M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anak Anda Suka Menonton TV Secara Berlebihan? Begini Cara Mengatasinya

Anak Anda Suka Menonton TV Secara Berlebihan? Begini Cara Mengatasinya
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjauhkan anak dari televisi adalah salah satu perjuangan terbesar bagi sebagian orang tua. Pasalnya, pilihan program yang tersedia di TV sangatlah banyak dan dapat dengan mudah mengambil alih kehidupan anak.

Penelitian menunjukkan bahwa paparan TV yang berlebihan dapat menyebabkan masalah terkait obesitas dan perilaku kekerasan yang tidak terduga pada anak-anak. Pada saat yang sama, TV yang digunakan secara bijak dapat membantu anak memperoleh pengetahuan tentang dunia yang tidak dapat diperoleh dari buku sekolah.

Meski tidak selamanya negatif, namun kebiasaan menonton TV yang anak lakukan secara berlebihan tetap harus ditindaklanjuti oleh orang tua karena berisiko merusak kesehatan mata anak dan membuat anak enggan bersosialisasi dengan dunia luar. Melansir ParentCircle, ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi kebiasaan menonton TV secara berlebihan pada anak. Selengkapnya, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari oleh Orang Tua Supaya Anak Tidak Menirunya

1. Tetapkan batasan

Sebagai orang tua, Anda perlu menetapkan batas waktu yang boleh dihabiskan anak untuk berada di depan televisi. Anda harus terbuka dengan anak Anda ketika mencoba melakukan cara ini. Jelaskanlah kepada anak Anda tentang beberapa hal positif dari membatasi waktu menonton TV.

Lebih baik, terus terang dan bersikaplah tegas kepada anak daripada sewenang-wenang dengan aturan. Anda dapat menggunakan kebijaksanaan Anda apakah Anda mengizinkan anak untuk menonton TV setiap malam di hari sekolah atau tidak dan menentukan seberapa lama anak bisa menonton TV usai mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah mereka. Di akhir pekan, Anda bisa sedikit lebih bermurah hati kepada anak dengan memberikan mereka lebih banyak waktu untuk menonton televisi.

2. Jadilah selektif

Menetapkan aturan dasar tentang apa yang boleh dan tidak boleh ditonton oleh anak di televisi adalah hal kedua yang perlu Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mencegah anak menonton tayangan yang tidak seharusnya atau tidak sesuai dengan usia mereka.

Sebelum mengizinkan anak menonton TV, temukanlah terlebih dahulu program apa saja yang ramah keluarga dan sesuai dengan usia anak. Demi keamanan, Anda dapat membaca ulasan film maupun acara televisi yang diminati anak sebelum Anda benar-benar memperbolehkan mereka untuk menontonnya.

3. Berikan contoh

Anda tidak dapat menetapkan batasan pada anak dan mengharapkan mereka untuk mematuhi peraturan jika Anda sendiri tidak memberikan contoh kepada mereka. Jadi, beri tahu anak bahwa Anda juga akan memangkas waktu menonton TV Anda supaya bisa menikmati lebih banyak waktu bersama keluarga.

Setelah memberikan penjelasan kepada anak, pastikan Anda menindaklanjuti apa yang telah Anda komitmenkan tersebut. Dengan begitu, anak Anda akan belajar menepati janjinya untuk menonton TV secukupnya.

4. Dorong anak untuk beraktivitas outdoor

Jika anak Anda selalu terjebak di dalam ruangan, maka secara alami mereka akan tertarik pada TV. Untuk mengurangi minat anak terhadap televisi, Anda dapat mendorongnya untuk bersepeda di sekitar rumah selama itu aman bagi mereka. Bagi anak yang lebih kecil, bawalah mereka keluar untuk berjalan-jalan santai di lingkungan rumah atau taman terdekat guna menikmati udara segar.

Ide kegiatan lain yang bisa Anda arahkan kepada anak untuk mereka lakukan adalah bermain petak umpet atau kejar-kejaran bersama anak-anak lain di taman. Melalui permainan semacam ini, anak akan semangat untuk melakukan aktivitas fisik alih-alih berdiam diri di rumah hanya untuk menonton TV. Oleh sebab itu, dorong anak Anda untuk kelelahan dengan aktivitas fisik di luar ruangan sehingga ketika mereka kembali ke rumah yang anak ingin lakukan hanyalah tidur.

5. Ciptakan kegiatan kreatif di dalam ruangan

Aturlah berbagai macam kegiatan di dalam ruangan untuk membuat anak Anda sibuk dan melupakan keberadaan TV. Anda dapat melibatkan mereka untuk melakukan banyak hal menarik seperti membuat kue bersama, berkemah di ruang keluarga, atau mengecat pot tanaman yang ada di taman.

Pastikan untuk menciptakan ide kegiatan sekreatif mungkin supaya anak Anda tertarik dan enggan untuk melewatkannya.

6. Berikan tugas kepada anak

Cara hebat lainnya untuk membatasi waktu menonton TV anak Anda adalah dengan meminta mereka untuk membantu Anda mengerjakan tugas-tugas di rumah. Ini akan membantu anak Anda tumbuh menjadi orang dewasa yang berpengetahuan luas sekaligus membantu mengurangi waktu mereka untuk menonton televisi.

Kendati demikian, hindarilah untuk memberikan segala macam tugas yang membosankan pada anak Anda. Sebagai gantinya, pilihlah tugas yang paling menarik minat anak Anda sehingga mereka tidak merasa kesal dan terpaksa untuk melakukannya.

7. Ajak anak membaca buku

Buku merupakan salah satu alternatif terbaik untuk menggantikan TV. Buku menyediakan sarana bagi anak untuk melarikan diri ke dunia lain yang belum pernah mereka jelajahi.

Ada banyak buku yang bisa Anda pilihkan untuk anak. Untuk mengawali kebiasaan positif ini, Anda dapat memberikan anak buku yang mereka sukai terlebih dahulu kemudian arahkan mereka perlahan-lahan ke genre lainnya. Begitu anak Anda kecanduan buku, mereka akan secara otomatis mengurangi waktunya untuk menonton TV.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​

Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 14 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.