MOMSMONEY.ID - Ada beberapa rekomendasi herbal untuk meningkatkan sistem imun secara alami. Apa sajakah itu?
Sistem imun memiliki peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat dan membantu melawan berbagai ancaman dari luar seperti virus, bakteri, serta zat asing lainnya. Meski daya tahan tubuh dipengaruhi oleh pola hidup secara keseluruhan, pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari juga ikut memberi pengaruh.
Salah satu cara yang sering dilakukan untuk mendukung kesehatan tubuh adalah mengonsumsi herbal. Sejumlah tanaman herbal mengandung senyawa aktif seperti antioksidan, vitamin, mineral, hingga zat antiinflamasi yang dapat membantu mendukung fungsi imun secara alami.
Meski bukan pengganti pengobatan medis, konsumsi herbal secara rutin dan seimbang dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat.
Baca Juga: 6 Manfaat Rebusan Kulit Nanas untuk Pencernaan Lancar, Imun Kuat, Kulit Auto Sehat
Rekomendasi Herbal untuk Meningkatkan Sistem Imun secara Alami
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa rekomendasi herbal untuk meningkatkan sistem imun secara alami:
1. Echinacea
Echinacea atau bunga kerucut merupakan tanaman berbunga dari keluarga aster yang banyak ditemukan di Amerika Utara. Herbal ini sering dijual sebagai produk alami untuk membantu meredakan gejala pilek dan flu, tersedia dalam bentuk kapsul, ekstrak, maupun teh.
Echinacea memiliki kandungan yang diduga dapat membantu tubuh meningkatkan respons terhadap virus penyebab infeksi saluran pernapasan atas. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa echinacea berpotensi membantu menurunkan risiko infeksi pernapasan dan membuat gejalanya terasa lebih ringan. Namun, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan manfaatnya.
2. Elderberry
Elderberry berasal dari pohon elder hitam dan menghasilkan buah berwarna ungu tua. Herbal ini cukup sering dikonsumsi saat musim pilek dan flu karena dipercaya dapat mendukung sistem imun.
Konsumsi elderberry dapat membantu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas seperti batuk dan hidung tersumbat. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa elderberry berpotensi membantu mempercepat pemulihan dari flu, meski bukti ilmiahnya masih terus dikembangkan.
3. Bawang Putih
Bawang putih merupakan bahan dapur yang juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Kandungan allicin di dalamnya dipercaya dapat mendukung kerja sistem imun.
Penelitian menunjukkan bahwa allicin dapat membantu mengaktifkan sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi, terutama yang disebabkan oleh bakteri. Meski demikian, sebagian besar penelitian menggunakan suplemen bawang putih sehingga masih diperlukan studi tambahan untuk mengetahui apakah bawang putih segar memberikan efek yang sama.
4. Jahe
Jahe merupakan herbal yang sering digunakan dalam masakan Asia dan cukup populer untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti mual dan rasa tidak nyaman pada perut.
Jahe mengandung gingerol yang memiliki sifat antiinflamasi. Senyawa ini diduga dapat membantu mengurangi peradangan serta mendukung pemulihan pada penyakit saluran pernapasan atas seperti pilek. Penelitian mengenai manfaatnya untuk kondisi tertentu masih terus dilakukan.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Jus untuk Diminum saat Sakit supaya Imun Meningkat
5. Kunyit
Kunyit memiliki warna kuning keemasan dan mengandung kurkumin, yaitu senyawa aktif dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kunyit dapat membantu mendukung sistem imun, terutama saat tubuh mengalami gangguan pada saluran pernapasan atas. Kunyit juga berpotensi membantu meredakan gejala pilek dan flu, meski mekanisme manfaatnya masih dipelajari lebih lanjut.
6. Oregano
Oregano adalah herbal dari keluarga mint yang sering digunakan dalam masakan Mediterania dan Italia. Herbal ini memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antijamur. Oregano juga diduga dapat membantu tubuh menghadapi pertumbuhan jamur seperti Candida. Selain itu, oregano dapat mendukung kesehatan usus dengan membantu menjaga keseimbangan bakteri baik.
7. Kayu Manis
Kayu manis merupakan rempah dengan rasa manis yang umum digunakan dalam berbagai hidangan. Selain mendukung kesehatan pencernaan, kayu manis memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri penyebab gangguan kesehatan, termasuk Salmonella.
8. Astragalus
Astragalus adalah tanaman berbunga yang akarnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.
Herbal ini dipercaya dapat membantu meningkatkan respons sistem imun terhadap beberapa jenis infeksi, termasuk infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi kulit. Penggunaan pada kulit juga dikaitkan dengan dukungan terhadap proses penyembuhan luka.
Namun, penelitian yang tersedia masih terbatas sehingga diperlukan bukti ilmiah tambahan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Baca Juga: 6 Minuman Tinggi Vitamin C yang Bagus untuk Imun Tubuh
Itulah beberapa rekomendasi herbal untuk meningkatkan sistem imun secara alami. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News