatkan gula darah karena tubuh mengeluarkan hormon seperti kortisol dan glukagon. Teknik manajemen stres seperti meditasi, pernapasan dalam, dan yoga bisa membantu mengurangi dampak stres pada kadar gula darah.

Mengelola stres juga dapat membantu mengatur sekresi insulin, yang penting untuk penderita diabetes.

8. Memantau Kadar Gula Darah

Memantau kadar gula darah secara rutin dapat membantu Anda mengelola kondisi ini dengan lebih baik. Anda bisa menggunakan glukometer untuk mengukur gula darah di rumah.

Melacak kadar gula sebelum dan sesudah makan atau olahraga memberikan informasi tentang bagaimana tubuh Anda merespons makanan atau aktivitas tertentu.

Baca Juga: 10 Penurun Gula Darah untuk Penderita Diabetes yang Alami

9. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan kadar gula darah dan merusak sensitivitas insulin. Kurang tidur juga dapat meningkatkan produksi kortisol yang berperan dalam pengaturan gula darah.

Tidur yang berkualitas antara 7 hingga 8 jam per malam sangat penting untuk menjaga keseimbangan gula darah.

10. Konsumsi Makanan Kaya Kromium dan Magnesium

Kromium dan magnesium berperan dalam pengaturan gula darah. Kekurangan keduanya dapat meningkatkan risiko diabetes.

Makanan yang kaya kromium meliputi daging sapi, ayam, biji-bijian, dan beberapa sayuran. Sementara itu, magnesium dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan pisang.

11. Hindari Makanan yang Diklaim Sebagai 'Obat'

Beberapa makanan dan suplemen diklaim memiliki efek anti-diabetes, seperti cuka sari apel, kayu manis, dan berberin. Meski ada beberapa bukti, kualitas penelitian tersebut seringkali rendah dan tidak cukup untuk memberikan rekomendasi yang jelas.

Jika Anda mengonsumsi obat diabetes, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambah makanan atau suplemen baru dalam diet Anda.

12. Menjaga Berat Badan Ideal

Mempertahankan berat badan yang sehat sangat penting untuk mengelola kadar gula darah. Bahkan penurunan berat badan 5% hingga 10% dapat menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

Berat badan yang sehat juga dapat memperbaiki pembacaan HbA1c yang menunjukkan kadar gula darah selama tiga bulan terakhir.

Baca Juga: 7 Rebusan Daun yang Membantu Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami

13. Makan Camilan Sehat Secara Teratur

Menyebar makan dalam porsi kecil sepanjang hari dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Camilan sehat yang dimakan di antara waktu makan juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan memperbaiki sensitivitas insulin.

14. Mengonsumsi Makanan Kaya Probiotik

Probiotik membantu meningkatkan pengaturan gula darah dan menurunkan resistensi insulin. Makanan yang kaya probiotik, seperti yogurt atau kefir, dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mengelola kadar gula darah mereka.

Itulah pembahasan tentang apa saja cara turunkan gula darah yang alami dan efektif. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Sayuran yang Membantu Menurunkan Gula Darah Tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.