M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apa Itu Jerawat Nasi? Ini 4 Penyebab dan Cara Menghilangkannya dengan Tepat

Apa Itu Jerawat Nasi? Ini 4 Penyebab dan Cara Menghilangkannya dengan Tepat
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Memiliki kulit wajah yang bersih, halus, dan bebas dari masalah adalah impian bagi setiap orang. Namun, sering kali rutinitas harian kita terganggu oleh munculnya bintik-bintik putih kecil dan keras di area wajah.

Kerap muncul di sekitar hidung, pipi, atau bawah mata, bintik-bintik ini populer dengan sebutan jerawat nasi. Secara medis, kondisi ini sebenarnya bukanlah jerawat biasa, melainkan kondisi kulit yang dikenal dengan istilah komedo putih (whiteheads) atau dalam beberapa kasus berupa milium (bintik keratin).

Jerawat nasi terbentuk akibat adanya penumpukan keratin, sebum (minyak), dan sel kulit mati yang terperangkap di bawah permukaan pori-pori yang tertutup. Penanganan yang salah seperti memencetnya secara paksa justru akan merusak jaringan epidermis dan memicu infeksi sekunder.

Baca Juga: 4 Manfaat Ikan Kembung untuk MPASI, Cegah Stunting hingga Anemia pada Si Kecil

Agar tidak semakin parah, ketahui 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya dengan tepat sebagaimana dilansir dari Healthline dan American Academy of Dermatology (AAD) berikut ini.

1. Produksi Sebum Berlebih dan Penumpukan Sel Kulit Mati

Penyebab paling mendasar dari kemunculan jerawat nasi adalah kombinasi antara produksi minyak alami wajah (sebum) yang terlalu aktif dan lambatnya proses pelepasan sel kulit mati.

Ketika kelenjar sebasea memproduksi minyak secara berlebihan, minyak tersebut akan bercampur dengan serpihan kulit mati di permukaan wajah.

Jika pori-pori Anda tertutup, campuran ini akan mengeras di dalam saluran folikel dan membentuk sumbatan putih kecil yang tampak menonjol.

Cara Menghilangkannya: Solusi utama untuk mengatasi penyebab ini adalah dengan melakukan eksfoliasi kimia secara rutin 2-3 kali seminggu menggunakan produk yang mengandung salicylic acid (BHA). BHA memiliki sifat larut dalam minyak, sehingga mampu meresap masuk ke dalam pori-pori untuk melarutkan sebum dan mengikis sel kulit mati yang mengeras dari dalam.

2. Penggunaan Produk Skincare dan Kosmetik yang Terlalu Berat

Tanpa disadari, jerawat nasi sering kali dipicu oleh produk perawatan wajah atau kosmetik yang Anda gunakan sehari-hari.

Penggunaan pelembap yang terlalu pekat, krim malam berbasis minyak berat, atau foundation yang bersifat comedogenic dapat bertindak seperti semen yang mengunci pori-pori wajah.

Produk-produk yang berat ini akan menghalangi proses peluruhan alami kulit. Akibatnya, minyak dan protein keratin pun terjebak di bawah lapisan kulit terluar dan mengeras menjadi bintik-bintik putih.

Cara Menghilangkannya: Segera evaluasi seluruh rangkaian produk kosmetik dan skincare Anda. Alihkan pilihan Anda pada produk yang memiliki label non-comedogenic, oil-free, atau berbasis air (water-based). Pilih pelembap bertekstur gel ringan yang mudah meresap agar kelembapan kulit tetap terjaga tanpa menyumbat saluran pori-pori.

Baca Juga: Ingin Mantan Kembali? 4 Pesan Chat Jitu Ini Ubah Penyesalan Jadi Cinta

3. Kebiasaan Membersihkan Wajah yang Kurang Optimal

Sisa makeup, debu jalanan, keringat, dan sunscreen yang menempel setelah seharian beraktivitas tidak akan bersih sempurna jika Anda hanya mencuci muka dengan sabun.

Sisa-sisa kotoran yang tertinggal di permukaan kulit ini akan secara bertahap masuk ke dalam pori-pori dan memicu penyumbatan intensif yang akhirnya mengeras menjadi jerawat nasi.

Cara Menghilangkannya: Terapkan metode double cleansing setiap malam sebelum tidur, terutama setelah Anda menggunakan makeup atau sunscreen. Tahap pertama, gunakan micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm untuk melarutkan kotoran berbasis minyak. Tahap kedua, cuci wajah menggunakan facial wash yang lembut dan bilas dengan air suam-suam kuku untuk memastikan wajah benar-benar bersih sempurna.

4. Fluktuasi Hormon dan Konsumsi Makanan Tinggi Gula

Faktor internal seperti perubahan hormon, terutama saat masa menstruasi, kehamilan, atau tingkat stres yang tinggi, dapat merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum secara agresif.

Kondisi ini bisa semakin parah jika Anda sering mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (seperti makanan manis, tepung-tepungan, dan makanan cepat saji).

Makanan tinggi gula dapat memicu lonjakan hormon insulin dalam tubuh, yang secara langsung meningkatkan peradangan pada kulit dan membuat minyak di wajah menjadi lebih kental, sehingga sangat mudah menyumbat pori-pori dan mengeras menjadi jerawat nasi.

Cara Menghilangkannya: Mulailah membatasi konsumsi makanan manis, produk olahan susu, dan makanan berminyak, lalu gantilah dengan memperbanyak konsumsi air putih serta makanan yang kaya akan antioksidan dan serat. Untuk mengontrol hormon stres yang memicu produksi minyak, pastikan Anda tidur yang cukup 7-8 jam setiap malam dan rutin berolahraga guna membantu detoksifikasi racun dari dalam tubuh melalui keringat.

Itulah 4 penyebab jerawat nasi dan cara menghilangkannya. Apabila jerawat nasi di wajah Anda sudah terlanjur mengeras, sangat banyak, atau berada di area sensitif seperti dekat kelopak mata, jangan pernah mencoba mencungkilnya menggunakan jarum atau kuku sendiri di rumah. Pasalnya, tindakan tersebut berisiko tinggi memicu infeksi bakteri akut dan meninggalkan bekas luka bopeng permanen.

Solusi terbaik yang aman adalah mengunjungi klinik kecantikan terpercaya untuk melakukan perawatan facial profesional atau ekstraksi komedo oleh dokter spesialis kulit dengan alat yang steril.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.