M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Rekomendasi Minuman Penurun Kadar Kortisol Alami

8 Rekomendasi Minuman Penurun Kadar Kortisol Alami
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, intip beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami berikut ini.

Hormon kortisol sering disebut sebagai hormon stres karena perannya dalam merespons tekanan fisik maupun emosional. Dalam jumlah normal, kortisol membantu tubuh tetap waspada dan berfungsi dengan baik.

Namun, ketika kadarnya terlalu tinggi dalam waktu lama, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan, mulai dari gangguan tidur, peningkatan berat badan, hingga menurunnya daya tahan tubuh.

Salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga kadar kortisol tetap seimbang adalah melalui pilihan minuman yang tepat. Beberapa jenis minuman alami diketahui memiliki efek menenangkan, membantu tubuh rileks, serta mendukung keseimbangan hormon.

Baca Juga: Bikin Stres! Ini 4 Makanan yang Meningkatkan Hormon Kortisol

Mengutip dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami:

1. Teh hijau

Teh hijau mengandung antioksidan bernama EGCG yang dapat memengaruhi proses pembentukan kortisol dalam tubuh.

Sebuah penelitian menunjukkan, orang yang rutin minum teh hijau tanpa kafein sebanyak 6 cangkir per hari selama 6 minggu mengalami penurunan kadar kortisol serta perbaikan kondisi mental.

2. Teh ginseng

Ginseng dikenal sebagai tanaman herbal yang dapat membantu tubuh beradaptasi terhadap stres. Ada penelitian yang menunjukkan, konsumsi ginseng selama 4 minggu dapat menurunkan kadar kortisol hingga 16%.

Namun, efek ini lebih banyak ditemukan pada bentuk suplemen dibandingkan teh, sehingga manfaat teh ginseng masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Minuman mengandung magnesium

Magnesium sering digunakan untuk membantu meredakan stres dan kecemasan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa magnesium dapat menurunkan lonjakan kortisol, terutama setelah aktivitas fisik.

Magnesium biasanya dikonsumsi dalam bentuk suplemen, tetapi kini juga tersedia dalam bentuk bubuk yang bisa dicampur ke dalam minuman. Sebelum mengonsumsinya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.

4. Minuman dengan ashwagandha

Ashwagandha adalah tanaman herbal yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengurangi stres.

Penelitian menunjukkan, konsumsi ekstrak ashwagandha dalam dosis tertentu dapat menurunkan kadar kortisol serta membantu meredakan kecemasan. Oleh karena itu, minuman yang mengandung ashwagandha berpotensi memberikan efek serupa.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Teh untuk Menyeimbangkan Hormon Anda, Mau Coba?

5. Minuman berbahan dasar yogurt

Minuman seperti yogurt atau kefir mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang mendukung kesehatan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu menurunkan kadar kortisol.

Selain itu, minuman ini juga mengandung GABA, yaitu zat kimia di otak yang dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres.

6. Jus jelai

Jus jelai berasal dari rumput jelai dan mengandung GABA, yang berperan dalam menenangkan sistem saraf. Meski begitu, belum ada penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa jus jelai dapat menurunkan kadar kortisol pada manusia. Penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan.

7. Jus jeruk

Vitamin C dalam jus jeruk dipercaya dapat membantu tubuh pulih lebih cepat setelah stres, sehingga berpotensi menurunkan kadar kortisol. Namun, jumlah vitamin C yang digunakan dalam penelitian cukup tinggi, sehingga sulit dicapai hanya dari konsumsi jus jeruk biasa.

8. Air kelapa

Air kelapa kaya akan kalium dan elektrolit yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Meski bermanfaat untuk kesehatan secara umum, tidak ada bukti kuat bahwa air kelapa secara langsung menurunkan kadar kortisol.

Namun, tetap bisa menjadi pilihan minuman sehat untuk mendukung tubuh tetap terhidrasi.

Baca Juga: 4 Jenis Hormon Bahagia dalam Tubuh dan Cara Meningkatkan Supaya Senang Terus

Itulah beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.