M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan Usus yang Luar Biasa

 5 Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan Usus yang Luar Biasa
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa manfaat makanan fermentasi untuk kesehatan usus yang luar biasa. Apa sajakah itu?

Kesehatan usus semakin sering dikaitkan dengan berbagai aspek penting dalam tubuh, mulai dari sistem imun hingga keseimbangan emosi. Apa yang Anda konsumsi setiap hari berperan besar dalam menjaga kondisi usus tetap optimal.

Salah satu jenis makanan yang dikenal memberikan dampak positif adalah makanan fermentasi.

Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme seperti bakteri baik dan ragi yang menghasilkan senyawa bermanfaat bagi tubuh. Makanan seperti yogurt, kefir, tempe, hingga kimchi mengandung probiotik alami yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Baca Juga: 7 Makanan yang harus Dihindari agar Usus Tetap Sehat

Bersumber dari laman Health, di bawah ini beberapa manfaat makanan fermentasi untuk kesehatan usus yang luar biasa:

1. Meningkatkan keanekaragaman mikrobioma usus

Makanan fermentasi umumnya mengandung probiotik, yaitu bakteri hidup yang berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Mikrobioma sendiri adalah kumpulan mikroorganisme di dalam usus, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan.

Beberapa kondisi seperti konsumsi antibiotik atau penyakit tertentu dapat mengganggu keseimbangan ini. Dengan mengonsumsi makanan fermentasi, jumlah bakteri baik dapat kembali meningkat sehingga pencernaan lebih lancar dan daya tahan tubuh ikut membaik.

Namun, efek probiotik ini tidak selalu bertahan lama. Selain itu, tidak semua makanan fermentasi mengandung probiotik hidup. Produk yang benar benar mengandung probiotik biasanya mencantumkan keterangan seperti mengandung kultur hidup atau difermentasi secara alami.

2. Membantu penyerapan nutrisi

Beberapa jenis probiotik dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik. Nutrisi seperti kalsium, zat besi, magnesium, hingga seng dapat diserap lebih optimal berkat bantuan bakteri baik.

Proses fermentasi juga membantu memecah zat makanan menjadi bentuk yang lebih sederhana, sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh. Dengan begitu, makanan yang Anda konsumsi dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal.

Baca Juga: 6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

3. Memperkuat lapisan usus

Probiotik dalam makanan fermentasi juga membantu produksi asam lemak rantai pendek, yaitu senyawa yang penting untuk kesehatan usus. Senyawa ini berperan dalam menjaga kekuatan lapisan usus agar tetap berfungsi dengan baik.

Lapisan usus yang sehat dapat mencegah zat berbahaya seperti racun dan mikroorganisme masuk ke dalam aliran darah. Dengan kondisi ini, risiko peradangan dan gangguan pencernaan dapat berkurang.

4. Membantu proses pencernaan

Konsumsi makanan fermentasi sering dikaitkan dengan sistem pencernaan yang lebih baik. Meski hubungan langsungnya masih terus diteliti, makanan ini cenderung lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Proses fermentasi membantu memecah jenis karbohidrat tertentu yang biasanya menyebabkan gas dan kembung. Hal ini membuat makanan fermentasi lebih nyaman dikonsumsi, terutama bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan tertentu.

Baca Juga: 9 Daftar Minuman Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Usus

5. Menyebabkan kembung di awal konsumsi

Saat baru mulai mengonsumsi makanan fermentasi, sebagian orang mungkin mengalami kembung atau gas. Hal ini merupakan respons tubuh yang sedang menyesuaikan diri dengan masuknya bakteri baik.

Selain itu, jenis bakteri tertentu dalam makanan fermentasi juga dapat menghasilkan senyawa yang memicu reaksi pada sebagian orang, terutama jika memiliki masalah pencernaan. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi dimulai dari porsi kecil agar tubuh dapat beradaptasi secara bertahap.

Itulah beberapa manfaat makanan fermentasi untuk kesehatan usus yang luar biasa. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.

Beli Emas Jangan Asal Murah, Selisih Harga Jual dan Buyback Bisa Beda Jauh

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Prakiraan Cuaca Besok (21/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (21/7) dan lusa, Rabu (22/7) di wilayah Banten akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (21/7), Hujan Ringan di Tiga Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan, hujan ringan hanya di tiga wilayah.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 21 Juli 2026: Cancer Beruntung, Gemini Waspada

Ini ramalan zodiak besok Selasa 21 Juli 2026, mulai karier, keuangan, asmara, dan kesehatan untuk Aries hingga Pisces.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (21/7) Dominan Berawan Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa (21/7) didominasi berawan, tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.