M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Sayuran yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Anda, Apa Saja?

9 Sayuran yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Anda, Apa Saja?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada sejumlah sayuran yang bisa turunkan tekanan darah, lho. Intip daftarnya di sini, yuk!

Tekanan darah tinggi sering muncul diam-diam tanpa menimbulkan gejala awal yang jelas. Pola makan harian memiliki pengaruh sangat besar terhadap stabilnya tekanan darah. Salah satu strategi alami yang paling mudah dilakukan adalah memperbanyak konsumsi sayuran.

Sayuran bukan sekadar pelengkap di piring. Setiap jenis sayur memiliki kandungan unik yang bisa membantu menjaga keseimbangan cairan, menurunkan kadar natrium, hingga meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Baca Juga: Apa Saja Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui? Intip di Sini

Menyadur dari Doctor NDTV, berikut ini beberapa sayuran yang bisa turunkan tekanan darah Anda:

1. Bayam

Bayam mengandung banyak mineral penting seperti kalium, magnesium, dan kalsium yang berperan menjaga tekanan darah tetap normal. Selain itu, bayam juga memiliki kandungan nitrat yang bisa membantu melancarkan aliran darah dengan membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks dan terbuka.

2. Bit

Bit merupakan salah satu sumber nitrat alami terbaik. Di dalam tubuh, nitrat ini akan diubah menjadi oksida nitrat, yaitu senyawa yang membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Jus bit bahkan disebut bisa memberikan efek penurunan tekanan darah dalam waktu relatif singkat.

3. Brokoli

Brokoli adalah sayuran yang kaya antioksidan, serat, dan kalium. Kandungan ini sangat baik untuk jantung karena bisa mengurangi peradangan dan tekanan dalam pembuluh darah. Selain itu, senyawa alami bernama sulforaphane di dalam brokoli juga dapat membantu menurunkan risiko hipertensi.

Baca Juga: 7 Herbal dan Rempah-Rempah Penurun Tekanan Darah Alami

4. Wortel

Wortel memiliki kandungan kalium dan beta-karoten yang mendukung kesehatan jantung. Menariknya, wortel mentah diketahui memiliki kadar kalium lebih tinggi daripada natrium, yang membuatnya efektif membantu mengontrol tekanan darah.

5. Seledri

Seledri mengandung senyawa alami yang disebut phthalides. Zat ini membantu merilekskan pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga tekanan darah bisa turun secara alami. Rutin mengonsumsi seledri bisa memberikan manfaat nyata untuk penderita hipertensi ringan.

6. Kale

Kale dikenal sebagai sayuran super karena kandungan nutrisinya sangat lengkap. Kale mengandung banyak kalium, magnesium, serat, dan sangat rendah kalori. Kombinasi ini menjadikannya pilihan yang bagus untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung kesehatan jantung.

Baca Juga: 16 Cara Alami Turunkan Tekanan Darah Diastolik yang Dapat Dicoba

7. Ubi jalar

Ubi jalar kaya akan kalium dan magnesium yang membantu mengatur kadar garam di dalam tubuh. Dengan menyeimbangkan kadar natrium, tekanan darah pun bisa turun. Selain itu, serat dalam ubi jalar juga membantu menjaga jantung tetap sehat.

8. Tomat

Tomat merupakan sumber kalium dan antioksidan likopen yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Konsumsi tomat secara rutin, baik dalam bentuk segar maupun olahan seperti saus atau jus tanpa garam tambahan, dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

9. Kacang hijau

Kacang hijau mengandung sedikit natrium dan cukup tinggi kalium, sehingga cocok untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Selain itu, kandungan serat dan antioksidannya juga mendukung fungsi jantung secara keseluruhan.

Baca Juga: 9 Herbal Terbaik untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Intip di Sini yuk!

Nah, itu dia beberapa sayuran yang bisa turunkan tekanan darah Anda. Sayur-sayuran di atas bisa menjadi bagian dari solusi alami untuk menurunkan tekanan darah.

Untuk hasil yang lebih maksimal, pastikan juga untuk mengurangi asupan garam, rajin bergerak, dan menjaga pola hidup sehat secara keseluruhan. Memasukkan sayuran ini dalam menu harian adalah langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol secara alami.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.