M O M S M O N E Y I D
Santai

Apa Itu Trigger Finger? Ancaman Masalah Kesehatan Perempuan Usia 50 Tahun Lebih

Apa Itu Trigger Finger? Ancaman Masalah Kesehatan Perempuan Usia 50 Tahun Lebih
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Simak penjelasan mendalam tentang apa itu trigger finger melalui artikel berikut ini.

Trigger finger atau stenosing tenosynovitis adalah kondisi umum yang ditandai dengan jari terkunci atau terjepit saat menekuk atau meluruskannya.

Penyakit ini biasanya menyerang tendon di jari dan lebih sering terjadi pada wanita, terutama pada usia 50-an dan 60-an.

Kondisi trigger finger juga mempengaruhi tendon di jari yang menyebabkan sensasi terkunci atau terjepit menyakitkan saat menekuk atau meluruskan jari yang terkena.

Kondisi ini dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.

Baca Juga: 4 Hal Buruk Ini Bakal Terjadi Jika Anda Suka Melewatkan Makan

Penyebab dan Faktor Risiko

Melansir dari laman Cleveland Clinic, ada beberapa penyebab dan faktor risiko yang menyebabkan munculnya trigger finger. Ini adalah beberapa faktornya:

1. Sistem Tendon dan Katrol: Kondisi ini muncul ketika tendon fleksor teriritasi dan meradang sehingga menyebabkannya menebal. Katrol A1, yang terletak di pangkal jari, juga dapat menyempit sehingga menyebabkan karakteristik patah atau terkunci.

2. Gerakan Berulang: Aktivitas yang melibatkan genggaman atau pelenturan jari secara berulang dapat meningkatkan risiko terjadinya trigger finger. Hal ini sering terlihat pada pekerjaan yang sering menggunakan tangan, seperti musisi, pekerja pabrik, dan buruh kasar.

3. Kondisi Medis: Masalah kesehatan tertentu, termasuk diabetes, rheumatoid arthritis, dan hipotiroidisme, telah dikaitkan dengan tingginya insiden trigger finger.

4. Usia dan Jenis Kelamin: Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita, terutama pada usia 50 hingga 60 tahun, meski bisa terjadi pada siapa saja.

Ada pun gejala yang muncul karena masalah kesehatan ini antara lain adalah:

Kaku: Gejala yang paling menonjol adalah jari terkunci atau kaku dalam posisi menekuk, yang mungkin tiba-tiba terlepas dengan sekejap.

Nyeri dan Ketidaknyamanan: Pengalaman munculnya rasa nyeri di pangkal jari, terutama saat mencoba meluruskannya.

Pembengkakan: Area yang terkena mungkin tampak bengkak dan nyeri saat disentuh.

Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh yang Lambat, Perbanyak Protein

Perawatan

Penanganan Awal: Perawatan awal sering kali mencakup istirahat dan pemberian obat antiinflamasi untuk mengurangi nyeri dan bengkak.

Suntikan kortikosteroid: Jika gejalanya menetap, suntikan kortikosteroid dapat diberikan untuk mengurangi peradangan di sekitar tendon.

Operasi: Dalam kasus trigger finger parah di mana pengobatan awal gagal, tindakan bedah mungkin diperlukan untuk melepaskan tendon yang menyempit dari katrol A1.

Pencegahan

Penyesuaian ergonomis: Membuat perubahan ergonomis di tempat kerja atau selama beraktivitas dapat membantu mengurangi risiko terjadinya trigger finger.

Peregangan dan penguatan: Latihan tangan secara teratur untuk meregangkan dan memperkuat jari juga mungkin bermanfaat.

Selain itu, laman Mayo Clinic juga menjelaskan bahwa kesadaran adalah kunci utama pencegahan. Jika Anda melihat benjolan kecil dan lunak di pangkal ibu jari atau jari Anda atau terasa terjepit, Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan ahli kesehatan ortopedi.

Demikianlah penjelasan tentang apa itu trigger finger, penyebab dan risiko, gejala, penanganan, hingga pencegahannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​